alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Fahri Desak Pemerintah Transparan soal Akuisisi Saham Freepot
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b486d84dad770ee0e8b4568/fahri-desak-pemerintah-transparan-soal-akuisisi-saham-freepot

Fahri Desak Pemerintah Transparan soal Akuisisi Saham Freepot

Fahri Desak Pemerintah Transparan soal Akuisisi Saham Freepot Politikus PKS Fahri Hamzah menyoroti transparansi proses divestasi Freeport. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)

Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta pemerintah transparan soal pembelian 51 persen saham PT Freeport Indonesia senilai Rp55 triliun. Ia khawatir akuisisi sebagian besar saham itu tidak menguntungkan Indonesia.

"Sebelum pemerintah bikin pengumuman, lebih baik dijelaskan dahulu secara transparan ini yang beli siapa," ujar Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (13/7).

Fahri Desak Pemerintah Transparan soal Akuisisi Saham Freepot

Fahri mempertanyakan sumber uang yang digunakan oleh pemerintah untuk membeli saham PT Freeport Indonesia. Ia yakin sumber uang divestasi bukan dari APBN dan PT Inalum (Persero).

Berkaca dari divestasi sebelumnya, ia khawatir sumber uang berasal dari pihak swasta yang masih terafiliasi dengan PT Freeport Indonesia.

Fahri menyebut pemerintah pernah melakukan divestasi terhadap perusahaan batu bara dan tambang emas, yakni PT Newmont Nusa Tenggara. Langkah itu, sebut Fahri memiliki masalah karena proses divestasi tidak transparan.

Fahri menduga pembelian 51 persen saham Freeport bukan bagian dari divestasi. Ia melihat hal tersebut hanya upaya pengalihan saham swasta mengatasnamakan pemerintah.

"Jadi jangan bikin pengumuman pencitraan begitu. Tapi bikin pengumuman struktur sahamnya itu sekarang punya siapa saja. Kemudian diagunkan ke siapa dan seterusnya," ujarnya.

Fahri Desak Pemerintah Transparan soal Akuisisi Saham Freepot

Di sisi lain, politisi PKS ini menegaskan masyarakat berhak mengetahui skema divestasi saham PT Freeport Indonesia. Ia berharap pemerintah tidak membohongi masyarakat demi pencitraan.

"Tidak usah gembar-gembor dan gagah-gagah divestasi 51 persen. Jujur sajalah. Kalau saya, terus terang kejujuran itu jauh lebih penting dari pada nanti jadi masalah," ujar Fahri.

Fahri Desak Pemerintah Transparan soal Akuisisi Saham Freepot

Pemerintah melalui PT Inalum (Persero) pada Kamis (12/7), merogoh kocek US$3,85 miliar atau setara Rp55 triliun (asumsi kurs Rp14.400 per dolar AS) untuk menggenggam 51 persen saham PT Freeport Indonesia.

Sebanyak 11 bank telah menyatakan komitmennya untuk memberikan pinjaman kepada PT Inalum (Persero) untuk merampungkan transaksi divestasi. Porsi pinjaman rencananya akan dibagi rata sesuai nilai divestasi.


sumur :
https://www.cnnindonesia.com/nasiona...-saham-freepot

Halaman 1 dari 2
desak desakan..
kek naek krl commuterline..
bener2 bodoh tiada batas
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta pemerintah transparan soal pembelian 51 persen saham PT Freeport Indonesia senilai Rp55 triliun.

ana setuju dengan om fahri dan semoga divestasi lancar
Post ini telah di hapus oleh Kaskus Support 03
hilih kintil ni orang..
ini concern yg bagus sebenernya
Dp nya jngan banyak2 emoticon-Blue Guy Bata (L)
Ada yg bsa menjelaskan ga sih jadinya gmna?
Katanya sama aja pemerintah beli saham kan? Nah apakah secara itungan uangnya ada untuk beli sahamnya? Terus bandingkan dengan KK yg abis 2021 lbh menguntungkannya gmna?
Tanya teman baik lo si papa emoticon-Ngakak
coba perhatikan...

berita2 bgini bagaikan tamparan keras kpd pihak2 kontra pemerintah...

Semua salah jokowi emoticon-Leh Uga
Kalo ampe terealisasi , nih petugas lawan kebalikan simbok yg dulu jual indosit ama tangker pertamini
Oh iya ,,,, kabar buyback indosit nyampe mana?
Quote:



kayaknya masih lama deh, masih tahap MoU masih banyak yg klausul harus disepakati kedua belah pihak. Tapi kalo bisa terjadi sebelum pemilu ya emang jempol emoticon-Cool

Quote:


udah dijelasin di trit2 sebelumnya

Pemerintah lewat Inalum caplok saham FI dari yg 9% jadi 51% .Dana 50-an Tdari pinjaman ke 11 bank bumn. Ntar saham 51% di share 10% ke pemprov papua

Quote:



Kenapa tidak ditunggu sampai 2021 kontraknya habis biar gratis?

jawabnya:

Jonan menyampaikan, bisa saja pemerintah membiarkan kontrak Freeport Indonesia habis di 2021, namun adakah yang sanggup meneruskan pengelolaan tambang raksasa yang sangat kompleks tersebut?

"Kalau menunggu sampai 2021 bisa saja. Tapi itu yang diserahkan kembali dan menjadi hak negara hanya konsesi tambangnya saja, dan Freeport sesuai UU Lingkungan Hidup wajib melakukan konservasi/rehabilitasi tambangnya. Namun, semua peralatan tambang akan dibawa pulang oleh Freeport. Pertanyaannya, sanggupkah kita melanjutkan tambang itu lagi tanpa jeda yang panjang," papar Jonan.

"Banyak pihak yang merasa ahli, jawabannya bisa, meski mereka belum pernah menjalankan tambang sebesar itu seumur hidupnya," kata Jonan.

Baca juga: Jonan: Freeport Harus Jual 51% Saham ke Pemerintah Sebelum 2021

Dia bercerita, saat dirinya memimpin PT Kereta Api Indonesia (KAI). Banyak pihak yang mengkritiknya dalam membenahi pelayanan di BUMN transportasi tersebut, dan sekarang kenyataannya, perubahan besar terjadi di KAI.

"Kalau kita mau menambang ulang (di Freeport) perlu waktu berapa lama untuk kembali menambang? Bisa enggak 1 atau 5 tahun karena kita harus membangun kembali peralatan dan infrastruktur yang diambil kembali oleh Freeport. Saya mau tahu," kata Jonan.

Bila kontrak Freeport dibiarkan habis oleh pemerintah, dan tambang baru tidak segera dilakukan, maka implikasinya kepada ekonomi di Papua akan besar. Bagi negara tidak banyak masalah, karena penerimaan negara dari Freeport hanya sekitar US$ 1 miliar. Yang menjadi masalah adalah dampaknya kepada kehidupan masyarakat di Papua.

Coba dibayangkan 2021, semua peralatan yg nilainya hampir 100T dibawa pulang oleh Freeport, maka kita harus investasi kembali untuk meneruskan pertambangan tersebut, dan itu perlu waktu cukup panjang. Lalu, terjadi proses waktu yang cukup panjang dan mengganggu operasi serta kehidupan masyarakat dan pekerja di sana serta semua pemasok yang menggantungkan hidupnya selama ini.

"Jadi 51% yang didapatkan pihak Indonesia itu adalah berupa peralatan dan sistem manajemen, bukan tambangnya. Tambang itu adalah miik negara," jelas Jonan.

"Kalau ada yang bilang saya bisa mengoperasikan dan mengerti teknologinya, tanpa ada destruksi (gangguan), kalau ada tolong orangnya ke saya. Kalau komentar jangan hanya asal komentar," tutup Jonan.
Diubah oleh dybala.mask
Post ini telah di hapus oleh Kaskus Support 03
Quote:



bangun bre biar gak mimpi emoticon-Wakaka

Quote:



mantap penjelasan agan
sekarang ana bisa memahaminya.
kalau jadi pemerintah mungkin ana juga akan melakukan hal yang sama
Ah Fahri mah udah tau detail teknisnya dan pastinya jga udah OK, cuma belagak pilon aja. Pemerintah udah telanjang diri juga tetep aja kok diminta transpran. Oposisi ngehek gitu loh emoticon-Wakaka

Kalau bermasalah nih ya, banyak anggota DPR terutama dari oposisi pasti udah ribut hak interpelasi dan sejenisnya. Ini mana ada oposisi berani keluarin statement hak interpelasi. Ketauan oposisi ngehek emoticon-Wkwkwk
Antek aseng asing pada kelojotan
Quote:


Yoi,tq gan

Apalagi freeport akan beralih eksplorasi dari tambang terbuka dipermukaan ketambang underground. butuh teknologidan alat2 lebih mahal lagi
Cuekin aja dia mah, bikin ribet emoticon-Ngakak (S)
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di