alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Gempa NTB, Turis Inggris Klaim Dimintai Uang Saat Evakuasi
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b69959f582b2e8b238b4587/gempa-ntb-turis-inggris-klaim-dimintai-uang-saat-evakuasi

Gempa NTB, Turis Inggris Klaim Dimintai Uang Saat Evakuasi

Jakarta, CNN Indonesia -- Katy Flay (33), seorang warga Inggris, mengatakan otoritas setempat sempat minta sejumlah uang kepada dia dan sejumlah turis lainnya yang ingin menaiki perahu untuk dievakuasi keluar Gili Trawangan setelah gempa berkekuatan 7 skala richter mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu (5/8).

"Kami berupaya menaiki perahu-perahu itu. Perahu-perahu yag masih sebagian kosong itu malah pergi karena kami harus memiliki tiket sebelum menaikinya," ucap Flay kepada saudaranya seperti dikutipThe Guardian, Senin (6/8).

Flay mengatakan dia bersama pasangannya Stef (29) tengah berlibur di pulau tersebut saat gempa mengguncang pada Minggu malam. 


Selain kebingungan, Flay mengatakan kekacauan juga sempat terjadi ketika para turis menunggu untuk dievakuasi keluar pulau mengunakan perahu milik otoritas setempat.

"Perahu tidak berlaku bagi semua orang, hanya orang-orang terpilih. Orang-orang mulai berkelahi antara satu dengan yang lainnya," paparnya menambahkan.

Pengalaman tidak menyenangkan turut dialami Simon asal London yang tengah berlibur bersama istrinya di Gili Trawangan. 

Simon, yang memilih untuk tidak memberikan identitas lengkapnya, mengatakan dia bersama istrinya tengah menyantap makan malam saat gempa terjadi.

"Dalam beberapa detik guncangan mengubah pulau itu menjadi gelap gulita karena listrik terputus dan Anda hanya bisa mendengar teriakan dan jeritan dalam kegelapan," tutur Simon.

Simon mengatakan dia bersama turis-turis lainnya terpaksa tidur di pinggir pantai karena khawatir akan ada gempa susulan terjadi dan sambil menunggu perahu yang bisa membawa mereka keluar dari pulau.

Namun, Simon mengeluhkan sistem tanggap darurat otoritas setempat yang dianggap tidak terkoordinasi dengan baik sehingga membuat para turis kebingungan di tengah bencana.

"Kami menghabiskan malam di pantai dan kemudian di pagi hari kami pergi ke pelabuhan. [Respons] benar-benar tidak terkoordinasi, ada ratusan orang berada di sekitar dermaga. Perahu-perahu datang ke tempat berbeda, dan itu benar-benar gratis untuk semua. Tapi akhirnya kami berhasil naik perahu dari lombok dengan mengeluarkan sejumlah biaya," tutur Simon.

Pemerintah Indonesia memastikan evakuasi gratis dengan kapal milik Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas). Selain kapal Basarnas, ada dua kapal komersial, dimana penumpangnya harus membayar tiket. 

"Pemerintah melalui Basarnas menyiapkan evakuasi gratis menggunakan kapal milik Basarnas. Tapi ada juga dua kapal komersial yang beroperasi. Kalau ada yang memilih menggunakan kapal ini, mungkin saja mereka dimintai biaya tiket," kata Lalu Muhammad Iqbal Songell, Ketua Tim Help Desk Kementerian Luar Negeri untuk WNA (Foreign Visitor Help Desk) kepada CNNIndonesia.com, Selasa (7/8).

Kemlu membantu evakuasi WNI di tiga pulau Gili di Lombok yang terkena dampak gempa NTB. Bekerja sama dengan Basarnas dan penduduk lokal Gili telah mengevakuasi lebih dari 350 orang, sekitar 90 persennya adalah WNA.

Tim Penanganan WNA telah melakukan upaya evakuasi dari bangsal sejak Minggu siang (6/8).

Jumlah WNA di ketiga Pulau Gili adalah sekitar 2.000 orang dan lebih dari 1800 orang WNA telah dievakuasi.

Kemlu RI menerima lebih dari 70 permohonan bantuan WNA selama dua hari terakhir. Termasuk permohonan bantuan dari Kedubes Inggris, Perancis, Italia, Finlandia, Spanyol, Jepang, Ceko, Portugal, dan lain-lain. 

Nomor Foreign Visitors Help Desk Kemlu (+62 878-6412-4151) juga menerima permohonan bantuan langsung dari relasi para WNA dari negara Jerman, Inggris, AS, Belgia, Spanyol, Portugal, Jepang, Perancis, Yunani, Belanda, Oman, Kuwait.

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mencatat sedikitnya 1.870 turis asing dilaporkan telah dievakuasi keluar dari Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno per Selasa (7/8). Sedikitnya 230 gempa susulan tercatat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). (nat)

sumur

Gempa NTB, Turis Inggris Klaim Dimintai Uang Saat Evakuasi
Diubah oleh greenxbuto
Halaman 1 dari 4
welcome to indonesia emoticon-Smilie
yaa ampunemoticon-Frown
Siapa tuh gubernurnya....



















emoticon-Big Grin
emoticon-Ngakak
Goblok hal kayak begini bikin imej pariwisata jadi anjlok...emoticon-Ngakak (S)
Coba kaya gini kejadian di jakarta, Anies udah ditaik-taik'in Nastaik pasti emoticon-Big Grin
jangan heran mister, ane keluar indoma*** aja tau tau dimintain uang sama tukang parkir, padahal pas ane dateng dia nggak ada emoticon-Hammer2
Goblok banget dah
welcome to Indonesia, please leave your belongings when you leave the countryemoticon-Leh Uga
Balasan post hawk
Quote:

emoticon-Shakehand2

emoticon-I Love Indonesia
memalukan ,tipikal ngak niat menolong orang lain kesusahan emoticon-Nohope
Balasan post wahrifson
Quote:


udah biasa kek gitu kok, kami cokin lokal indo saja di mintain duit kalo minta tolong kokemoticon-Ngakak emoticon-DP emoticon-DP emoticon-Tai
Balasan post greenxbuto
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support17
Balasan post gagakngondek
Quote:


bukan tanya siapa gubernurnya

harusnya lo tanya itu jizyah apa bukan
Jangan malak dong.
"Mengklaim"

Gempa NTB, Turis Inggris Klaim Dimintai Uang Saat Evakuasi
beda pengalaman sm turis dr malay n thai
di trit sebelah mereka memuji penanganan turis korban gempa
klo yg ini justru turis dpt perlakuan ga enak
Halaman 1 dari 4


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di