alexa-tracking

Pengembang Meikarta Tidak Akui Tagihan Piutang Dua Vendornya

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b484f3956e6af8a648b4567/pengembang-meikarta-tidak-akui-tagihan-piutang-dua-vendornya
Pengembang Meikarta Tidak Akui Tagihan Piutang Dua Vendornya
Anak usaha Lippo Group PT Mahkota Sentosa Utama tidak mengakui tagihan piutang promosi proyek Kota Baru Meikarta yang dilakukan dua vendornya, PT Relys Trans Logistics (RTL) dan PT Imperia Cipta Kreasi (ICK).

Klaim tersebut disampaikan oleh kuasa hukum PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) Sarmauli Simangungsong usai dilakukannya sidang permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang atas MSU ke-4 pada Kamis (28/6/2018).

Sarmauli mengatakan bukti-bukti tagihan yang diberikan PT Relys Trans Logistics dan PT Imperia Cipta Kreasi kepada pengadilan adalah tidak sah. Pasalnya, bukti tagihan yang diberikan, tidak ada satupun yang ditandatangani oleh pihak MSU.


“Mulai dari tagihan, purchase order, berita acara serah terima, itu semua tidak ditandatangani MSU. Cuma blank aja,” kata wanita yang bekerja di bawah naungan kantor hukum Nindyo & Associates itu kepada Tirto.

Sarmauli menambahkan bahwa nihilnya tandatangan MSU di dalam tagihan-tagihan tersebut, menandakan bahwa sebenarnya MSU dan kedua vendornya itu tidak mengadakan perjanjian kerja sama.

Untuk itu, ia menilai permohonan PKPU atas MSU oleh RTL dan ICK tidak tepat mengingat MSU tidak memiliki utang kepada mereka. Menurutnya, persoalan tagihan utang seharusnya dibawa ke gugatan perdata.

“Kami enggak pernah ada perjanjian dengan mereka. Salah satu syarat utang itu kan timbul dari perjanjian. Nah ini enggak ada. Kalau ada, seharusnya mereka [RTL dan ICK] masukkan juga dong di pengadilan,” jelas Sarmauli.

Sementara itu, kuasa hukum PT Relys Trans Logistics dan PT Imperia Cipta Kreasi Ibnu Setyo Hastomo menuturkan pihaknya akan membantah jawaban dari pihak termohon atas permohonan PKPU terhadap MSU.

“Kami akan bantah. Biasanya setelah jawaban, ada replik kemudian duplik baru pembuktian. Nah untuk kasus ini, setelah jawaban, baru pembuktian dan kesimpulan. Nanti kami jawab saat kesimpulan,” tuturnya kepada Tirto.

Untuk diketahui, RTL dan ICK melayangkan permohonan PKPU kepada MSU dengan nomor perkara 68/Pdt.Sus-PKPU/2018/PN Jkt.Pst karena dianggap tidak membayar utang kepada RTL dan ICK.

Utang yang dimaksud berkaitan dengan produksi iklan dan acara untuk mempromosikan Kota Baru Meikarta. Menurut kuasa hukum RTL dan ICK, nilai utang yang belum dibayar MSU sekitar Rp40 miliar.

Sidang permohonan PKPU atas MSU rencananya kembali dilanjutkan pada Senin (2/7/2018) dan Kamis (5/7/2018). Agenda pada sidang Senin nantinya adalah pembacaan kesimpulan. Sementara sidang pada Kamis adalah pembacaan keputusan.

https://tirto.id/pengembang-meikarta-tidak-akui-tagihan-piutang-dua-vendornya-cNah
image-url-apps
Lippo Way!



nuff said...................... emoticon-Ngacir
image-url-apps
Kalah di Pengadilan, Dua Vendor Kembali Gugat Utang Meikarta

Perusahaan periklanan menyangkal tuduhan pemalsuan dokumen dan penipuan yang dijadikan dasar MSU tak membayar utang dan melaporkan kepada Kepolisian.

Dua perusahaan, PT Relys Trans Logistics (RLT) dan PT Imperia Cipta Kreasi (ICK), kalah dalam perkara Penundaan Kewajiban Penundaan Utang (PKPU) menggugat pengembang megaproyek Meikarta, PT Mahkota Sentosa Utama (MSU). Meski kalah, dua vendor event organizer itu kembali mendaftarkan permohonan yang sama ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Permohonan PKPU itu didaftarkan kembali pada Kamis (5/7) dengan register 91/Pdt.Sus-PKPU/2018/PN Jkt.Pst. Pada hari yang sama, gugatan dua vendor periklanan ditolak lantaran perkara dianggap tak sederhana lagi sebagaimana Pasal 8 ayat 4 Undang-undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan PKPU.

Hakim Ketua Agustinus Setya Wahyu Triwiranto dalam pertimbangan sebelumnya menolak PKPU karena perkara tersebut tengah diproses hukum di Polres Metro Bekasi dan Polda Metro Jaya. MSU melaporkan perkara tersebut ke polisi dengan sangkaan pemalsuan surat, penipuan, serta pencemaran nama baik.

"Kami sudah ajukan PKPU lagi. Pokoknya jangan berpikir kami berhenti," kata kuasa hukum RTL dan ICK, Tommy Sihotang ketika dihubungi Katadata.co.id.

(Baca juga: Pengembang Meikarta Lolos dari Gugatan PKPU)

Direktur ICK Herman mengatakan tak akan menyerah menagih utang karena mengklaim berhak menerimanya. Utang tersebut dianggap bagian dari gelaran pameran promosi Meikarta selama tiga bulan. Sejak Oktober hingga Desember 2017, ICK melakukan pameran di empat lokasi, yakni Lippo Plaza Jember, Lippo Plaza Sidoarjo, Malang Town Square, serta Central Park Meikarta.

Dari pameran di empat lokasi tersebut, ICK mengklaim menggelontorkan dana sekitar Rp 20,4 miliar. Namun, MSU baru membayarkan Rp 2,468 miliar sebagai ijon dari perjanjian kerja. Sehingga, masih ada kekurangan yang ditanggung ICK sebesar Rp 17,53 miliar.

Sementara, RTL telah mengeluarkan biaya untuk promosi pada Agustus 2017 di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Cikarang, Karawang, Bandung, dan Bali sebesar 30,49 miliar. Kendati, MSU baru membayarkan Rp 13,52 miliar. Sehingga, total kekurangan pembayaran sebesar Rp 16,97 miliar.

Alasan penagihan tersebut diperkuat niatan membayar mitra vendor asal Surabaya yang diajak ICK bermitra di Jember, Sidoarjo, dan Malang. Menurut Herman, perusahaannya tak mungkin bekerja sendiri di ketiga daerah tersebut lantaran berpusat di Jakarta.

Karenanya, ICK meminta vendor lokal untuk menyediakan berbagai logistik serta tenaga kerja di sana. Akibat belum dibayar MSU, Herman menyatakan masih memiliki utang kepada vendor tersebut.

"Kalau saya boleh jujur mereka juga belum sepenuhnya lunas, kami talangi. Kami kan juga kasih DP (Down Payment) ke mereka buat jalan, tapi pelunasannya juga mandek," kata Herman di Jakarta, Jumat (6/7).

(Baca juga: Buntut Tagihan Miliaran, Meikarta Laporkan Dua Vendor ke Kepolisian)

Sangkal tuduhan pemalsuan

Herman berpandangan MSU tak punya alasan menunda membayarkan utang. Dia pun menyangkal tuduhan pemalsuan dokumen dan penipuan yang dijadikan dasar MSU tak membayar utang dan melaporkan kepada Kepolisian. Tuduhan itu sempat dialamatkan MSU melihat banyak kejanggalan dalam pembuatan Surat Perintah Kerja (SPK) dengan RTL dan ICK.

Herman mengatakan, sebenarnya sejak awal perjanjian tak pernah ada pembuatan SPK antara ICK dan MSU. Perjanjian kerja hanya berlandaskan pada dokumen persetujuan rencana anggaran biaya (cost approval) terhadap empat kegiatan promosi yang telah ditandatangani manajemen Meikarta pada Oktober 2017.

ICK baru diundang dalam pembuatan SPK oleh MSU pada akhir 2017. Herman mengatakan, pembuatan SPK diminta pihak Marketing Communication MSU dengan alasan perubahan standar operasional prosedur (SOP) untuk pembayaran tagihan.

Dalam pertemuan tersebut, Herman mengingat ada 10 vendor yang ikut diminta untuk melengkapi dokumen SPK. "Itu yang mungkin menyebabkan SPK seolah di belakang," kata Herman.

(Baca juga: Sengkarut Izin dan Pemasaran Megaproyek Meikarta)

Masing-masing vendor, lanjut Herman, diminta MSU untuk membuat draf SPK. Padahal, SPK seharusnya dibuat oleh pemberi kerja kepada para vendor.

Selain itu, Herman juga tak memegang salinan SPK yang telah ditandatangani antara ICK dan MSU. Menurut Herman, pihak MSU kerap berdalih tak mau memberikan salinan SPK lantaran untuk kepentingan internal mereka.

"Sampai sekarang tak pernah pegang SPK dan LOA. Murni dari kita report sama berita acara. Itu serah terima dengan pelaksana di lapangan. Makanya kita bingung kok barang (SPK) juga enggak pernah lihat," kata Herman.

Setelah SPK dikirimkan, sisa tagihan biaya kegiatan ICK tak juga dibayar. Menurut Herman, pihaknya berusaha melakukan komunikasi, baik melalui pihak Marketing Communication MSU maupun bersurel. Namun hal tersebut tak kunjung ditanggapi.

ICK kemudian menunjuk kuasa hukum dan melakukan somasi hingga dua kali pada April-Mei 2018. Sayangnya, upaya tersebut tak juga berhasil. Hal tersebut lah yang akhirnya membuat ICK bersama RTL melakukan gugatan PKPU hingga dua kali.

Tanggapan pengembang Meikarta

Menanggapi hal tersebut, kuasa hukum MSU Ari Yusuf Amir mempersilakan pembuktian argumen ICK di muka hukum. Ari menilai argumen ICK tak logis sehingga tak akan diterima.

Ari pun menilai gugatan PKPU yang kembali diajukan ICK dan RTL akan ditolak oleh hakim. Dia beralasan majelis hakim Pengadilan Niaga Jakarta Pusat telah memeriksa perkara ini dan menolak gugatan.

Dia berpandangan, dimasukkannya kembali gugatan PKPU dari RTL dan ICK malah akan membuat proses peradilan menjadi tidak efektif. "Menghabiskan waktu saja persidangan itu, membuat beban peradilan menumpuk perkaranya. Jadi kami sarankan supaya mereka menyadari itu," kata Ari.

Ari mengimbau agar ICK dan RTL tak membuat keruh suasana dan mencoba menjatuhkan nama Meikarta. Menurut Ari, pihaknya tak segan untuk mengusut hal tersebut ke jalur hukum.

"Jangan pernah melakukan tindak pidana itu karena itu pasti akan kami lawan dan kami proses," kata Ari.

https://m.katadata.co.id/berita/2018/07/09/kalah-di-pengadilan-dua-vendor-kembali-gugat-utang-ke-meikarta
KASKUS Ads
image-url-apps
Mekikarta tambah nyungsep nehh .. emoticon-Cape d...
image-url-apps
subkon dan vendor meikarta ada yg bs ksh kalrifikasi?

image-url-apps
hayooo.. sp yg bener sapa yg apus apus nih emoticon-Ngakak
Quote:


kalo gugatannya masalah iklan, sepertinya ini bukan sub kontraktor bangunan, ini vendor marketing pemasaran

anehnya nilainya fantastis sekali sampai 40 milyard,

sepertinya sih 2 perusahaan bodhong, ngaku2 doang mereka
image-url-apps
Jiah meikarta, belom apa2 sudah di sidang PKPU

Itu udah berapa orang yg beli propertt di sana ya ? Kasian nasibnya emoticon-Berduka (S)
dulu yang sering bikin trit ngiklan meik*** di kaskus udah dibayar belum ya
emoticon-Bingung emoticon-Bingung emoticon-Bingung
image-url-apps
Quote:

belanja iklan meikarta sampai 1,6 triliun
image-url-apps
ga jadi pindah ke meikartaemoticon-Ngakak (S)
Aku ingin ke Meikarta Pengembang Meikarta Tidak Akui Tagihan Piutang Dua Vendornya Pengembang Meikarta Tidak Akui Tagihan Piutang Dua Vendornya
image-url-apps
Lippo mah suda biasa emoticon-Cool
image-url-apps
apakah meikarta akan menjadi candi juga?


apakah meikarta akan menjadi mangkrak juga?



apakah meikarta akan menjadi kota hantu terbesar?



kita tunggu kelanjutannya
image-url-apps
Permainan karyawan kah ?
image-url-apps
blow up terus .. malah ilang konsumen nya ini
image-url-apps
bayarin utang mah gak ada propit..,
mending kasi duwit bwt impestasih ke TENCENT di mengleng sono emoticon-Cool
impestasih TENCENT - mengleng

Quote:
image-url-apps
Quote:


coba saya nanyak agan2 yang di marih, kalau budget marketing 40 milyat buat perusahaan selevel lippo dan proyek mekikrata itu gedhe / kagak?

Quote:

ntah ini 2 pt bodong ato kena kibul meikarto

masa SPK kaga punya, ya amsyong lah lo mo gmn2 bakal kalah

nilai kerjaan miliar tp gak ada SPK emoticon-Nohope

Quote:

apalagi dasarnya cm cost approval doang

btw anak2 yg diiklan maykartha skrng sudah umur brp ya? emoticon-Bingung
×