alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Keluarga Tak Mampu Bakal Dapat Program Sambung Listrik Gratis
3 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6aa7d8529a45b7498b4568/keluarga-tak-mampu-bakal-dapat-program-sambung-listrik-gratis

Keluarga Tak Mampu Bakal Dapat Program Sambung Listrik Gratis

Keluarga Tak Mampu Bakal Dapat Program Sambung Listrik Gratis
35 BUMN sinergi dalam Program Sambung Listrik Gratis(Foto: tribunnews.com)

Jakarta – Sinergi BUMN dalam Program Sambung Listrik Gratis Bagi Rumah Tangga Tidak Mampu, pada Selasa (7/8/2018), ditandatangani antara PT PLN (Persero) dengan 34 BUMN lainnya. Intinya, 35 BUMN tersebut, sepakat secara bersinergi membiayai dalam program sambung listrik gratis bagi Rumah Tangga Tidak Mampu di sekitar Jawa Barat bagian selatan dan Banten.

Program Sinergi BUMN Sambung Listrik Gratis tersebut, untuk mewujudkan program BUMN hadir untuk negeri dan percepatan program peningkatan rasio elektrifikasi. Penandatanganan program tersebut, disaksikan langsung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri ESDM Ignasius Jonan.


“Masih ada warga yang mengakses listrik tapi itu diambil dari rumah tetangganya (Levering). Dengan bantuan sambungan listrik melalui Sinergi BUMN ini, maka warga sepenuhnya akan menikmati listrik resmi dari PLN. 
Ini tentunya sangat membantu masyarakat dalam menopang kegiatan ekonomi rumah tangganya,” kata Rini di Kementerian BUMN, Selasa pekan ini.


Sebanyak 35 BUMN itu yakni PLN, Telkom, BRI, Pertamina, Bank Mandiri, BNI, Angkasa Pura II.  Kemudian Pelindo III, BTN, Pupuk Indonesia, Wijaya Karya, PT PP, PGN, Waskita Karya. Serta, Pegadaian, PTPN III, Antam, Jasa Marga, Jasa Raharja, Taspen, Airnav, Askrindo.

Selain itu, Jasindo, ASDP Indonesia, Perum Bulog, Jamkrindo, Biofarma, Semen Indonesia, Hutama Karya, Kereta Api Indonesia, Dahana, Perhutani, Pindad, Pos Indonesia dan Jiwasraya.


Dalam mewujudkan program sambung listrik gratis tersebut, BUMN sepakat untuk bersinergi sebagai upaya menjamin terlaksananya sambung listrik gratis bagi masyarakat tidak mampu, dengan biaya penyambungan yang didanai dari dana program BUMN Hadir Untuk Negeri.

Dana ini bersifat sponsorship dan bukan berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR). Program ini dilaksanakan berdasarkan Surat Kementerian BUMN No. S-114/S.MBU/07/2018, tanggal 13 Juli 2018, perihal Program Elektrifikasi Jawa Barat Bagian Selatan dan Banten.

BUMN diminta untuk berkontribusi melistriki wilayah masing-masing berdasarkan penetapan dari Kementerian BUMN. Program sambung listrik gratis ini, ditargetkan mampu menembus hingga 103 ribu rumah tangga pada 28 Oktober 2018, dengan perkiraan biaya yang dibutuhkan mencapai Rp 56,9 miliar.

Jumlah masyarakat kurang mampu yang dipilih untuk mendapatkan listrik tersebut ditetapkan berdasarkan data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Program Sambung Listrik Gratis Bagian dari Target Elektrifikasi Nasional

Menteri ESDM Ignasius Jonan mengaku berterimakasih kepada BUMN yang telah membantu percepatan elektrifikasi nasional. Jika tidak, target elektrifikasi 99,99 persen di akhir 2019 diperkirakan akan sulit tercapai.

“Jadi memang tahun ini tidak ada anggaran untuk program seperti ini di APBN, makanya peran BUMN ini sangat membantu sekali,” tambah dia.

PLN mencatat, saat ini rasio elektrifikasi Provinsi Jawa Barat tercatat di level 96,79 persen. Itu dengan jumlah KK yang belum terlistriki masih mencapai sebanyak 334.260 KK. Rumah tangga kurang mampu yang mendapat bantuan program sambung listrik gratis ini, akan mendapatkan sambungan listrik PLN berdaya 450 Volt Ampere (VA). Biayanya, dengan tarif bersubsidi dan sistem layanan prabayar.

Alasan sebagian besar warga tidak menyambungkan listrik secara resmi, disebabkan relatif mahalnya biaya instalasi dan penyambungan listrik yang berkisar Rp 900 ribu hingga Rp1,1 juta.

Dengan program sambung listrik gratis kali ini, PLN memberi potongan harga sebesar 50 persen untuk biaya penyambungan listrik, dan sisa biaya akan dibayarkan oleh sinergi BUMN yang turut terlibat.

Sumber
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
nyambungnya boleh gratis
terus bayar bulanannya gimana?
gratis jg kagag??
Selama sanggup beli token
bayar tagihan perbulannya sanggup gak?
koplak emoticon-Ngakak
yg jadi masalah itu beban perbulannya nanti emoticon-Ngakak
mending bantu modal aja itu siapa tau bisa usaha nanti bisa pasang + langganan listrik emoticon-Big Grin
Diubah oleh nyimengmicin
yah lumayanlah udah ada bantuan buat sambung listriknya. meski ntah biaya bulanan nya mampu bayar atau kagak. emoticon-Traveller
Quote:


sanggup ga sanggup yg penting nanti di media beritanya semua rakyat miskin sudah punya sambungan listrik
terima kasih bapak sby setiap bulan dah diberi bantuan BLT hingga rakyat bisa bayar abonemen .....sekarang kami kayak dikasih pinjaman sama rentenir ....dipasang tapi bulanan suruh mikir bayarnya gimana...makan aja susah
Diubah oleh erdygan123
Balasan post erdygan123
Quote:


masih ada gitu blt emoticon-Bingung
Fungsi listrik itu buat ngidupin lampu, jadinya malem tetap produktif; belajar, kerja, jangan kentu mulu gelap2an.
Biaya bulanannya gimana?
emangnya kalo miskin trus listriknya mau dipake buat apa sih?
nonton pake Tv yg gde? pasang lampu 100w?
Mulailah belajar mengatur pemakaian listrik pake token.
Diubah oleh KumanImut


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di