alexa-tracking

Tahukah Anda, Amerika Serikat Punya 800 Pangkalan Militer Di 80 Negara?

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b472da6dac13e441e8b4567/tahukah-anda-amerika-serikat-punya-800-pangkalan-militer-di-80-negara
icon-hot-thread
Tahukah Anda, Amerika Serikat Punya 800 Pangkalan Militer Di 80 Negara?
Tahukah Anda, Amerika Serikat Punya 800 Pangkalan Militer Di 80 Negara?

Amerika Serikat (AS) masih merupakan kekuatan superpower di dunia. Sekalipun Rusia dan China berusaha mengimbangi, tetapi negeri Paman Sam ini tetap merupakan yang paling adikuasa.

Untuk anda ketahui, saat ini AS punya 800 pangkalan militer resmi di 80 negara di dunia. Ini belum menghitung penempatan militer AS di keduataan atau misi-misi tertentu. Jumlahnya bisa 1000-an basis/pangkalan militer.

David Vine, penulis Base Nation: How U.S. Military Bases Overseas Harm America and the World, mencatat bahwa hanya ada 11 negara lain di dunia yang punya pangkalan militer di luar negaranya. Itupun jumlahnya, kalau semua negara itu digabung, tidak lebih dari 70 pangkalan.

Rusia, saingan terberat AS, hanya punya 26-40 pangkalan militer di sembilan Negara. Sebagian besar negara itu adalah bekas Uni Soviet, ditambah Vietnam dan Suriah. Inggris, Perancis dan Turki masing-masing punya 4 sampai 10 pangkalan. Sedangkan India, Cina, Jepang, Korea Selatan, Jerman, Italia, dan Belanda, masing-masing hanya punya 1 sampai 3 pangkalan.

Fakta-fakta itu terungkap dalam Konferensi tentang Pangkalan Militer di Universitas Baltimore, Maryland, Amerika Serikat, pada 12-14 Januari lalu. Pertemuan yang digagas oleh Coalition Against US Foreign Military Bases menghadirkan 200-an aktivis perdamaian, lingkungan dan gerakan sosial dari berbagai belahan dunia.

Menurut David Vine, lebih dari 230 ribu tentara AS ditempatkan di 800 pangkalan militer tersebut. Sebanyak 80.00 pasukan ditempatkan di Asia Timur dan Pasifik, termasuk 50 ribu tentara yang ditempatkan 109 pangkalan militer di Jepang dan 28 ribu di 89 pangkalan di Korea Selatan. Di Eropa sendiri, ada 65 ribu tentara AS, dengan 58 pangkalan di Italia dan 179 di Jerman.

Ditambah lagi, AS punya 19 kapal induk, yang merupakan bagian dari Carrier Strike Group, dengan sekitar 7500 personil, dan masing-masing kapal mengangkut sekitar 65-70 pesawat. Semua itu dikategorikan “pangkalan militer yang mengambang”.

Menurut informasi resmi dari Departemen Pertahanan (DoD) Amerika Serikat, sebanyak 40 ribu tentara AS ditempatkan di 179 pangkalan di Jerman, lebih dari 50 ribu di 109 pangkalan di Jepang, dan 28 ribu di 85 pangkalan di Korea Selatan.

Di Asia Tenggara, menurut David Vine, pangkalan militer AS ada di Thailand dan Filipina. Di Thailand, AS pernah menjadikan pangkalan militer U-Tapao untuk menggempur Vietnam dan Irak. Sedangkan di Filipina, berdasarkan sebuah artikel di www.militarytimes.com, AS dan pemerintah Filipina bersepakat mempertahankan 5 pangkalan di negara tersebut: Pangkalan Antonio Bautista (dekat provinsi Palawan), Pangkalan Basa (dekat Manila), Fort Magsaysay (dekat pulau Luzon), Pangkalan Lumbia (dekat Mindanao), dan Mactan-Benito Ebuen (dekat Cebu).

Sebagian besar pangkalan militer AS itu dibangun usai perang dunia kedua dan jelang perang dingin. Juga karena kepentingan perang yang terbaru, seperti Timur Tengah dan Afghanistan.

Menariknya, seperti diklaim oleh David Vine, kehadiran pangkalan militer AS di negara lain itu bukanlah dalam rangka kepentingan pertahanan AS, apalagi demi keamanan dunia. Sebaliknya, pangkalan militer itu menjadi penjaga kepentingan AS dan elit dunia di negara atau kawasan tersebut.

“Tidak peduli apakah mereka diundang atau tidak oleh kepentingan domestik yang rela menjadi mitra junior, tidak ada negara, tidak ada rakyat, tidak ada pemerintah yang dapat membuat kebijakan yang benar-benar melayani bangsanya, ketika tentara asing masih di tanah mereka dengan membawa kepentingan yang antagonis dengan kepentingan nasionalnya,” tulis David Vine.

http://www.berdikarionline.com/tahuk...-di-80-negara/

Amerika ngeri banget ya. Cuma amerika yang bisa kek gini, rusia aja cuma punya 40 pangkalan militer. Mengapa amerika begitu hebat, ada yang tau?
image-url-apps
Mamarika jahattt... emoticon-Betty
image-url-apps
Quote:


emoticon-Marah
KASKUS Ads
image-url-apps
Quote:

paan siih om.. emoticon-Betty
image-url-apps
Bangsa yg diberkati

indon jg punya banyak pangkalan......


pangkalan TKI tapinya. wkwkwkwkwk....
image-url-apps
Quote:


Ga tau benar apa tidak, tapi saya pernah baca kalau Amerika itu memang negara yg diberkati
image-url-apps
Quote:


Cinih oms
image-url-apps
Mauu 800 atau 1000 bodo amatlah amerika punya pangkalan ojek nggk?emoticon-Embarrassment
image-url-apps
ada si paok kejang" emoticon-Ngakak
image-url-apps
Quote:


Diberkati dong. Negara pertama yang tanpa sistem kerajaan tapi sipil yang jadi pemimpinnya. Negara pertama yang berperang melawan kolonialisme.

Lepas dari kolonialisme, perang lagi demi menghancurkan sistem perbudakan. Masuk abad 20, ikut membantu Eropa perang menghadapi psikopat-psikopat delusional yang merasa dirinya di atas manusia lainnya.

Selain itu, USA juga berani mengintervensi Timur Tengah supaya menghapus budak, akhirnya terhapuslah sudah perbudakan di timur tengah.

Tahun 60an-70an USA hampir hancur lebur karena arus kebebasan sehingga banyak muncul sekte-sekte sesat yang jumlahnya ratusan sekte tersebar di berbagai negara bagian. Tanpa basa-basi langsung Nixon hajar tuh sekte meskipun resikonya dia bisa dipenjara karena melanggar undang-undang tentang kebebasan.

Masuk tahun 90-2000 perang lagi menghadapi psikopat Irak yang menganggap dirinya reinkarnasi Raja Nebukadnezar. Akhirnya Timur Tengah kembali diselamatkan oleh USA.

USA diberkati karena tidak membela kebaikan, melainkan MEMBELA KEBENARAN!!!

Bangsa-bangsa lain berani membela kebenaran? Cuma USA yang berani membela kebenaran apapun resikonya

emoticon-Cool
image-url-apps
Berarti sudah seharusnya Indonesia bersekutu dengan Amerika daripada menlen atau arab.Amerika punya teknologi canggih mampu membuat dan mengembangkan Menlen cuma copas sementara Arab cuma cocoklogi dengan agama
image-url-apps


Quote:


Coba baca novel "city upon the hill" dalam penelitian anthropology america, individu amerika melihat dunia itu harus dari sebuah puncak bukit sebagai perjuangan individu menaklukan alam
Karena dari atas bukit mereka bisa melihat peluang apa yg bisa diraih utk kebebasan bahagia kekayaan kemenangan dan baca juga buku the nacirema bagaimana memahami nilai nilai individual
image-url-apps


Quote:


Quote:


Oh paok yg ane kuote pertama ni y?

ud biasa dia kejang2 liat berita ginian.
aslinya dia batax uxlim.

emoticon-Ngakak
image-url-apps
Quote:


resikonya menang banyak bre
image-url-apps
Quote:


Namanya koboy kalau taruhan all in. Kalah jadi bangke, menang dapet semuanya. Tapi kalau tujuannya mulia entah kenapa selalu saja ada keberuntungan.

Secara logika, penduduk koloni nggak mungkin bisa menang perang revolusi melawan kerajaan superpower dengan angkatan laut dan darat no 1 dunia. Tapi yang terjadi malah orang-orang koloni yang menang.

Secara logika, orang-orang utara yang kerjaannya megang kertas dan pulpen bakalan hancur lebur lawan orang-orang selatan yang tiap hari megang pistol dan naik kuda. Tapi kenyataannya malah orang-orang selatan yang nggak berkutik.

Secara logika, ekonomi sedang hancur lebur seharusnya konsentrasi membangun ekonomi negara sendiri. Loh kok malah menghentikan segala kegiatan bisnis dan mengalokasikan segala kegiatan untuk perang. Tapi hasilnya malah menang perang & USA jadi negara superpower sejak 45 hingga sekarang.

Secara logika, mengintervensi negara-negara teluk untuk menghapus perbudakan bakal membuat mereka bersatu melawan USA. Sebab, perbudakan dijamin oleh agama yang menjadi hukum negara. Tapi kenyatannya malah negara teluk bertekuk lutut dan menghapus perbudakan serta menolak mentah-mentah pinangan menggiurkan dari Soviet.

Dan masih banyak lagi segala tindakan USA yang jika dipikir dan dianalisis secara logika bakal menghancurkan USA itu sendiri tapi hasilnya malah bikin USA tambah kuat dan perkasa.

Bener-bener negara yang berketuhanan yang maha esa. Nggak mikir untung rugi jika bertindak atas dasar kebenaran.

emoticon-Cool
image-url-apps
Quote:


mantap analisanya emoticon-Belo

GOD bless america !emoticon-thumbsup
image-url-apps
Quote:


Quote:

Quote:

emoticon-Matabelo


image-url-apps
Quote:


In God We Trust. Analisa yang luar biasa
image-url-apps
Quote:


Maksud dari novel itu adalah menceritakan bangsa amerika ya?
image-url-apps


Quote:


Novel city upon the hill itu gambaran karakter dan nilai nilai individu amerika. Individu amerika meyakini pursuit of happiness, liberty dan freedom karena latar belakang mereka menolak penindasan ratu inggris. Buat mereka kebahagiaan itu tidak di kendalikan seorang ratu yg mengamggap dirinya paling benar ke tuhan. Mereka percaya setiap orang punya hak sama hidup dan bebas karena tuhan memberikan nyawa dan akal pikiran. Itu sebabnya mereka sebetulnya lebih spritual dan bukan agamis. Dengan spritual mereka berjuang secara pribadi utk bahagia di dunia dan salah satu caranya menaklukan bumi dan peradaban seperti teknologi budaya militer yang semuanya hasil kebebasan individual utk berinovasi. Orang yg bebas akan kreatif dan merubah peradaban dan sebaliknya orang yg hanya sekedar ego emosi benar sendiri dan agamis, tidak akan menghasilkan kebahagiaan
Itu makna city upon the hill
×