alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Hobby / Supranatural /
Terusan Hari Baik - Hari Buruk Bag. 2
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6a33d2582b2eb3338b4567/terusan-hari-baik---hari-buruk-bag-2

Terusan Hari Baik - Hari Buruk Bag. 2

Watak Hari Kelahiran :
 Hari Senin : 
     Dibanding hari kelahiran lainnya, yang lahir pada hari Senin lebih mudah dan lebih lancar dalam semua 
     urusan-urusannya. Lebih banyak peruntungannya dan banyak hal-hal baik yang sifatnya kebetulan. 

 Hari Selasa :  
     Banyak peruntungannya. Hal-hal yang baik dalam hidupnya pada mulanya banyak, lebih banyak daripada 
     orang lain, tetapi pada akhirnya banyak kemalangan atau nasib jelek. Banyak susahnya daripada senangnya. 
     Awalannya baik, tetapi semua yang baik waktunya pendek, yang kurang baik lebih panjang. 
     Kalau sedang bernasib baik jangan membuat tindakan yang menjadikan peruntungannya jelek.

 Hari Rabu :
     Lancar dalam semua urusan-urusannya, tetapi tidak sebaik kelahiran hari Senin.
     Lebih cocok bila bekerjanya mengikut kepada orang lain (menjadi karyawan / pegawai).

 Hari Kamis :
     Yang lahir pada hari Kamis harus lebih banyak bekerja keras, supaya apa yang diusahakan dapat mencapai 
     hasil seperti yang diinginkan, karena akan banyak kesulitannya, terutama berasal dari lingkungannya.

 Hari Jum’at :
     Berwatak ‘panas’, cerewet.  Hidupnya banyak "urusan". Tetapi urusan rejeki juga banyak peluangnya.
     Harus pintar menjaga hubungan dengan orang lain, karena watak panasnya suatu saat dapat menjadi 
     batu sandungan. 

 Hari Sabtu :
     Berwatak keras. Hidupnya berat dan keras dalam semua urusan. Banyak kesulitan dan nasib jelek. 
     Banyak hambatan dari lingkungan. Harus lebih banyak bekerja keras, karena walaupun sudah bekerja keras,         kadangkala hasilnya / imbalannya tidak sebanding dengan kerasnya usahanya
     Harus pintar mencari peluang / usaha / pekerjaan lain yang lebih baik.

 Hari Minggu :
     Netral dalam semua urusan. Kalau bekerja keras, hasil yang didapat akan sebanding dengan usahanya.


Orang-orang yang lahir pada pagi hari biasanya kehidupannya lebih lancar, tidak banyak mendapatkan halangan dan kesulitan dalam urusan-urusannya.

Orang-orang yang lahir pada siang hari biasanya kehidupannya lebih banyak mendapatkan halangan dan kesulitan dibanding orang kelahiran pagi hari, terutama dari lingkungannya berada.
Orang-orang yang lahir pada sore hari biasanya kehidupannya lebih banyak lagi mendapatkan halangan dan kesulitan, terutama dari lingkungannya berada. Harus lebih keras berusaha.
Orang-orang yang lahir pada malam hari biasanya kehidupannya lebih banyak lagi mendapatkan halangan dan kesulitan. Harus bekerja lebih keras. Seringkali walaupun sudah berusaha keras, hasil dan imbalan yang didapat tidak sebanding dengan kerasnya usahanya. Tetapi orang-orang yang lahir pada malam hari biasanya memiliki insting, intuisi dan kepekaan batin yang lebih, biasanya juga memliki kekerasan batin yang lebih untuk tidak mudah takut, termasuk lebih tidak mudah takut terhadap sesuatu yang gaib, lebih bisa mengendalikan rasa takutnya, dibanding orang lain yang lahir pada waktu yang berbeda. 
Sifat-sifat hari yang disebut di atas bersifat tidak mutlak, karena dipengaruhi juga oleh hari pasaran (pon, pahing, wage, legi dan kliwon), jam kelahiran (pagi, siang, malam), dan wukunya (mingguannya), bulannya, dsb. 

Dari sisi kegaiban, hari Sabtu dan Kliwon adalah hari yang paling tua. 

Orang-orang kelahiran Jum'at Kliwon, apalagi yang lahir malam Jum'at Kliwon, biasanya suka dengan hal-hal gaib, biasanya cocok menekuni keilmuan jenis ilmu gaib / khodam dan suka dengan urusan ngelmu gaib dan tirakat. Kelahiran Jum'at Kliwon dapat menjadi penarik mahluk halus datang kepadanya, memudahkannya bila ingin bertirakat mencari khodam dan untuk ia menekuni ilmu gaib berkhodam. Tapi hari kelahirannya itu bisa juga menjadikan dirinya banyak masalah yang terkait dengan mahluk halus. 
Orang-orang kelahiran Selasa Kliwon, apalagi yang lahir malam Selasa Kliwon, biasanya juga suka dengan hal-hal gaib, biasanya cocok menekuni keilmuan jenis ilmu gaib / khodam dan suka dengan urusan ngelmu gaib dan tirakat. Kelahiran Selasa Kliwon dapat juga menjadi penarik mahluk halus datang kepadanya, memudahkannya kalau ingin bertirakat mencari khodam dan untuk ia menekuni ilmu gaib berkhodam. Tapi kelahiran Selasa Kliwon agak penakut dan biasanya sukmanya agak lemah, memudahkan dirinya banyak masalah yang terkait dengan mahluk halus.
Tetapi orang-orang kelahiran Sabtu Kliwon, apalagi yang lahir malam Sabtu Kliwon, memliki kekerasan batin dan insting / kepekaan yang lebih, biasanya cocok dengan keilmuan kebatinan, kesepuhan dan laku prihatin, dan ketinggian kekuatan kebatinan dari hasil lakunya itu biasanya lebih daripada orang-orang lain yang lahir pada waktu yang berbeda, dan lebih mudah untuk dirinya peka firasat dan peka sasmita

Latar Belakang Kegaiban Hari

Di dalam kehidupan mahluk halus banyak sekali terdapat komunitas gaib, baik berupa kerajaan gaib yang ada rajanya, maupun komunitas biasa yang di dalamnya ada sesosok gaib yang menjadi pemimpin / penguasa. 
Para raja / penguasa itu memiliki rakyat atau bawahan yang harus melaksanakan semua perintah pemimpinnya. Bila perintah sang penguasa tidak berhasil dilaksanakan, hukuman sudah menanti mereka. Pancaran aura energi dari suasana batin / psikologis para mahluk halus itulah yang mempengaruhi psikologismanusia dan pengaruhnya itu bisa berdampak jangka panjang, karena aura energinya akan menyatu dengan sukma manusia. 

Biasanya aktivitas mereka dalam menjalankan tugasnya dimulai pada hari Senin pagi dan diakhiri pada hari Jum’at sore.
Pada hari Senin pagi mereka 'turun ke lapangan'. Mereka bersemangat. Mereka memancarkan aura energi yang oleh manusia dirasakan baik.
Pada hari Selasa ada saja yang merasa kesal, mungkin karena pada hari Senin ada usaha mereka yang tidak berhasil. Ada di antara mereka yang memancarkan aura energi yang bagi manusia bersifat tidak baik.
Pada hari Rabu kondisi kembali tenang. 
Pada hari Kamis mereka sudah harus bergegas menyelesaikan tugasnya, karena batas waktunya semakin pendek. Mereka harus bisa mengatasi halangan dan hambatan pekerjaannya. Mereka memancarkan hawa aura yang keras terhadap rasa batin manusia.
Pada hari Jum’at banyak di antara mereka yang marah dan panik, karena tugasnya belum selesai, sedangkan pada sore harinya mereka harus sudah kembali ke komunitasnya. Mereka memancarkan hawa yang panas bagi psikologis manusia, menyebabkan manusia mudah marah, benci dan bertengkar / rusuh.
Hari Sabtu adalah hari terakhir mereka di ‘lapangan’. Selesai atau tidak selesai pekerjaan mereka, pada sore harinya mereka harus kembali ke komunitasnya. Hukuman sudah menunggu mereka, apalagi bila tugasnya tidak selesai. Mereka diliputi rasa marah, putus asa, kebencian, ingin mengamuk, dsb, apalagi bila melihat ada mahluk halus lain atau manusia yang bersenang-senang, atau menyelenggarakan hajatan, bepergian, dsb. Pada hari Sabtu itu mereka memancarkan hawa yang berat terhadap rasa batin manusia, hawa penyakit dan kematian, kesialan, nasib jelek, keputus-asaan, dsb.  Bila bertemu dengan manusia yang sedang bepergian berkendaraan, atau bersenang-senang di jalan, mungkin saja dengan sengaja mereka akan mencelakakannya.

Pada hari Minggu mereka sudah bebas dari semua urusan pekerjaan. Aura-aura negatif mereka tidak terasa lagi di alam.

Bila kekuatan aura batin manusia cukup kuat, maka pengaruh pancaran aura para mahluk halus tersebut hanya akan berdampak kecil. Sebaliknya, bila kekuatan aura batin manusia lemah, maka pengaruh pancaran aura para mahluk halus tersebut akan berdampak dominan dalam kehidupan manusia yang bersangkutan. 
Tetapi aura batin seseorang kuat ataupun lemah, seandainya dalam kehidupannya tidak dapat merubah pengaruh aura yang negatif menjadi positif, misalnya seseorang larut dalam kekesalan, marah, stress, depresi, atau larut dalam permasalahan hidup, dsb, maka kuatnya batinnya itu justru akan memperparah ke-negatif-an dalam dirinya, sehingga jalan hidupnya akan semakin buruk dan terpuruk, sedikit peruntungannya, banyak kesulitan, dan sulit untuk memperbaiki derajat.
Pengaruh negatif dari pancaran aura batin dan aura mahluk halus tersebut dapat dicoba diakali dengan suatu laku untuk membersihkan aura batin dan sukma. Misalnya diawali dengan mandi keramas, kemudian berendam / mandi kembang telon / kembang tujuh rupa. Dilakukan dengan guyuran dari atas kepala hingga basah seluruh tubuh. Dengan cara ini diupayakan supaya aura dari kembang-kembang tersebut menyelaraskan aura-aura negatif di dalam tubuh supaya menjadi positif. Berguna untuk membantu mempermudah jalan hidup dan membuang kesulitan-kesulitan yang berasal dari aura negatif di dalam tubuh. 
Sarana mandi kembang ini juga dapat membersihkan pancaran aura tubuh dan membuatnya lebih bercahaya. Kembang yang digunakan haruslah yang masih berbau harum dan masih segar, belum layu, apalagi kering. Laku ini dapat dilengkapi dengan laku-laku lain yang berguna untuk memperkuat aura positif seseorang dan membuat hidup lebih 'keberkahan'.
Jangan lupa baca doa niat :
Terusan Hari Baik - Hari Buruk Bag. 2
  Ya Allah,
  Niat saya mandi kembang untuk membersihkan diri saya dari pengaruh dan hal-hal negatif dalam diri saya

  dan untuk ...........................
  Mudah-mudahan Tuhan menolong saya.
  Amin.
Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di