alexa-tracking

Ganjar Pranowo Bongkar Dokumen KPK Terkait Lawan Politiknya

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6943cf14088d73658b457e/ganjar-pranowo-bongkar-dokumen-kpk-terkait-lawan-politiknya
Ganjar Pranowo Bongkar Dokumen KPK Terkait Lawan Politiknya
GUBERNUR Jawa Tengah terpilih, Ganjar Pranowo, membongkar salah satu kartu lawan politiknya terkait dugaan korupsi E-KTP.

Padahal  saat Pilkada Jateng kemarin Ganjar Pranowo mengaku menahan habis-habisan membongkar hal tersebut ke publik.

Ganjar Pranowo menceritakan itu di acara Glenn Fredly dan Tompi yang diunggah di akun youtube Nara-Z dengan judul ‘Tompi & Glenn Part 1 – Ganjar x Khofifah Menjawab : Vlog Ganjar Saingi Presiden Jokowi?

Dalam wawancara tersebut Tompi dan Glenn memulai dengan pertanyaan faktor yang menyebabkan Ganjar Pranowo gagal menang besar terhadap pasangan Sudirman Said – Ida Fauziyah.

Sebab survei-survei menyebut Ganjar Pranowo akan menang besar terhadap lawan politiknya di Pilkada Jateng itu.  

“Ya faktornya lawan politik saya hebat. Sudirman said hebat dong,”kata Ganjar Pranowo seraya menjelaskan bahwa dia meraih 58 persen, Sudirman Said – Ida Fauziyah 46 persen saat Pilkada Jateng kemarin.

Glenn Fredly kemudian mengalihkan pertanyaan mengenai Ganjar Pranowo yang terus menerus diserang isu terbelit dugaan korupsi E-KTP oleh lawan politiknya.

“Jadi saya kira kekuatan lawan saya itu hanya menyerang itu saja. Tapi saya tidak tega untuk mengungkap beberapa dokumen gitu,” kata Ganjar Pranowo.  

Ganjar Pranowo pun menjelaskan bahwa terkait dugaan korupsi E-KTP, dari sekian itu ada satu orang yang menolak dari si pemberi, dan itu adalah Ganjar Pranowo.

“Jadi dari sekian orang itu, ada 1 orang yang menolak dari si pemberi. Dan ada satu orang yang menolak dari 3 kali pemberian. Namanya ganjar. Ada dokumennya, resmi,” terang Ganjar Pranowo.

Namun ketika Pilkada Jateng berlangsung kemarin, Ganjar Pranowo mengaku ragu memainkan isu itu.

Ganjar Pranowo yakin nantinya hanya akan dianggap sebagai upaya menghindar dari tuduhan.

“Yang kedua, dari KPK sendiri juga menyampaikan,  saya pastikan 37 anggota yang lain itu menerima, dan disitu ada nama lawan politik saya, tapi saya mau nyebut juga nggak enak, akhirnya saya menjaga betul-betul agar tidak.. tidak, tidak menyakiti hati lah,” ujar Ganjar Pranowo.  

Ketika itu Ganjar Pranowo memilih menjaga agar tak terjadi polarisasi atau terbelahnya masyarakat Jawa Tengah.

Menurut Ganjar memperbaiki masyarakat yang terbelah bukan pekerjaan mudah, makanya dia memilih tak membuka hal itu. 

"Kalau saya mau habis-habisan saya bisa hajar, saya keluarin kartu satu-satu," ujar Ganjar Pranowo.

Diketahui dan telah banyak diberitakan bahwa Ganjar Pranowo dan Ida fauziyah sebelumnya sama-sama duduk di DPR RI ketika proyek E-KTP terjadi.

Ida Fauziyah pun pernah diserang balik Ganjar Pranowo terkait E KTP saat debat terbuka Pilkada Jateng yang diberitakan di berbagai media.


Namun justru Ganjar meminta Sudirman untuk bertanya pada Ida Fauziah, pasangan Sudirman Said sendiri

Ganjar meminta demikian karena Ida Fauziyah juga anggota Komisi II DPR RI ketika proyek e KTP terjadi.

Maka ketika ada pernyataan benarkah seluruh anggota Komisi II menerima suap e-KTP, maka itu juga bisa ditanyakan pada Ida, menurut Ganjar Pranowo.

"Mbak Ida saya kira bisa ditanya, kan kita sama-sama di Komisi II kemarin," kata Ganjar saat debat Pilkada Jateng.

Namun mendapatkan pertanyaan itu, baik Sudirman maupun Ida tidak menjawab. Persoalan e KTP juga tidak disinggung lagi dalam kesempatan di segmen berikutnya.

Ida baru menjawab ketika wartawan menanyakan kembali pada sesi wawancara usai debat. Ida mengakui bahwa dirinya pernah di Komisi II DPR RI.

Namun dia mengaku tidak tahu menahu soal proyek e KTP. "Saya pernah di Komisi II DPR RI pada 2009 hingga 2011 tapi ada penugasan baru menjadi Ketua Komisi VIII, saya tidak tahu dan tidak mengerti soal e KTP itu," ujar Ida Fauziyah.

emoticon-Bingung

Sebaiknya di buka dan dibongkar semuanya saja


image-url-apps
Coba ada yg berani bongkar dokumen kapeka soal putra c1keaz ...
udah di skak duluan, makanya nggak dimainin lagi isunya haha
KASKUS Ads
image-url-apps
NGOAHAHAHAHAHAHA NTAPZZz emoticon-Recommended Seller
disimpan terus sebagai kartu truf politik
sementara masyarakat mendesak ingin keadilan ditegakkan
apa bedanya dengan pelaku lainnya

memang orang yang lurus dan apa adanya nggak terpakai lagi di dpr, kecuali yang mau pindah mahzab mengikuti mafia dan koruptor di sana
image-url-apps

Sok bersih, rakyat juga bisa melihat kok siapa yang bolak balik masuk gedung kpk
Kalau memang ada bukti ya tunjukin aja kenapa harus ditutup tutupi mau mengesankan jadi orang yang bijaksana???
Kasian ana sama warga jateng bakal dipimpin sama orang model begini selama 5 tahun kedepan
image-url-apps
keliatan mana yang asal congor, dibalikin diem emoticon-Angel

semoga nasbung yang kecuci otak diberi hidayah emoticon-Angel

nastak juga emoticon-Angel
Quote:


yang pasti 2 anjing psk udah dibui ama kpk emoticon-Smilie
image-url-apps

Namun mendapatkan pertanyaan itu, baik Sudirman maupun Ida tidak menjawab. Persoalan e KTP juga tidak disinggung lagi dalam kesempatan di segmen berikutnya.

Ida baru menjawab ketika wartawan menanyakan kembali pada sesi wawancara usai debat. Ida mengakui bahwa dirinya pernah di Komisi II DPR RI.

---
Mau nyerang sebelah, tapi gak mikir pasangannya juga tau.
Tolol banget dah.
image-url-apps
kirain dibongkar beneran.
ternyata cuman..
asuuudahlah....emoticon-Ngacir
Quote:


Kek pilpres kemaren . . . Wkwk ..
Reply to beli03's post
image-url-apps
Quote:


Sampe si uban mukanya gak enak diliat.

emoticon-Ngakak
seharusnya ungkapkan saja pak... biar pada ngerti semua... ngapain kebenaran disimpan sendiri, mending diumumkan sekalian... wong sekarang HOAX aja diumumkan... ngapain kebenaran disembunyikan... emoticon-Toast
image-url-apps
Quote:


Situ buktikan saja, buat laporan atau kumpul massa minta Ganjar di adili

emoticon-Ngakak
image-url-apps
Quote:


Quote:


Quote:


mungkin dia ga mau mendahului tugas KPK dan bukan wewenangnya...biarkan KPK yg menjawabnya.
×