alexa-tracking

Kapolres Ketapang Dicopot karena Plakat Tiongkok

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b487643d9d770ad2c8b4584/kapolres-ketapang-dicopot-karena-plakat-tiongkok
Kapolres Ketapang Dicopot karena Plakat Tiongkok
Kapolres Ketapang Dicopot karena Plakat Tiongkok

Pontianak: Kepala Keoplisian Daerah Kalimantan Barat Irjen Pol Didi Haryono mencopot Kapolres Ketapang AKBP Sunario. Pencopotan dilakukan terkait viralnya plakat kerja sama Polres Kabupaten Ketapang dengan kepolisian Tiongkok di media sosial.


'Setelah kami dalami dan lakukan penyelidikan kerja sama antara Polresta

Pontianak dan kepolisian RRT Provinsi Jiangsu Resor Suzho tersebut belum

terlaksana, tetapi yang dilakukan oleh kepolisian RRT adalah kunjungan

resmi,' kata Didi Haryono di Pontianak, Jumat, 13 Juli 2018.


Menurut Didi, kedatangan kepolisian dari Republik Rakyat Tiongkok tersebut datang berkunjung secara resmi ke Polres Ketapang. Tapi, terkait adanya soal kerja sama dengan Tiongkok seharusnya Kapolresta Ketapang melapor ke Polda Kalbar. Dan yang memberikan perizinan untuk kerja sama adalah Polri.


“Ini yang tidak dilakukan, ini yang tidak dilalui oleh Kapolres Ketapang,” Tegasnya.


Demi mempertanggungjawabkan perbuatannya, Polri melalui As SDM Polri mengeluarkan surat telegram pencopotan terhadap Kapolres Ketapang guna menjalani pemeriksaan.


“Pagi tadi sudah dilakukan pencopotan dan penggantian dalam rangka pemeriksaan yang bersangkutan untuk mempertanggungjawabkan hal tersebut,” tuturnya.


Sebelumnya beredar foto plakat kerja sama antara kepolisian Republik Rakyat Tiongkok yang terpasang di kantor Polres Ketapang yang viral di media sosial.


AKBP Sunario membantah adanya kantor polisi bersama antara

Polres Ketapang dengan perwakilan Biro Keamanan Publik Republik Rakyat

Tiongkok, Provinsi Jiangsu Resor Suzho.


'Plakat yang viral di media sosial hanya sebuah tanda perkenalan pertemuan antara polisi RRT dengan Polres Ketapang dan tulisan kantor bersama adalah bahasa kantor itu menjadi tempat pertemuan bersama. Tidak benar akan ada kantor polisi RRT di Ketapang,' ujar Sunario seperti dikutip Antara. 


Ia menjelaskan saat ini plakat tersebut sudah diamankan dari Polres Ketapang karena dikhawatirkan bisa disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.


Sunario membenarkan pada Kamis 12 Juli ada kunjungan dari kepolisian Suzho ke PT BSM yang ada di Ketapang. Mereka juga mengajak Polres Ketapang untuk bersama-sama ke perusahaan tersebut.


'Mereka meminta ada kerja sama dengan Polres Ketapang dengan menunjukkan contoh plakat untuk kerja sama tersebut. Tetapi kami tolak karena kami tidak bisa mengeluarkan kesepakatan, melainkan itu sudah wewenang Polri,' katanya.


Menurut dia, malah plakat tersebut sudah diamankan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. 'Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak khawatir karena hingga saat ini, tidak ada kantor polisi bersama antara Polres Ketapang dengan polisi RRT atau kepolisian Suzho tersebut,' ungkapnya.


Sunario juga berharap agar apa yang sudah beredar di medsos tidak perlu lagi disebarluaskan karena tidak benar ada kantor polisi bersama seperti yang viral di medsos tersebut.


Sumber : http://news.metrotvnews.com/daerah/y...lakat-tiongkok

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Kapolres Ketapang Dicopot karena Plakat Tiongkok Kapolri Sebut Kepercayaan Publik kepada Polri Meningkat

- Kapolres Ketapang Dicopot karena Plakat Tiongkok Jokowi Ingatkan Polri Buang Budaya Koruptif

- Kapolres Ketapang Dicopot karena Plakat Tiongkok Jokowi: Indonesia 10 Besar Negara Teraman di Dunia

image-url-apps
reserved
wah, apes banget tuh kapolresnya, kunjungan yang membawa bencana jadinya
KASKUS Ads
emoticon-Wakaka makanya kalo bikin plakat di cek dulu tulisannya, ambigu gitu ya bikin apes.
emoticon-Wakaka
METRO TV NEWS OK BANGET LAH, KAMI ORANG ACEH PASTI BACA METRO TV NEWS
emoticon-I Love Indonesia