alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jangan Euforia Berlebihan Terkait Divestasi Freeport
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b488045582b2e24158b4569/jangan-euforia-berlebihan-terkait-divestasi-freeport

Jangan Euforia Berlebihan Terkait Divestasi Freeport

Hikmahanto: Jangan Euforia Berlebihan Terkait Divestasi Freeport



GURU Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana mengimbau masyarakat  jangan euforia berlebihan terkait divestasi Freeport.



"Pada 12 Juli, pemerintah telah menandatangani head of agreement (HoA) dengan Freeport McMoran. Tentu ini perlu disambut dengan baik, namun tidak perlu dianggap suatu kemenangan bagi Indonesia, terlebih lagi untuk memunculkan eforia di masyarakat," ujar Hikmahanto Juwana di Jakarta, Jumat (12/7).


Dari perspektif hukum ada beberapa alasan untuk ini. Pertama HoA bukanlah perjanjian jual beli saham. HoA merupakan perjanjian payung sehingga mengatur hal-hal prinsip saja.

Hikmahanto mengatakan HoA akan ditindaklanjuti dengan sejumlah perjanjian. Perjanjian yang harus dilakukan untuk benar-benar pemerintah memiliki 51% adalah Perjanjian Jual Beli Participating Rights antara Rio Rinto dengan Pemerintah yang nantinya dikonversi menjadi saham sebesar 40% di PT FI.

Lalu perjanjian jual beli saham antara Pemerintah dengan Freeport McMoran sejumlah 5,4%.

Perjanjian-perjanjian di atas harus benar-benar dicermati karena bagi lawyer ada adagium yang mengatakan the devil is on the detail (setannya ada di masalah detail).

"Kerap bagi negosiator Indonesia mereka akan cukup puas dengan hal-hal yang umum saja," kata dia.

Kedua, menjadi pertanyaan berapa harga yang disepakati untuk membeli Participating Rights di Rio Tinto dan saham yang dimiliki oleh Freeport McMoran.

Ini muncul karena bila konsesi tidak diperpanjang hingga 2021 tentu harga akan lebih murah dibanding bila konsesi mendapat perpanjangan hingga 2041.

Hingga saat ini belum jelas apakah pemerintah akan memperpanjang konsesi PT FI atau tidak. Untuk hal ini menjadi pertanyaan apakah pemerintah pasca-2019 (bila ada perubahan) akan merasa terikat dengan HoA yang ditandatangani atau tidak.


Ketiga hal yang perlu diperhatikan adalah pengaturan pengambil keputusan di RUPS.



"Apakah ada ketentuan untuk sahnya kehadiran dan pengambilan keputusan harus dilakukan minimal 51%+1, bahkan lebih. Bila demikian meski pemerintah mayoritas namun pengendalian perusahaan masih ada ditangan Freeport McMoran," ujar Hikmahanto.

Terlebih lagi bila saham yang dimiliki oleh Freeport McMoran adalah saham istimewa yang tanpa kehadirannya maka RUPS tidak akan kuorum.

"Juga bila penunjukan Direksi dan Komisaris harus tanpa keberatan dari Freeport McMoran," kata Hikmahanto.

Keempat, bila pemerintah telah menjadi pemegang saham di PT FI dan ada keputusan RUPS untuk meningkatkan modal.

"Karena satu dan lain hal pemerintah tidak dapat melakukan penyetoran, apakah kepemilikan saham pemerintah akan terdelusi? Sehingga besaran 51% akan turun," ujar dia.

Tentu masih banyak hal-hal detail yang akan menjadi pembahasan antara pemerintah dengan berbagai pihak.

Karenanya menyatakan pemerintah menang tentu merupakan suatu pernyataan yang prematur. Bila pemerintah transparan dan akuntabel maka apa yang disepakati dalam HoA sebaiknya dibuka ke publik.

"Ini untuk mencegah publik merasa dikhianati oleh pemerintahnya sendiri. Toh HoA sudah ditandatangani bukan dalam tahap negosiasi," kata Hikmahanto. (OL-3)



sumber


 

Urutan Terlama
Halaman 1 dari 2
slow aja gitu ya
Jangan Euforia Berlebihan Terkait Divestasi Freeport
Diubah oleh punpun48
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberikan waktu 60 hari atau dua bulan kepada Freeport -McMoran, Rio Tinto, dan PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) untuk menyelesaikan divestasi PT Freeport Indonesia sejak penandatangan Perjanjian Pendahuluan (Head of Agreement/HoA).
"Saya sangat optimistis akan (transaksi divestasi) selesai (dalam 60 hari)," ujar Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno kepada
CNNIndonesia.com , Jumat (13/7).


ini berita dari cnn
60 hari setelah teken hoa
berarti bulan september 2018
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 03
Yang penting tugas nastak viralkan ini biar dapat dukungan dari masyarakat awam

Jangan Euforia Berlebihan Terkait Divestasi Freeport
iya itu nasbung jangan euforia berlebihan, biasa saja.
Quote:


Jangan Euforia Berlebihan Terkait Divestasi Freeport
Quote:


nasbungtaik kan goblok gausa lo ingetin nyet,termasuk lo
Quote:


Jangan Euforia Berlebihan Terkait Divestasi Freeport
Quote:


Nasbung emang berlebihan euforianya menanggapi divestasi saham freeport, padahal baru HoA loh. Njir.
Quote:


nasbungtaik kan goblok nyet kaya lo bisanya cuma fitnah tanpa bukti,awas lo kabur nyet! bawa sini buktinya!
Quote:


Bener-bener deh nasbung ini berlebihan euforianya. Biasa saja, lagian baru HoA.
sesuatu yg berlebihan memang gag baik.
Quote:


Baru hoa kek, nyang penting pemerintah udah berusaha merebut/membeli 51% saham setelah 50thn..

Mungkin yg dulu² gk kepikiran yaemoticon-Amazed
Quote:


Oiya patut diapresiasi ditahun politik ini meskipun baru HoA. emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
Quote:


Trus nyang ente permasalahkan di bagian apanyaemoticon-Amazed
Quote:


Lho slowww, santai..., ngak ada yang ane permasalahkan, ane apresiasi sudah ada HoA.
Emang media sini bikin pemberitaan ya tau sendiri lah gimana. Ini sampe teman-teman di facebook nggak ada yang nggak share berita ini.
Quote:


madirodox yg terakhir ...emoticon-Ngakak
puluhan tahun kekayaan alam bangsa dieksploitasi akibat keserakahan sekelompok manusia yang dikenal dengan mafia berkeley...


lihat saja statement keturunan para mafia berkeley ini terkait freeport...

terutama wowo n the gank...

jangan pernah melupakan sejarah... emoticon-Cool
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di