alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Sports / ... / Berita Olahraga /
mimpi messi yang tak pernah tercapai
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b487835c1d770b3278b4568/mimpi-messi-yang-tak-pernah-tercapai

mimpi messi yang tak pernah tercapai

bagaimana karir messi di timnas,selanjutnya ?

This poll is closed - 0 Voters

View Poll
bagaimana karir messi di timnas,selanjutnya ?
1
0%
2
0%

 

[img]file:///C:\Users\ASUS\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image002.jpg[/img]

 

Lionel Andres Messi atau yang lebih dikenal sebagai Lionel Messi merupakan striker Barcelona dan Timnas Argentina. Ia memiliki julukan diantaranya Si Kutu alias La Pulga, El Messiah (Penyelamat) dan King Leo. Julukan Si Kutu sendiri diperoleh Messi dari kakaknya, Rodrigo. Hal ini karena postur tubuh Messi yang lebih kecil daripada kawan-kawannya. Meski begitu, kelihaiannya bermain bola mengantarkan Barcelona sebagai salah satu tim terkuat di La Liga.

 

Namun sebelum terkenal seperti saat ini, Messi tumbuh bersama kedua kakak laki-laki (Rodrigo dan Mati­as) serta seorang adik perempuan (Maria Sol). Anak laki-laki ketiga dari pasangan pekerja pabrik baja dan pembantu rumah tangga (Jorge Horacio Messi dan Celia Maria) ini dilahirkan di Rosario, Santa Fe Province, Argentina, 24 Juni 1987.

 

Messi kini banyak menghabiskan waktu di Spanyol karena masih aktif untuk bermain bersama Barcelona. Messi sudah memiliki keluarga kecil yaitu seorang istri dan tiga orang anak. Istri Messi sendiri adalah Antonella yang mana merupakan kekasihnya sejak lama. Messi serta Antonella telah di karunia oleh tiga orang anak yang bernama Thiago Messi, Mateo Messi Raccuzzo dan Ciro Messi Racuzzo. Sebelum anak ketiganya lahir, Messi dan Antonella baru melangsungkan pernikahan mereka secara resmi di Rosario.

 

Bicara tentang perjalanan karier profesional Lionel Messi, 13 tahun sudah ia berjalan dan memperoleh segudang prestasi dan rekor. Oktober 2004 adalah waktu debut Messi di mana usianya masih 17 tahun kala itu. Dan debut tersebut adalah bersama dengan tim utama klubnya hingga saat ini, FC Barcelona.

Potensi emas yang ada pada Messi tampaknya bisa dilihat dengan baik oleh Barcelona dan pemain bintang ini juga dianggap menjadi prospek yang baik untuk ke depannya. Ada banyak gelar yang ia sudah sumbangkan bagi Barcelona maupun individu.

 

Berikut ini merupakan catatan rekor yang dibuatnya selama menjadi pemain sepak bola dan selama bergabung bersama FC Barcelona hingga usianya ke-30 tahun ini:

·        Dengan kemasan 507 gol pada seluruh kompetisi yang pernah diikuti, ia mencatat rekor sebagai pencetak gol paling banyak Barcelona sepanjang masa.

·        Dengan jumlah total 349 gol, Messi menjadi pencetak gol paling banyak La Liga dan ia pun unggul dari Cristiano Ronaldo yang mencetak 285 gol.

·        Dengan jumlah 23 gol di seluruh kompetisi, ia mencatat rekor sebagai pencetak gol paling banyak di El Clasico.

·        Di sebuah pertandingan Liga Champions di mana Barcelona melawan Bayer Leverkusen tepatnya pada tahun 2012, Messi merupakan pemain pertama pencetak 5 buah gol dalam satu pertandingan.

·        Dengan total 94 gol, Messi mencatat rekor sebagai pencetak gol paling banyak di satu klub sepanjang sejarah di Liga Champions.

·        Telah bermain 583 pertandingan untuk klubnya, Barcelona, pada seluruh kompetisi, angka tersebut merupakan yang terbanyak diantara pemain non-Spanyol untuk klub yang berasal dari Catalan.

·        Pada La Liga 2011/2012, Messi mencetak rekor sebagai 50 gol di mana jumlah tersebut adalah yang paling banyak dari seorang pemain sepak bola di satu musim.

·        Messi mencatat rekor sebagai pemain yang mampu mencetak 40 gol di La Liga setiap musim dalam 8 musim terakhir dan dari seluruh kompetisi yang ia turut bermain di dalamnya.

·        Dalam 21 laganya, terutama di sejarah La Liga, Messi mencetak rekor sebagai pencetak gol beruntun paling banyak.

·        Sebanyak 5 kali, ia telah memenangkan penghargaan Ballon d’Or dan termasuk yang paling banyak dalam sejarah.

 

Karir messi di timnas argentina

Prestasi Messi bersama dengan Barcelona memang mentereng. Tetapi hal itu berbanding terbalik saat Messi bersama Timnas Argentina. Sejauh ini Messi membawa Argentina menjadi runner-up di Piala Dunia di Brasil 2014, Copa America 2015 dan 2016.

Ya, Messi memang memiliki kenangan pahit pada gelaran Piala Dunia empat tahun lalu. Bertemu Jerman di partai final, Messi dkk harus melakoni laga ketat selama 120 menit. Kendati begitu, satu gol Mario Gotze pada menit ke-113 menggagalkan misi mereka memberikan trofi Piala Dunia ketiga untuk Tim Tango.

Messi memperkuat timnas senior Argentina sejak 2005 silam. Selama itu, pemain yang dijuluki La Pulga tersebut tak pernah sekali pun berhasil memberikan piala kepada negaranya.

Selain hanya membawa timnya juara kedua Piala Dunia 2014, dia juga gagal mengantarkan Argentina menjadi juara Copa America sebanyak tiga kali yakni pada 2007, 2016, dan 2017 (runner-up), dan 2011 (perempat final).

Untuk itu, Messi mengimbau rekan setimnya untuk bermain mati-matian untuk bisa memenangkan Piala Dunia pada musim panas mendatang. “Jika kami tak memenangkan Piala Dunia 2018, mungkin itu satu-satunya cara yang tepat buat kami untuk meninggalkan timnas Argentina,” ujar peraih lima kali Ballon D’Or itu.

Messi merupakan pahlawan yang membawa Argentina mendapatkan tiket ke Rusia. Tiga golnya ke gawang Ekuador memastikan Tim Tango bercokol di peringkat ketiga klasemen Kualifikasi Piala Dunia Zona Amerika Selatan, dan berhak lolos secara otomatis. Kesuksesan La Albiceleste –julukan lain Argentina- juga dipengaruhi kekalahan 0-3 Cile dari Brasil.


Piala dunia rusia 2018

Timnas Argentina harus angkat koper dari Piala Dunia 2018 usai tumbang di fase 16 besar.

Lionel Messi dkk kalah 3-4 dari timnas Prancis di Kazan Arena, Kazan, Sabtu (30/6/2018).



'Sedih melihat kiprah Messi di piala dunia berakhir'

Messi terlihat menunduk sedih saat dia melepas ban kapten dan berjalan lunglai menuju lorong di bawah stadion Kazan, menyusul kekalahan Argentina oleh Prancis

 

Messi telah memberikan segalanya - memberikan umpan brilian dalam laga yang berjalan dramatis - tetapi itu tidaklah cukup.

Dia telah memberikan segalanya - memberikan umpan brilian dalam laga yang berjalan dramatis - tetapi itu tidaklah cukup.

Eks pemain Jerman yang meraih Piala Dunia 1990, Jurgen Klinsmann mengklaim Argentina "tidak pernah berhasil memunculkan kehebatan Messi", yang terbukti dari penampilannya yang tidak sedahsyat bersama Barcelona.

Dalam laga melawan Prancis, Klinsmann menyebut Messi "lebih banyak terkungkung pada babak pertama, dan mencoba bangkit sekuat tenaga pada babak kedua."

Menurutnya, para pemain Argentina tidak mampu bekerja sama optimal dengan Messi, dan terbukti saat dia hanya empat kali menyentuh bola di kotak penalti Prancis - sebuah kenyataan yang berbeda dengan kiprahnya di Barcelona.

 

Dalam laga melawan Prancis, Klinsmann menyebut Messi "lebih banyak terkungkung pada babak pertama, dan mencoba bangkit sekuat tenaga pada babak kedua."

Situasi ini, tentu saja, membuat Messi frustasi, sehingga dia pernah menyatakan akan pensiun dari timnas Argentina pada 2016 lalu, walaupun belakangan dia koreksi sendiri.

"Rasanya sedih melihat Messi - mungkin pemain terhebat yang pernah ada - harus pulang lebih awal," kata pemerhati sepak bola Spanyol, Guillem Balague.

"Dia tahu tidak bisa melakukan daya upayanya bagi Argentina. Dalam laga melawan Prancis, permainan Argentina kurang terorganisir dengan baik. Prancis melakukan itu, dan karenanya mereka layak menang," papar Balague.

Selayaknya Piala Dunia 2018 bakal menjadi momen penting bagi Messi, tetapi kegagalannya melakukan tendangan penalti saat ditahan seri Islandia seperti menjadi pertanda sebaliknya.

Dan kekalahan tragis Argentina 0-3 dari Kroasia membuat kejuaraan sepak bola bergengsi sepertinya makin menjauh dari Messi.

Sempat terbersit harapan saat Messi mencetak gol ketika Argentina mengalahkan Nigeria 2-1, walaupun sempat tersebar informasi bahwa Messi mendikte pemilihan dan taktik tim Argentina - sebuah anggapan yang dibantah oleh manajernya, Jorge Sampaoli.

Dan setelah lolos ke babak 16 besar, Sampaoli mengatakan bahwa Argentina akan "mencoba melakukan segalanya" untuk membantu Messi.

Akhirnya, semua orang tahu, usaha itu gagal - Argentina tersingkir

 
 

Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di