alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ribuan Penghayat Belum Bisa Cetak KTP Baru
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b47c1dbc1d770dd228b4584/ribuan-penghayat-belum-bisa-cetak-ktp-baru

Ribuan Penghayat Belum Bisa Cetak KTP Baru

Ribuan Penghayat Belum Bisa Cetak KTP Baru

Fri, 13 Jul 2018 - 03:17 WIB

27

SOLO - Kemendagri sudah mengeluarkan kebijakan terkait penambahan kolom untuk penghayat kepercayaan di KTP dan Kartu Keluarga (KK).

Namun Dispendukcapil Surakarta belum bisa melayani pengubahan data itu. Pemkot masih menunggu petunjuk teknis. ”Kami masih menunggu teknis implementasi kebijakan itu. Saat ini sedang dimatangkan tim Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),” ungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Suwarta, Kamis (12/7).

Suwarta menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait terbitnya kebijakan itu. ”Kami juga meminta pemerintah pusat, untuk mengkomunikasikan adanya pembaruan aplikasi pembaruan data. Jadi saat kebijakan itu diterapkan di lapangan, maka aplikasi yang sudah tersedia di masing-masing daerah bisa diupgrade,” tambahnya.

Surat Edaran

Untuk diketahui Kemendagri menerbitkan edaran kepada Kepala Dispendukcapil kabupaten/kota se-Indonesia serta instansi yang mengurusi kependudukan dan catatan sipil di tingkat provinsi, untuk menerbitkan Kartu Keluarga (KK) khusus bagi para penghayat aliran kepercayaan kepada Tuhan YME.

Edaran bernomor 471.14/10666/DUKCAPIL itu juga mengakomodasi perubahan data penganut aliran kepercayaan, yang semula berisi salah satu agama yang diakui di Indonesia. Edaran itu diterbitkan guna menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 97/PUU-XIV/2016 dan Permendagri Nomor 118/2017 tentang Blangko Kartu Keluarga Register dan Akta Pencatatan Sipil.

Berdasarkan data Pemkot, tak kurang 11.680 penghayat kepercayaan yang tergabung dalam 20 kelompok tercatat sebagai warga Solo. Namun data tersebut dihimpun pada 2015 dan belum diperbarui.(H73-56)

https://www.suaramerdeka.com/smcetak...cetak-ktp-baru

Semoga aja bisa selesai masalahnya
Urutan Terlama
bukan ribuan gun, jutaanemoticon-Nyepi
semoga cepat selesai urusannya, dan penghayat kepercayaan dapat kebebasan dan keadilan emoticon-Nyepi
12 Ribu Penghayat Kepercayaaan di Solo Belum Bisa Cetak KTP Baru

Bayu Ardi Isnanto - detikNews

Ribuan Penghayat Belum Bisa Cetak KTP Baru

Foto: Ilustrasi: Mindra Purnomo

Solo - Kemendagri sudah mengeluarkan kebijakan terkait penambahan kolom untuk penghayat kepercayaan di KTP dan Kartu Keluarga (KK). Namun Dispendukcapil Surakarta belum melayani pengubahan data untuk 12 ribu penghayat kepercayaan di kota tersebut.

Kepala Dispendukcapil Surakarta, Suwarta, mengatakan saat ini pihaknya belum menerima aturan tertulis dari pemerintah pusat. Dia juga belum mengetahui teknis pengubahan data tentang kolom penghayat kepercayaan.

"Kami masih menunggu implementasinya. Sekarang masih dimatangkan oleh pusat," kata Suwarta di Balai Kota Surakarta, Kamis (12/7/2018).

Adapun kebijakan tersebut menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No 97/PUU-XIV/2016 dan Permendagri No 118/2017 tentang Blangko Kartu Keluarga Register dan Akta Pencatatan Sipil.

Dengan adanya kebijakan baru ini, Suwarta menilai perlu adanya pembaruan aplikasi karena aplikasi yang sudah ada saat ini belum menyediakan kolom khusus penghayat kepercayaan.

"Tatkala nanti diberlakukan, tentu aplikasinya harus diupgrade, baru bisa untuk mencetak," ujar dia.

Sedangkan pelayanan pencetakan KTP dan KK baru bagi penghayat kepercayaan nantinya dilakukan seperti pelayanan biasanya. Dispendukcapil akan mencetaknya berdasarkan permohonan.

Untuk diketahui, berdasarkan data Dinas Kebudayaan (Disbud) terdapat sekitar 12 ribu penghayat kepercayaan di Kota Surakarta. Mereka terbagi dalam 20 kelompok.

https://m.detik.com/news/jawatengah/...cetak-ktp-baru


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di