alexa-tracking

Lelang kain kiswah Kakbah milik Suryadharma Ali

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b4728fc96bde6c11b8b456f/lelang-kain-kiswah-kakbah-milik-suryadharma-ali
Lelang kain kiswah Kakbah milik Suryadharma Ali
Lelang kain kiswah Kakbah milik Suryadharma Ali
Wakil Presiden Jusuf Kalla usai memberikan kesaksian dalam sidang Peninjauan Kembali (PK) Suryadharma Ali di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Rabu (11/7/2018).
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melelang barang milik mantan Menteri Agama Suryadharma Ali yang sedang menjalani sidang Peninjauan Kembali. Barang milik Suryadharma yang dilelang itu berupa kain kiswah atau penutup Kakbah.

Lelang akan dilakukan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan pada 25 Juli 2018. Berdasarkan laman Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, selembar kain kiswah atau penutup Kakbah berwarna hitam berukuran 80X59 cm harga tawaran pertama adalah Rp22,5 juta.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menegaskan bahwa proses Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan Suryadharma Ali saat ini juga tidak bisa menghentikan proses lelang yang akan dilakukan tersebut.

"Saya kira tegas di Undang-Undang MA sangat jelas diatur pelaksanaan PK tidak menghentikan eksekusi atau pelaksaan sebuah putusan," kata Febri melalui Antaranews. "Jadi kami hanya melaksanakan putusan yang sudah berkekuatan hukum tetap."

Majelis hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jakarta memvonis Suryadharma 6 tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider 3 bulan kurungan pada 11 Januari 2016. Suryadharma dinilai terbukti melakukan tindak pidana korupsi pelaksanaan ibadah haji periode 2010-2013.

Pengadilan Tinggi Jakarta memperberat hukuman Suryadharma menjadi 10 tahun penjara, pada Juni 2016. Majelis hakim juga mencabut hak Suryadharma untuk menduduki dalam jabatan publik selama 5 tahun terhitung selesai menjalani masa hukumannya. Sedangkan hukuman berupa denda masih tetap sama, yaitu Rp300 juta subsider 3 bulan.

Suryadharma terbukti melakukan sejumlah tindak pidana korupsi yaitu menunjuk Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) selama 2010-2013 sekaligus pendamping Amirul Hajj (pemimpin rombongan haji) yang tidak kompeten seperti istrinya Wardatul Asriya, anak, menantu, ajudan, pegawai pribadi, sopir, sopir istri hingga pendukung istrinya.

Suryadharma Ali juga menunjuk sejumlah majmuah (konsorsium) penyedia perumahan di Jeddah dan Madinah sesuai dengan keinginannya sendiri. Ia juga dianggap menyalahgunakan sisa kuota haji periode 2010-2012.

Tak hanya dalam urusan haji, Suryadharma juga dianggap menggunakan Dana Operasional Menteri (DOM) senilai Rp1,821 miliar untuk kepentingan pribadi.

Suryadharma disebut memakai duit negara untuk pengobatan anak, pelesiran sekeluarga ke Australia dan Singapura, membayar pajak pribadi tahun 2011, langganan TV kabel, internet, perpanjangan STNK Mercedes Benz serta pengurusan paspor cucu.

Atas penyalahgunaan wewenangnya, mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini dianggap merugikan keuangan negara sebesar Rp27.283.090.068 dan 17.967.405 riyal Saudi.

Suryadharma saat ini dalam proses sidang PK di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pada Rabu (11/7/2018), sidang PK menghadirkan Wakil Presiden Jusuf Kalla menjadi saksi dalam kapasitasnya sebagai Wakil Presiden 2004-2009.

Kalla menjelaskan mengenai aturan penggunaan Dana Operasional Menteri (DOM) saat Suryadharma Ali menjabat sebagai Menteri Agama pada 2009-2014.

Kalla mengatakan pemerintah memang memberikan dana operasional untuk menteri dan pejabat sederajat dalam menjalankan tugasnya sejak 2006. Dana operasional itu diatur melalui Peraturan Kementerian Keuangan (PMK) yang memberikan keleluasaan untuk menggunakan dana operasional menteri.

Lelang rumah, mobil hingga batu akik

Barang sitaan KPK yang akan dilelang 25 Juli nanti bukan hanya kain kiswah milik Suryadharma. Ada 23 barang sitaan KPK yang akan dilelang seperti rumah, tanah, mobil, telepon genggang, sampai batu akik.

Selain barang milik Suryadharma, ada juga barang milik Muhamad Sanusi, Muhamad Nazaruddin, M. Akil Mohtar dan beberapa terpidana korupsi lain. "Kami mengajak semua pihak untuk mengikuti lelang tersebut. Dua puluh tiga barang lelang dapat dilihat di website KPK dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu," ucap Febri.

Lelang barang sitaan KPK merupakan upaya menutup kerugian negara dalam kasus korupsi. Selain lelang, penyelamatan uang negara diperoleh lewat denda, uang sitaan, pengembalian gratifikasi, uang pengganti, serta barang sitaan.

Total uang yang diselamatkan/dieksekusi oleh KPK sejak 2005 hingga 2016 mencapai Rp2,4 triliun.

Dalam Laporan Keuangan tahunan Komisi Pemberantasan Korupsi yang diolah Lokadata Beritagar.id, total uang pengganti mencapai Rp939,27 miliar. Dari hasil denda mencapai Rp60,63 miliar. Penjualan hasil lelang barang sitaan/rampasan TPK mencapai Rp17,33 miliar.

Adapun total uang sitaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Rp372,71 miliar. Total uang sitaan tindak pidana korupsi mencapai Rp554,57 miliar, pengembalian gratifikasi Rp37,33 miliar, serta nilai sitaan/rampasan mencapai Rp425,18 miliar.
Lelang kain kiswah Kakbah milik Suryadharma Ali


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...uryadharma-ali

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Lelang kain kiswah Kakbah milik Suryadharma Ali Chevron mundur dari pengelolaan Blok Selat Makassar

- Lelang kain kiswah Kakbah milik Suryadharma Ali Kisah Leaf dan banjir yang tak terduga di Jepang

- Lelang kain kiswah Kakbah milik Suryadharma Ali Polemik khotbah Jumat beraroma radikal di masjid negara