alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Viral 'Pria Bangkit dari Kubur' di Pontianak, Ini Faktanya
4.33 stars - based on 9 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b471fe4529a45187f8b4568/viral-pria-bangkit-dari-kubur-di-pontianak-ini-faktanya

Viral 'Pria Bangkit dari Kubur' di Pontianak, Ini Faktanya

Viral 'Pria Bangkit dari Kubur' di Pontianak, Ini Faktanya

Pontianak - Beredar kabar di media sosial mengenai seorang pria yang disebut sudah tewas bisa bangkit lagi setelah dikubur di dalam lumpur. Pria itu dikubur setelah badannya tersetrum. Seperti apa faktanya?

Dari video yang tersebar di Facebook, terlihat seorang pria bertelanjang dada tampak mengubur korban sebagian badan dengan lumpur. Dia juga melumuri korban menggunakan lumpur tersebut.

Peristiwa ini disebut terjadi di Desa Sungai Purun Kecil, Sungai Piyuh, Kalimantan Barat.

"Subhanallah....Kejadian di Pontianak. Orang kesetrum yang dikatakan sudah mati. Langsung dikubur dalam tanah yang basah, bisa hidup lagi.
Mungkinkah ini bisa jadi pelajaran salah satu cara, kalau orang kesetrum itu pertolongan pertama di kubur dalam tanah basah ya??" isi posting yang beredar seperti dilihat detikcom pada Kamis (12/7/2018).

detikcom mengkonfirmasi kejadian tersebut ke Polda Kalimantan Barat. Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono mengatakan korban yang bernama Susanto mengalami kecelakaan kerja, yakni tersetrum listrik.

"Pada saat kejadian, korban sedang melakukan pemasangan atau pengelasan kanopi di depan bengkel mobil 'Aneka Jaya' karena jarak kanopi yang dibuat terlalu dekat dengan kabel bidar utama/kabel TM (jaringan listrik) sehingga menyebabkan korban kesetrum," ujar Didi dalam pesan yang diterima detikcom.

Susanto langsung ditolong warga sekitar dan sebagian badannya dikubur menggunakan lumpur. Didi mengatakan tujuan Susanto dikubur itu untuk menghilangkan aliran listrik di dalam tubuhnya.

"Adapun pertolongan pertama yang dilakukan warga sekitar setelah kejadian tersebut adalah dengan mengubur bagian tubuh korban dengan menggunakan lumpur mulai leher sampai kaki guna menghilangkan induksi aliran listrik dalam tubuh korban (ground). Setelah itu korban langsung dibawa ke Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh, kemudian dirujuk ke RS Rubini Mempawah untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut," jelas Didi.

Penguburan itu dilakukan sebagai bentuk pertolongan pertama. Jadi, merujuk pada penjelasan Didi, Susanto masih dalam keadaan hidup ketika setengah badannya dikubur oleh warga. Penjelasan ini menepis isu bahwa Susanto tewas tersetrum lalu hidup lagi setelah dikubur dalam lumpur.

SUMBER
Halaman 1 dari 8
Alhamdulillah selamat emoticon-Shakehand2
punya ane dikubur dalem "goa" malah mati
hah? emoticon-Bingung (S)
ane kok ngerasa DEJAVU ya... emoticon-Ngacir
Like dan share agar korban bisa kembali hidup. Terima kasih, berkat like dan share teman2, korban bisa diselamatkan. Maha benar netizen dengan segala komennya. LOL.
Cuma di era Pak Jokowi ada orang mati hidup lagi emoticon-Smilie

JOKOWI 2 PERIODE
emoticon-Smilie
Kalo tubuh korban masih ada listriknya, yang ngubur pake armor apaan kok pegang korban gak kesetrum?
ternyata definisi ground dlm listrik bener2 literal ya
Cuman di endonesia yang bisa begini, negara tetangga bisa apa?


bakal jadi saingan om J nih emoticon-Leh Uga


Walah kok bisa?
bener jg sih kalo dibilang "bangkit dr kubur".
Diubah oleh leelana234
Alhamdulillah selamat... Trus yg kena gigit ular cobra gemana kabarnya bre....
bangkit dari lumpur kali yak.
emoticon-Matabelo
Kalo di pelem pelem mah yg penting CPR

Viral 'Pria Bangkit dari Kubur' di Pontianak, Ini Faktanya
Quote:


ente hebat, bisa bangkit dari dubur..

emoticon-Matabelo
pasti ditolak bidadari galau lalu balik lagi ke bumi emoticon-Marah
Berita hoax todak ada barbuk video emoticon-Cool
Hanya netizen kampang yg percaya penyembuhan kelas primitif begini emoticon-Cape d...
Bisa ngegantiin mr. J ini emoticon-Leh Uga
Halaman 1 dari 8


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di