alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pendaftaran Capres Diperpanjang Jika Hanya Ada Satu Paslon
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b699c0cc1d770793f8b457e/pendaftaran-capres-diperpanjang-jika-hanya-ada-satu-paslon

Pendaftaran Capres Diperpanjang Jika Hanya Ada Satu Paslon

Bimo Wiwoho , CNN Indonesia
Kamis, 02/08/2018 14:14
Pendaftaran Capres Diperpanjang Jika Hanya Ada Satu Paslon
Dua kandidat calon presiden, Joko Widodo dan Prabowo Subianto. KPU akan memperpanjang masa pendaftaran capres jika hanya ada satu calon saja yang mendaftar. (CNN Indonesia/Christie Stefanie)

Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) bakal memperpanjang masa pendaftaran hingga 14 hari jika hanya ada satu pasangan calon presiden-wakil presiden yang mendaftar pada 4-10 Agustus.

Mekanisme tersebut diatur dalam Peraturan KPU Nomor 22 Tahun 2018 tentang Pencalonan Peserta Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden.

KPU membuka masa pendaftaran pertama selama 7 hari, yakni pada 4-10 Agustus. Partai politik atau gabungan partai politik mendaftarkan capres-cawapres ke KPU sekaligus menyerahkan berbagai berkas termasuk visi dan misi capres-cawapres. Syarat-syarat itu diatur Pasal 8 dan 10 dalam PKPU Nomor 22 tahun 2018.

Pada 4-9 Agustus, KPU membuka waktu pendaftaran sejak pukul 08.00 - 16.00 WIB. Di hari terakhir, 10 Agustus, KPU membuka pendaftaran pada pukul 08.00-24.00 WIB. Hal itu pun tertuang dalam Pasal (4) butir a dan b PKPU No 22 tahun 2018.

Lihat juga:
PDIP Bantah Jokowi Umumkan Cawapres Tunggu Kubu Prabowo

KPU bakal menolak pendaftaran jika satu pasangan calon diajukan oleh gabungan dari seluruh partai politik peserta pemilu.

Penyelenggara pemilu juga akan menolak apabila satu pasangan calon diajukan oleh gabungan partai politik yang mengakibatkan gabungan partai politik lainnya tidak dapat mendaftarkan pasangan calon. Mekanisme tersebut termaktub dalam Pasal 15 butir a dan b.

Kemudian, KPU akan memperpanjang masa pendaftaran jika terjadi tiga hal. Salah satunya adalah ketika hanya ada satu pasangan calon yang diterima pendaftarannya atau paslon tunggal.

Jika kemungkinan itu terjadi, KPU akan memberlakukan perpanjangan masa pendaftaran selama 7 hari. Hal itu tertulis dalam Pasal 16 Ayat (3) PKPU Nomor 22 tahun 2018 sebagai berikut.

Lihat juga:
Sekjen Parpol Sarankan Jokowi Daftar Capres Jumat Pahing

"KPU melakukan perpanjangan pendaftaran pertama selama 7 (tujuh) hari," demikian bunyi Pasal 16 Ayat (3) dalam PKPU Nomor 22/2018.

Apabila tidak ada perubahan, atau tidak ada pasangan calon lain yang mendaftar, KPU akan kembali memperpanjang masa pendaftaran selama 7 hari. Hal itu tertuang dalam Pasal 16 Ayat (4).

"Dalam hal setelah dilakukan perpanjangan pendaftaran sebagaimana dimaksud pada ayat (3), masih terdapat kondisi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), KPU melakukan perpanjangan pendaftaran kedua selama 7 (tujuh) hari," tulis Pasal 16 Ayat (4).

Lihat juga:
KPU: Penetapan Pasangan Capres-Cawapres pada 20 September

Dengan demikian, KPU menyiapkan masa pendaftaran capres-cawapres total selama 21 hari. Masa pendaftaran perdana diberlakukan selama 7 hari, yaitu 4-10 Agustus. Kemudian, ada masa perpanjangan pendaftaran selama 14 hari yang dibagi menjadi dua fase dengan masing-masing 7 hari.

Meski begitu, KPU belum menyiapkan tanggal masa perpanjangan pendaftaran karena tidak tercantum dalam PKPU Nomor 5 tahun 2018 tentang Jadwal dan Tahapan Pemilu 2019.

(wis)

Sumber : https://m.cnnindonesia.com/nasional/...da-satu-paslon

Dengan demikian, KPU menyiapkan masa pendaftaran capres-cawapres total selama 21 hari. Masa pendaftaran perdana diberlakukan selama 7 hari, yaitu 4-10 Agustus. Kemudian, ada masa perpanjangan pendaftaran selama 14 hari yang dibagi menjadi dua fase dengan masing-masing 7 hari, jika hanya ada satu pasangan calon presiden-wakil presiden yang mendaftar pada 4-10 Agustus. Dan
KPU bakal menolak pendaftaran jika satu pasangan calon diajukan oleh gabungan dari seluruh partai politik peserta pemilu.

Nah semua masih dinamis dan cair, baik jokowi dan prabowo, jangan sampai salah pilih cawapres, republik ini sangat besar dan luas wilayahnya, 260 juta lebih penduduknya. Banyak sekali permasalahan yang sangat komples kedepannya.

Dibutuhkan sosok cawapres yang sudah berpengalaman dalam mengelola pemerintahan atau setidaknya lembaga pemerintah atau pernah memimpin kementrian. Ada banyak figur diluar partai dan dari kalangan profesional baik dari militer, ekonomi, hukum, pengusaha dlsb, spt misalnya moeldoko, gatot, mahfud, abraham samad, rizal ramli, pujiastuti, sri mulyani, chairul tanjung dsb banyak. Dan para cawapres tsb harus bisa menjaga harga diri bangsa dan negara di dunia internasional baik dalam perkataan dan tindakan.

Sebab apabila presiden berhalangan hadir maka wapreslah yang menggantikan. Para ulama dan kyai sepuh dari berbagai macam ormas keagamaan di seluruh negeri ini, bolehlah jadi timses, itupun kalau mereka mau, dan tulus ikhlas tanpa pamrih.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 4
Sudah, ga usah ada yang daftar aja. :nyantai
Lah 9 calonnya pks pada kemana? emoticon-Ngakak
Jokowi pasti daftar sebelum tanggal 10 pukul 24:00 .. kalo ngga kena WO

Prabowo bisa dapet tambahan waktu 14 hari, Kalo prabowo ngga daftar sampe tanggal 10


emoticon-Ngakak
Diubah oleh tukangkredit
Lah ada toleransi tooh....bakal mikir ulang lagi nih...nyari cawapresnya emoticon-Big Grin
Balasan post DjuDjuk
Quote:


Ada perpanjangan waktu 14 hari gaan

Tapi jokowi mesti daftar di awal, karena dia kan petahana
Balasan post power.of.lobe.
Quote:


Pada pusing mikirin 30M buat fahri mungkin gan
Balasan post tukangkredit
Quote:


Disini prabowo diuntungkan...paling tidak tau duluan...pasangan lawannya emoticon-Big Grin
Balasan post DjuDjuk
Quote:


Jadi sebenernya, jokowi deklarasi wapres nya di last minutes itu bukan untuk cari tau wapresnya prabowo... karena prabowo punya 14 hari lebih lama daripada jokowi


Quote:


Quote:


Quote:


mana aturan yang menyatakan petahana harus mendaftar lebih dulu dari capres lainnya?
emoticon-Leh Uga
Quote:


Yupz, untuk mengunci koalisinya jokowi sendiri sebenarnya sebab jika seluruh papol koalisi jokowi sudah mendaftar di KPU, maka partai koalisi pendukung tidak bisa mencabut dukungannya.
Quote:


Tidak ada aturan itu, yang penting sesuai aturan dari KPU kaitan waktu pendaftaran capres-cawapres.

Lebih baik diabaikan soal gengsi2an soal siapa duluan/belakangan mendaftarnya. Yang penting jangan salah pilih cawapres.
Diubah oleh 54m5u4d183
Balasan post tukangkredit
Quote:

Oh iya berarti aturan KPU ini..cuma untuk capres lain ya...tidak berlaku buat petahana
...bunyi peraturannya gmn gan? emoticon-Malu
jika tidak ada calon, diperpanjang juga?
ayo pak prabowo... emoticon-army

tunjukan kalau engkau seorang perwira... emoticon-army

08-08-18, adalah angka yg cntik... Sesuai dg kode SANDI mu yg dulu... 08emoticon-army
Alamat kotak kosong
klo g ad yg dftr gmn yak
Balasan post DjuDjuk
Quote:

petahana ngga daftar => apa kata dunia gan?
4-10 agustus kalo ngga ada yg daftar kan parah banget
Balasan post tukangkredit
Quote:


Bukan begitu...cuma peraturan kpu yg bunyinya hrus jelas..jgn sampe ditafsirkan beda emoticon-Big Grin
Quote:


:nyantai
Balasan post unicorn.phenex
Quote:


terserah, kalo jokowi ngga daftar ulang 4-10 agustus, berati dia ngga pede sama koalisinya sendiri

Halaman 1 dari 4


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di