alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6a2e5a14088dfa208b4567/merinding-liatnya-gempa-saat-shalat-di-lombok-prayforlombok

MERINDING LIATNYA!!! Gempa Saat Shalat di Lombok #prayforlombok

8 August 2018 06:42:18 48
profile-picture
Loading...

Post Reply

Silakan dikomen gan videonya ...

Replies (1)

profile-picture
Loading...
https://s.kaskus.id/user/avatar/2017/10/10/avatar9948053_4.gif
08-08-2018 15:13 #2

Lagi Shalat Ada Gempa, Batalkan atau Teruskan?
Pada dasarnya kita tidak boleh membatalkan shalat seenaknya, kecuali ada hal-hal yang darurat dan mengharuskannya.
Salah satunya adalah kalau lagi shalat terjadi gempa bumi yang teramat kuat sehinggs khawatir ketimpa bangunan yang roboh, maka bukan hanya boleh membatalkan tapi justru wajib membatalkan shalat.
Kok gitu?
Sebab bila kita teruskan shalat tapi sangat beresiko ketimpa bangunan yang roboh akibat gempa itu, itu sama saja dengan menceburkan diri dalam kebinasaan. Dan hukumnya haram karena Allah SWT melarangnya dalam Al-Quran.
ولا تلقوا بأيديكم إلى التهلكة
Jangan kamu campakkan dirimu ke dalam kebinasaan. (QS. Al-Baqarah : 195)
Bahkan kalau sampai mati tertimpa bangunan, bisa saja dikategorikan dengan sengaja membunuh diri sendiri. Dan bunuh diri itu terlarang di dalam Al-Quran.
ولا تقتلوا أنفسكم
Jangan kalian membunuh diri kalian. (QS. An-Nisa' : 29)
Umar bin Al-Khattab ra ketika mengurungkan niat tidak jadi meneruskan perjalanan ke Syam karena mendengar ada wabah mematikan, dikritik orang. Kenapa khalifah tidak bertawakkal saja kepada Allah? Bukankah ajal dan nyawa itu kan sudah ada yang ngatur yaitu Allah SWT. Kenapa lari dsri ketentuan (qadarullah) Allah?
Maka Umar pun menjawab bahwa beliau meninggalkan qadarullah menuju qadarullah yang lain.
من قدر الله إلى قدر الله
Dan para ulama sejak awal sudah menyusun Kaidah Fiqhiyah yang terbangun dari hadits nabawi :
الضرر يزال
Segala kemadharatan itu harus dihalau atau dihindari.
Seringkali orang terkecoh dengan hadits-hadits tentang orang shalat dan tetap mempertahankan shalat meski ada ancaman.
Misalnya Nabi SAW perintahkan kalau lagi shalat ada ular atau kalajengking berbisa, bunuh saja. Kesannya jangan sampai shalat kita tertunda gara-gara gangguan hewan.
Atau ada juga yang berdalih bahwa Nabi SAW tetap meneruskan shalat meski cucunya, Hasan atau Husein datang mengganggu naik ke punggung saat sujud. Atau diriwayatkan beliau SAW shalat sambil menggendong cucunya, Umamah binti Zainab yang masih bayi.
Kesannya heroik sekali. Tetap khusyuk dan meneruskan shalat, walau apapun yang terjadi. Gagah sekali kesannya.
Akhirnya terbawa-bawa ke gempa. Seakan ingin melarang kita batalkan shalat dengan alasan apapun. Walaupun terjadi gempa, tetap harus shalat, begitu doktrinnya.
Dan kalau pun ketimpa bangunan masjid yang roboh, insyaallah mati syahid.
Wah wah wah ini ajaran datang dari mana lagi?

×