alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Produsen Tempe Terpukul oleh Pelemahan Rupiah
4.11 stars - based on 9 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b46e561162ec2bd468b4574/produsen-tempe-terpukul-oleh-pelemahan-rupiah

Produsen Tempe Terpukul oleh Pelemahan Rupiah


Produsen Tempe Terpukul oleh Pelemahan Rupiah
Produsen tempe di Surabaya, Untung Sutopo (49) memilah kacang kedelai sebagai bahan baku pembuatan tempe di kediamannya di Jalan Tenggilis Kauman, Tenggilis Mejoyo, Surabaya, Selasa (10/7).
Foto: Republika/Dadang Kurnia
Sebagian besar kebutuhan kedelai untuk bahan baku tempe masih diimpor dari AS

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Produsen tempe menjadi salah satu pihak yang merasakan langsung dampak nilai tukar rupiah yang terus melemah hingga mencapai Rp 14.338 per dolar AS. Produsen tempe cukup terpukul dengan melejitnya nilai tukar dolar AS terhadap rupiah.

Bukan tanpa alasan. Hingga kini sebagian besar kebutuhan kacang kedelai untuk bahan baku tempe masih diimpor dari luar. Bahkan sebagain besar impor dari Amerika Serikat (AS).

Artinya, terus melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, akan membuat harga kacang kedelai terus meroket. Kenyataan itu dirasakan langsung oleh salah seorang produsen tempe di Surabaya, Untung Sutopo (49). Untung mengeluh lantaran sejak Ramadhan, harga kacang kedelai tak kunjung menurun.

"Kalau normal itu kan harganya sekitar Rp 6.500-an per kilogramnya. Lah sekarang Rp 7.800 per kilogram. Padahal setiap hari saya membutuhkan kedelai unyuk pembuatan tempe sekitar 1,5 kuintal," kata Untung saat ditemui di kediamannya di Jalan Tenggilis Kauman, Tenggilis Mejoyo, Surabaya, Selasa (10/7).

Harga kacang kedelai yang tak kunjung normal tersebut, mambuat Untung beserta istrinya, Suminten (44) harus memutar otak. Itu tak lain karena mereka tidak bisa menaikan harga jual tempe ke konsumen.

Untung mengaku, produknya bisa kalah saing di pasaran, jika memaksa menaikan harga jual tempe. "Jalan satu-satunya saya mempertahankan usaha ini ya saya kecilkan potongan tempenya. Jadi ditipiskan, ukurannya sedikit diperkecil. Nanti kalau sudah stabil lagi dikembalikan lagi," ujarnya.

Untung yang menjual tempenya dengan kisaran harga Rp 4.000 hingga Rp 4.500 per potong itu pun mengaku sering mendapat protes dari konsumen. Konsumen melayangkan protes lantaran ukuran tempe yang dijual Untung lebih kecil dari biasanya.
Namun, setelah para konsumen menyadari adanya kenaikan berbagai harga kebutuhan pokok, berangsur bisa menerima strategi yang dijalankan Untung. "Ya gimana lagi. Kalo kita tetap pertahankan ukuran potongan tempe seperti biasanya kita ga ada untungnya. Malah yang ada kita rugi nanti. Sekarang udah nggak ada konsumen yang protes, mereka sudah tahu," ujar Suminten.

Suminten pun beharap harga kacang kedelai bisa kembali normal. Ia menyadari, jika harga kacang kedelai tak kunjung normal, bisa mengancam kelangsungan usahanya.

Apalagi, kata dia, memproduksi tempe merupakan mata pencaharian satu-satunya bagi suami istri yang baru memiliki satu anak tersebut.

Produsen tempe lainnya, Poniman (51) juga mengeluhkan hal serupa. Poniman mengaku, kenaikan harga kacang kedelai sudah terjadi sejak memasuki bulan Ramadhan. Meski kenikan harganya tidak langsung dalam jumlah besar, namun terus terjadi.

"Naiknya sih enggak besar, paling Rp 50 per kilogram, atau Rp 100 per kilogramnya. Tapi kan sering, terus-terusan naiknya. Jadi ya lama kelamaan berat juga," kata Poniman.

Senada dengan Untung, Poniman pun mensiasati harga kacang kedelai yang tak kunjung turun dengan memperkecil potongan tempe yang diproduksinya. Itu tak lain karena Poniman merasa, cara tersebut menjadi jalan satu-satunya untuk bisa mempertahankan usaha yang telah dirintisnya selama bertahun-tahun.

"Ya karena kita kan tidak mungkin menailan harganya kalau tempa ini. Kalau kita naikan harganya Rp 500 saja per potongnya, itu pembeli sudah mengeluh. Nanti kita juga kalah saing," kata Poniman.

Meskipun ukuran potongannya diperkecil, Poniman memastikan, dia tetap menjaga mutu dari setiap tempe yang dijualnya. Sehingga, meskipun ada penyusutan pada setiap potongan tempe yang dijualnya, Poniman memastikan rasanya tetap enak.

Poniman pun berharap harga kacang kedelai bisa kembali normal seperti sebelumnha. Sehingga, bisa mengembalikan ukuran potongan tempe yang dijualnya ke ukuran semula. "Semoga kedelai kembali normal, cepat turun harganya, biar potongan tempenya kembali normal. Jadi konsumen gak ngeluh," ujar Poniman.


https://republika.co.id/berita/ekonomi/korporasi/18/07/10/pbmya0383-produsen-tempe-terpukul-oleh-pelemahan-rupiah

Kreatif dong pak, bapak aja yang malas, jadi pengusaha kek, jual online kek. gitu aja ngeluh, tiru nastaik dong, usaha dia lesu tetap aja dibilang baik baik aja demi memuja dan menjilat.


BAKSO MASIH 10.000/Porsi lo pak (Bakso Tikus)




Urutan Terlama
Halaman 1 dari 3
Solusinya yaa...TAWAR!!emoticon-Big Grin
Baru kemaren ane beli kouta telkomnyet
Biasanya 68rb sekarang naek jadi 70rb emoticon-Marah

Rejim kunyuj emoticon-Mad
yaudah ga usah makan tempe...!!! emoticon-Mad
kedele impor ya emoticon-Big Grin
petani dilarang tanam kedele tananhnya disuruh jual buat bikin apartemem mall sama lokalisasi


Yang goblok siapa disiniemoticon-Big Grin
Beras minyak kedele dll impor semua
Bntar lagi impor peju emoticon-DP
Diubah oleh cangkeme
Quote:


ente bener gan, mulai sekarang juga jangan nyayur pakai garam, karena garam akan naik juga, kalau ngopi atau ngeteh jangan pakai gula karena akan naik juga, jangan makan roti karena harga roti akan naik juga (telur niak, gandum naik, tepungnya juga naik)
Quote:


syukur ga suruh bikin kedelai sendiri ente emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)
Makanya ganti jadi jualan bakso emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

Harga bakso tetap walaupun dolar 20.000,- emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak


Gak ada panastaik yg gak goblok emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Quote:


yang goblok ya oposisi, kenapa mereka suka imor emoticon-Ngacir emoticon-Ngacir
Kagak apa2, ini semua salah wowo dan beye emoticon-Request
Quote:


ngaku negara kaya emoticon-Big Grin
kayu batu bisa jadi tanaman emoticon-Big Grin
tai lah emoticon-DP
Quote:


mulai jaman anak suharto pada dewasa
tembakau dipegang, cengkeh dipegang, tol dipegang, terigu dipegang
mobnas, minyak bumi, tv beriklan dll semua dipegang keluarga dan sahabat cendana
#t3mpe
nasboong gimana? mau dollar semakin meroked? emoticon-Wowcantik
Quote:


tapi kan mbah harto suka tanaman bre emoticon-Big Grin
sampe ada acara klompencapir buat para petani d tvri waktu itu emoticon-Hammer
Kalo sekarang suka ngecor jalanemoticon-Big Grin
Diubah oleh cangkeme
Quote:


ndi ndang setor gambar tempene juh emoticon-Bata (S)
mana janji presiden sekarang bisa bikin dollar 10rb

emoticon-Leh Uga

mana kaskuser yang koar2 biaya hidup stabil, pake data bps dan data crot.. crot.. lainnya

emoticon-Leh Uga
Diubah oleh tgl.12.12.12
Quote:


Dollar makin meroket itu mlh bagus utk ekonomi gan emoticon-Shakehand2

Produsen Tempe Terpukul oleh Pelemahan Rupiah
mana usahanya yg tergantung bahan impor, pada teriak.
Quote:


ya, kl soal beras memang bagus
tp bulognya kan dipegang juga
Quote:


sertifikat negara punya dia kaliemoticon-Ngakak
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di