alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Perang Dagang Baru Memasuki Hari Keempat, Partai Komunis Cina Mulai Menjilat Trump
3.5 stars - based on 8 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b480e0fded770b3108b4582/perang-dagang-baru-memasuki-hari-keempat-partai-komunis-cina-mulai-menjilat-trump

Perang Dagang Baru Memasuki Hari Keempat, Partai Komunis Cina Mulai Menjilat Trump

Perang dagang AS – Tiongkok baru memasuki hari keempat, situs web Kementerian Perdagangan Tiongkok merilis sebuah artikel yang isinya selain berjanji untuk memperbaiki lingkungan bisnis dengan AS.

Bahkan, pada saat yang sama mereka secara drastis telah mengubah sikap dari sebelumnya yang bernada menantang Trump untuk berperang dagang menjadi berterima kasih kepada Trump yang bermaksud mendesak pemerintah Tiongkok melakukan reformasi secara menyeluruh.

Pada hari keempat setelah AS meresmikan kenaikan 25 % tarif impor atas komoditas Tiongkok senilai USD. 34 miliar, media resmi PKT secara inisiatif menawarkan perluasan skup impor komoditas AS agar lebih cepat dalam mencapai keseimbangan transaksi perdagangan.

Pada saat yang sama, juru bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok mengemukakan empat langkah sebagai tanggapan terhadap dampak dari perang dagang, di samping menilai dampak dari kenaikan pajak, menyesuaikan struktur impor, Kementerian Perdagangan Tiongkok juga berkomitmen untuk melindungi hak dan kepentingan yang sah dari investor AS, termasuk memperbaiki lingkungan investasi.

Liu Hong, wakil editor ‘Globe’ milik Xinhua Agency dalam artikelnya yang dirilis lewat WeChat menyebutkan bahwa 4 langkah yang dikemukakan Kementerian Perdagangan tersebut memiliki makna yang mendalam. Artikel dalam kesimpulan akhirnya mengatakan : Akibat tindakan Trump yang luar biasa itulah memberi kekuatan pendorong bagi Tiongkok untuk mempercepat langkah reformasi dan liberalisasi pasarnya. Meskipun setelah beberapa tahun berlalu, mungkin saja kita masih tetap menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Trump !

Artikel tersebut langsung tersebar luas di situs internet Tiongkok. Bahkan ketika dipublikasikan media, judulnya diubah menjadi : Tiongkok ingin mengucapkan terima kasih kepada Trump atas pemberian hadiah berupa perang dagang.

Li Hengqing, peneliti di Institut Informasi dan Strategi, Maryland ketika berwawancara dengan Epoch Times mengatakan, pada kenyataannya, Beijing tidak berkeinginan untuk berperang dagang, ini adalah sikap pelunakan yang ditunjukkan mereka, “Trump memberlakukan tarif 25% pada komoditas ekpor Tiongkok ke AS, yang berarti akan meningkatan biaya sebesar 25%, hasilnya adalah pedagang tidak membeli produk Anda, dan beralih pada membeli dari negara Asia Tenggara atau lainnya. Jadi ekspor Tiongkok akan hilang”

Li menambahkan bahwa, Xi Jinping saat bertemu Menhan AS juga telah menyatakan sikap yang sama. Xia mengatakan : “Kami tidak ingin berperang dan bertentangan dengan AS”. Baru-baru in, dalam pertemuan untuk membahas beberapa isu perdagangan dengan AS (termasuk dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Propaganda dan lainny). Xi Jinping mengatakan : “Dalam rangka konfrontasi perdagangan dengan AS, kita sebaiknya merendah”, jangan sampai konflik perdagangan mempengaruhi situasi.

Li Hengqing percaya bahwa dengan munculnya sekeranjang komentar terkait sikap dari PKT padahal perang dagang baru berjalan 4 hari, hal ini menunjukkan bahwa para pejabat Tiongkok sudah kehilangan kepercayaan diri untuk memenangkan pertempuran.

Ekonom terkenal Tiongkok, Gong Shengli juga mengatakan kepada Epoch Times bahwa dalam menghadapi perang dagang dengan AS, Beijing sesungguhnya ‘tidak memiliki kartu untuk dimainkan’.

Menurut Li Hengqing bahwa mengenai perubahan sikap PKT ini, akan mengubah tekanan dari perang dagang menjadi kekuatan untuk kemajuan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan seterusnya. Ini adalah ucapan bohong. Jika mereka memang memiliki kemampuan, memiliki tekad untuk mereformasi di bidang ekonomi, merealisasikan pasar terbuka, itu sudah semestinya mereka lakukan di waktu lampau, tidak perlu sampai AS menurunkan tekanan kepada mereka.

Li menambahkan : “Ini juga menunjukkan bahwa Beijing sedang mendapatkan tekanan ekonomi dan keuangan yang bertambah besar. Sementara itu, baru pertama kali terjadi di ‘Harian Rakyat’ Tiongkok tanggal 9 Juli bahwa tidak muncul satu kali pun nama Xi Jinping pada halaman utama media itu. Ini juga sangat tidak biasa.”

Media Hongkong ‘South China Morning Post’ pada 9 Juli juga mengungkapkan bahwa pemerintah Beijing baru-baru ini mengeluarkan ‘Petunjuk Laporan Media’ , setidaknya ada dua media resmi yang menerima instruksi dari atasan mereka untuk tidak menggunakan kata-kata yang bersifat ofensif terhadap Presiden Trump.

Li Hengqing mengatakan bahwa salah satu intepretasi menunjukkan bahwa perang dagang Tiongkok – AS dan konflik geopolitik di kawasan sekitarnya telah menyebabkan ekonomi Tiongkok terpuruk.

Interpretasi lainnya menunjukkan bahwa Tiongkok mau menyampaikan keinginan untuk berbaikan dengan AS melalui media. Otoritas Beijing tidak bermaksud untuk merebut posisi hegemoni dari Amerika Serikat. Dari sana juga dapat terlihat bahwa PKT telah merasakan akibat krisis rezim, suara yang mendukung kepemimpinan Xi Jinping telah memiliki kekuatan untuk ‘bertanding’ dalam partai. (Sin/asr)

http://m.erabaru.net/2018/07/11/pera...berubah-sikap/
Halaman 1 dari 2
Belum apa2 kok udah jiper
mana video yg buktikan china menjilat amerika ?
no video = hoax

lihat sumbernya itu dari Erabaru.net ( Epoch Times ) ,sumbernya falun dafa ( falungong)
Quote:


Kan dr situs pembual agama gan beritanya
erabaru/epochtime, medianya falungong, mana pernah tulis yg bagus tentang PKC emoticon-Big Grin
emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
sumber barokah
ada sumber yg lebih bagus ga beritany? ini menjelek2an menlen kalo bs berita dari sumber pkc macam xinhua ato drunkard biar transparan dan jujur pemberitaan.
mm..makin memanas aja emoticon-Traveller
US-China unfair trade war --> America akan menang karena:
- Market dari produk-produk America jauh lebih besar
- Konsumennya lebih kaya
- Amerika adalah global innovator
- The number don't lie. Ekspor US ke China 169,8 billion US dolar; sementara impor US dari China 478.8 bullion US dolar
- China memegang $1.18 trillion US dolar terhadap Hutang Pemerintah Federal US, artinya jika China tidak membeli produk America, maka itu justru akan merusak investasi mereka.

Fakta: Saat ini GDP Growth dari China terus mengalami trend penurunan Apalagi hutang pemerintah China sudah mencapi 25 triliun US Dolar..

Mengapa China menargetkan produk-produk pertanian dari US dengan tarif sangat tinggi?
Didasari oleh motivasi secara politik karena itu menargetkan negara bagian yang mendukung Presiden Trump (base Trump di Midwest), padahal Agriculture hanya 2% dari GDP Amerika. Jadi tidak terlalu pengaruhlah ke ekonomi Amerika secara luas. Apalagi bila alternatif market dari produk-produk US agriculture tersebut banyak..


emoticon-Angkat Beer
Diubah oleh dishfire
Xi Jinping dipecundangi Trump emoticon-Ngakak
widiihhh Trump dijilat sama palu arit emoticon-Betty
trump ga akan berani ngajak perang dagang kalau ga yakin menang

pasar saham amerika jg membaik kok,sementara cina sebaliknya
btw,yakin pelan tp pasti perang dagang ini akan menambah daftar prestasi trump selama menjabat jd presiden
Quote:


jgn ambil kesimpulan dulu, filmnya baru dimulai emoticon-Big Grin
kalo dinilai dari pasar saham, siapapun tahu seperti apa pasar saham shanghai, seperti yg terjadi tahun 2015 emoticon-Big Grin
Hadehh negara berkembang bakal kena parah Turki dan Argentina udah belum lagi Afsel..emoticon-Hammer
Quote:


dis is tru
menjilat kepala paokmu itu !!!

presiden amerika trump juga ancam perang dagang dengan indonesia
https://www.kaskus.co.id/thread/5b3e...ngan-indonesia

presiden amerika trump itu biang ribut perdagangan dunia
amerika langgar aturan WTO & ganggu perdagangan dunia
40 negara dunia udah kecam presiden amerika trump & adukan amerika ke WTO
https://www.kaskus.co.id/thread/5b3d...-protes-ke-wto
Asia bersatu lawan kebijakan kebijakan proteksionis presiden amerika trump
https://www.kaskus.co.id/thread/5b45...-amerika-trump
Eropa juga bersatu lawan kebijakan kebijakan proteksionis presiden amerika trump
https://www.kaskus.co.id/thread/5b44...-amerika-trump
ngohaha
Quote:


videonya ngga ada tapi kalo video orang chinak mainland lagi berak sembarangan ada banyak emoticon-Najis (S)





emoticon-Wkwkwk




si Drunktod ahyan langsung kejang-kejang emoticon-Ngakak (S)

ditambah ini
Uni Eropa Tolak Ajakan China Lawan Perang Dagang AS di WTO emoticon-Ngakak (S)
https://m.cnnindonesia.com/ekonomi/2...gang-as-di-wto

Drunktod Ahyan Dongok silakan kejang-kejang jangan lupa kunjungi psikiater supaya sakit jiwanya ngga makin parah emoticon-Ngakak (S)

Perang Dagang Baru Memasuki Hari Keempat, Partai Komunis Cina Mulai Menjilat Trump

emoticon-Wkwkwk

Jawabnnya simple

takut para repugee asal china balik ke rumahnya

Perang Dagang Baru Memasuki Hari Keempat, Partai Komunis Cina Mulai Menjilat Trump

maklum di mata china, amerika msh negeri idaman

emoticon-Ngakak
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di