alexa-tracking

Kasus Arnita Rodelina Turnip Selesai, Ombudsman RI Serahkan LAHP ke Pemkab Simalungun

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6951f1d675d433758b4567/kasus-arnita-rodelina-turnip-selesai-ombudsman-ri-serahkan-lahp-ke-pemkab-simalungun
Kasus Arnita Rodelina Turnip Selesai, Ombudsman RI Serahkan LAHP ke Pemkab Simalungun
Kasus Arnita Rodelina Turnip Selesai, Ombudsman RI Serahkan LAHP ke Pemkab Simalungun

Berita jakarta - Ombudsman RI Perwakilan Sumut menyerahkan Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) kasus Arnita Rodelina Turnip kepada Pemkab Simalungun.

Penyerahan LAHP kepada Pemkab Simalungun yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Parsaulian Sinaga dilaksanakan di kantor Pusat Ombudsman RI, Jakarta itu menandakan selesainya kasus Arnita, Selasa, (7/8/2018).

Sebelumnya, Pemkab Simalungun juga sudah membayarkan seluruh tunggakan uang kuliah dan mengaktifkan kembali status Arnita sebagai peserta penerima Beasiswa Utusan Daerah (BUD) Pemkab Simalungun hingga Arnita menyelesaikan studi, sesuai tuntutan Lisnawati, ibu dari Mahasiswi Institut Pertanian Bogor (IPB) saat melapor ke Ombudsman RI Perwakilan Sumut.

LAHP dengan Nomor Register: 0097/LMV/2018/MDN tersebut, diserahkan langsung oleh Kapal Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Abyadi Siregar disaksikan Ketua Ombudsman RI Amzulian Rifai, Rektor IPB, Dr Arif Satria, dan anggota Ombudsman RI Alamsyah Saragih.

Kasus Arnita Rodelina Turnip Selesai, Ombudsman RI Serahkan LAHP ke Pemkab Simalungun

Dengan penyerahan LAHP tersebut, maka berakhir sudah seluruh proses pemeriksaan kasus yang dilaporkan oleh Lisnawati, ibu dari Arnita Rodelina Turnip tersebut.

Selanjutnya, sesuai ketentuan, Ombudsman RI Perwakilan Sumut memberi waktu selama 30 hari kepada Pemkab Simalungun untuk melaksanakan tindakan korektif yang termuat dalam LAHP tersebut.

Dalam LAHP itu, Ombudsman RI menyimpulkan Pemkab Simalungun telah melakukan tindakan maladministrasi berupa pengabaian hukum yang menimbulkan kerugian bagi Arnita Rodelina Turnip, sehingga yang bersangkutan tidak dapat melanjutkan studinya.

Atas dasar itulah, Ombudsman RI kemudian menyimpulkan bahwa Pemkab Simalungun perlu melakukan beberapa tindakan korektif untuk memulihkan hak Arnita Rodelina Turnip.

Pertama, Pemkab Simalungun berkordinasi dengan IPB terkait pemenuhan syarat-syarat administrasi akademik.

Kedua, melakukan adendum perjanjian kerjasama Nomor: 420/2251.a/Set/Disdik-2015 dan Nomor: 15A/IT3/KsP/2015 untuk memastikan kelanjutan studi dan pembiayaan akademik bagi Arnita Rodelina Turnip hingga selesai.

Terakhir, Pemkab Simalungun berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan/atau Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Ombudsman RI untuk memperjelas mekanisme akuntabilitas pembiayaan.

"Dalam LAHP juga ditegaskan bahwa jika dalam waktu 30 hari ketiga tindakan korektif tersebut tidak dijalankan, Ombudsman RI akan menerbitkan Rekomendasi guna pulihnya kembali hak Arnita Rodelina Turnip sebagai penerima Beasiswa Utusan Daerah (BUD) Pemkab Simalungun," ujar Abyadi dalam keterangan tertulisnya yang diterima makobar.com.

Sebelumnya, kasus ini bermula dari dihentikannya status Arnita Rodelina Turnip sebagai peserta BUD Pemkab Simalungun di IPB tanpa alasan yang jelas.

Namun, karena merasa dirugikan, Lisnawati, ibunda Arnita melaporkan hal tersebut ke Ombudsman RI perwakilan Sumut.

Selanjutnya, Ombudsman RI Perwakilan Sumut yang menidaklanjuti laporan tersebut langsung mengundang Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun ke kantor Ombudsman RI Perwakilan Sumut.

Setelah menghadiri undangan Ombudsman pada hari Selasa 31 Juli 2018 pekan lalu, akhirnya Pemkab Simalungun membayarkan tunggakan uang kuliah Arnita di IPB sebesar 55 juta rupiah.

Dengan dibayarkannya tunggakan uang kuliah di IPB dan diaktifkannya kembali kepesertaan Anita sebagai penerima BUD Pemkab Simalungun, maka bagi Ombudsman kasus ini telah selesai. (mc/Jam)

Artikel Asli
cakep juga ni anak emoticon-Genit
image-url-apps
IPK cuma 2,6 dibeasiswain



Hahahahahahaha Indonesia


Daftar PNS aja kagak diterima IPK 2,6


emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
KASKUS Ads
image-url-apps
jadi bukan gara2 pindah kan? emoticon-Cape d...
jadi apa alasan penghentian beasiswa dari pemda simalungun?

image-url-apps
PERTANYAAN GUE MARIN DI IG DIA KE SINGAPUR BELUM DI JAWAB JUGA MASIH CARI ALASAN BUAT JAWABAN KAH ??? SYUKRON YA AKHI POSITIP AJA MUNGKIN JUALAN DUNKIN ONAT ISA KE SG emoticon-Recommended Seller TAFI MURAH EMANG TRAPELING KE SG
- PP 2 JT cgk - sg mahal2 segitu bukan weekend twrgantung pesawat juga apa
- hotel backpeker 200 rb semalem + sarapan pagi
- sehari Makan 2 kali nasi lemak paling murah paling 100 rb lah
- Bikin kartu mrt 150 rb udah bisa jalan2

BISNIS DONAT YG MENJANJIKEUN
NGOAHAHAHAHAHAHAHAHAHA emoticon-Leh Uga
image-url-apps
bisa jalan2 ke sg dan malaysia lg dong

canon eos 70d jangan lupa dibawa emoticon-Motret emoticon-Motret
Quote:


Iya... Bingung juga gw

image-url-apps
subannalloh, IPK 2.6 dpt beasiswa, duitnya dipake buat travelling ke spore n malingshit ya akhi, sungguh barokah jd mualap emoticon-Leh Uga
image-url-apps
sblm mualap pasti pinter makanya dapat beasiswa
eh kok skrg ipk 2,6?
Quote:


Kebanyakan trepeling emoticon-Ngakak lupa ama kewajiban ngoahahaha
image-url-apps
viralkan biar jadi duta ummah di dunia... apa2 kok ribut, yg gak ngerti ikutan ribut.... ayo jadikan duta mualap aja biar indonesia komplit
image-url-apps
mayan buat sambilan emoticon-Genit
×