alexa-tracking

Dilarang Sekolah karena Beragama Marapu

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b68d07b14088d5d5d8b456b/dilarang-sekolah-karena-beragama-marapu
Dilarang Sekolah karena Beragama Marapu
Dilarang Sekolah karena Beragama Marapu


Penulis: Furqon Ulya Himawan/N-1 - 07 August 2018, 03:00 WIB

Dilarang Sekolah karena Beragama Marapu

MI/Furqon

PULUHAN warga penghayat kepercayaan meriung di sebuah gazebo besar berukuran sekitar 8x8 meter. Sebagian mengenakan pakaian adat keagamaan seperti penghayat kepercayaan Marapu. Mereka membincang perihal diskriminasi yang mereka alami sampai sekarang, dari generasi ke generasi.

Mereka meriung di Desa Salamrejo, Kulon Progo, DIY, pada 25-31 Juli, saat mengikuti Festival Kearifan Lokal yang diselenggarakan Yayasan Satunama. Di situ mereka mengungkap diskriminasi yang dialami dan mencoba mencari solusi.

Nono Buni Kose, 43, pemeluk agama Marapu dari Sumba Barat, duduk di antara pemeluk agama kepercayaan lainnya mengungkapkan unek-uneknya. "Nama di KTP dan agama saya diganti," katanya.

Di KTP namanya menjadi Kornelis Bili. Agamanya tidak lagi Marapu. Katanya, saat membuat KTP, dia diceramahi bahwa Marapu bukanlah agama dan tidak diakui negara. Tapi Nano tetap meyakini Marapu ialah agama leluhurnya yang sudah ada sebelum Indonesia merdeka.

Namun, Nono dihadapkan pada dilema. Sekolah tak mau menerima anak-anaknya kalau masih beragama Marapu. Padahal dia ingin anaknya mencicip pendidikan yang disediakan negara.

Di sisi lain, Nano ialah seorang rato atau pemuka agama Marapu yang harus meneruskan ajaran agama leluhurnya. "Setelah saya mengubah nama dan agama, anak-anak bisa sekolah," imbuhnya.

Jika dirunut, persoalannya sangatlah pelik. Nono harus terlebih dahulu mengurus catatan pernikahannya, akta kelahiran anaknya, KTP, dan mengubah agama. Pernikahan yang sah menurut agama Marapu tak diakui negara dan tidak tercatat. Padahal dia harus memiliki catatan kependudukan untuk mengurus KTP.

Semua warga penghayat kepercayaan agama Marapu mengaku mengalami hal serupa. Pombu Ngadu Homba, 53, seorang rato Marapu di Sumba Tengah, Mama Magidialla, 45, yang juga beragama Marapu, memberi kesaksian. Mama Magidialla pun akhirnya ikut mengubah agama agar anak-anaknya bisa bersekolah.

Diskriminasi ternyata juga menerpa warga pemeluk agama leluhur di Medan, Sumatra Utara. Arnold Purba, 50, terpaksa menganti agama dia dan anak-anaknya yang sebelumnya memeluk Ugamo Bango Batak (UBB). Selain penolakan masuk sekolah, anaknya juga ditolak bekerja.

http://m.mediaindonesia.com/amp/amp_...mpression=true

Kalo gitu sih , mendingan kolom agama di ktp sama pendidikan agama dihapus aja supaya nggak ada kejadian seperti itu
ts ini atheis lagi cari panggung pake aliran kepercayaan emoticon-Leh Uga
image-url-apps
Buat nambah jumlah member dlm statistik. Miris...
KASKUS Ads
image-url-apps
engga masalah ya numpang saja di KTP kyk kepercayaan konghucu dulu sebelum diakui numpang agama buddha.

setelah diakui, beberapa ada yg ganti kolom/ ada yg engga ganti kolom karena alasan engga mau ribet.

buddha/ hindu boleh lah.
daripada ribet urusannya.
image-url-apps
negara tdk mau ribet , suruh convert ke lapak utama, kalo lapak mayoritasnya produk timur tengah, maka tdk ada toleransi emoticon-Big Grin
image-url-apps
Jadi Buddha aja, paling tidak reseh masalah ginian. Yang penting semua makhluk hidup berbahagia.
Quote:


kok lu bisa tahu bray ? emoticon-Bingung (S)

lagian emang kenafa kalau dia atheis ?

emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
Reply to printeer's post
Quote:


Emang, tetangga gue dari dulu cantumin kolom agamanya Islam, padahal mah masih nyembah pohon sampe sekarang. Males urus ganti agama di KTP, dibilangnya cuma akal2an pemerintah buat ngerepotin dimasa depan. emoticon-Embarrassment
image-url-apps
Atheis di kolom agama ktpnya juga pada ngisi asalemoticon-Wkwkwk
image-url-apps
Jadi buddha, protestan, atau hindu ktp aja. Yg penting keisi kolomnye, abis itu marapunya jalan terus. Setau ane dua ini kaga maksa kok baru isi kolom ktp harus ibadah itu.

Dripada yg onta ama sempak orthodox, bisa di dikte terus kehidupan ama tradisi lo.

emoticon-Ngakak
image-url-apps
ga bakal rame seperti yg mualaf
Quote:


Wkwkwk, siakeee, 2 musuh bebuyutan tuh

emoticon-Ngakak
image-url-apps
cultures are shocked
cultures will be swept
yunohu
image-url-apps
smp.segitunya..

kasian. padahal mereka ini mnjaga budaya n adat istiadat asli indonesia.
image-url-apps
Quote:


Menurut ane ini soal rebutan umat.
Ada yang tidak rela berbagi anggaran.
Coba misalnya logikanya dibalik; para penganut kepercayaan yg megang pemerintahan. Apakah mereka rela berbagi anggaran dengan orang diluar mereka. Kalau mau dapet bagian ya harus ikut sealiran supaya anggaranya bisa keluar banyak n orang yg dipemerintah bisa dapet.
Nanti kalo udah sealiran, selain bisa untuk maenan anggaran, juga bisa untuk jualan yang lain; 212.
image-url-apps
Quote:


saya mencium bau2 unta nih.afa afaan ini
image-url-apps
harusnya dihapus aja kolom agama
jadi tak pusing mau sekolah tanya agama apa
mau kimpoi tanya agama apa
mau gali lobang buat mayat tanya agama apa
pas mati aja lah baru ditanya sama tuhan agama apa
image-url-apps
Kepercayaan itu masalah personal. Sangat keji biadab bila kita mengatur2 orang lain harus percaya apa .
image-url-apps
Baru dengar agama marapu?!
Reply to rambutan's post
image-url-apps
Quote:


Inti kehidupang emang disitu kecuali yg suka delusi dan suka dibodoh2in dgn janji2 surga hoax .
×