alexa-tracking

Kementerian Sosial Kembangkan Program Desa Sejahtera Mandiri

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b46abe196bde6d7328b457c/kementerian-sosial-kembangkan-program-desa-sejahtera-mandiri
Kementerian Sosial Kembangkan Program Desa Sejahtera Mandiri
Kementerian Sosial Kembangkan Program Desa Sejahtera Mandiri

Bandung, IDN Times - Kementerian Sosial mengundang sejumlah rektor dari 22 perguruan tinggi di pelosok tanah air guna mengembangkan program Desa Sejahtera Mandiri (DSM).

"Kami akan fokus mengembangkan DSM ini pada wilayah perbatasan. Dari 41 kabupaten/kota yang memilki perbatasan, mereka akan menentukan desa mana saja, dan apa saja potensi yang bisa dikembangkan sehingga mereka bisa sejahtera," kata Menteri Sosial Idrus Marham, dalam acara Forum Rektor untuk Pengembangan Model Desa Sejahtera Mandiri di Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/7).

Menurut Idrus, perbatasan dipilih karena kawasan ini sejatinya merupakan garda depan pertahanan negara.

"Bila kawasan ini warganya sejahtera, maka ketahanan negara juga akan kokoh," kata Idrus.


1. Para rektor diminta melakukan pengkajian
Kementerian Sosial Kembangkan Program Desa Sejahtera Mandiri
Dalam pertemuan malam tadi, para rektor diminta mengkaji mana saja desa yang tersebar di perbatasan yang bisa kembangkan dengan konsep DSM.

"Apakah ada potensi keekonomian yang tinggi di desa tersebut, kesiapan sumber daya manusia yang kuat dan yang lebih penting adalah penguatan lingkungan. Ini yang akan menjadi patokan umum pengembangan desa menjadi DSM," kata Idrus.

Selain menggali potensi desa untuk dikembangkan, perguruan tinggi juga diminta menginventarisir kendala yang dihadapi desa.

"Jadi potensi desa dikembangkan dan masalahnya kita selesaikan," ujarnya.


2. DSM dikembangkan melalui KKN
Kementerian Sosial Kembangkan Program Desa Sejahtera Mandiri
Idrus mengatakan, keterlibatan perguruan tinggi dalam pengembangan DSM dilakukan di tingkat lapangan dengan jalan menerjunkan mahasiswa untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

"DSM ini sejalan dengan pinsip-prinsip tridharma perguruan tinggi. Dimana selama KKN di desa, mahasiswa bisa belajar, meneliti, sekaligus mengembangkan pengabdian kepada masyarakat," ujarnya.

Kemitraan Kementerian Sosial dengan perguruan tinggi dalam pengembangkan program DSM sudah dimulai sejak 2015. Kerja sama sudah meluas dengan 22 perguruan tinggi, dengan mengembangkan 140 DSM.

"Kini, sebanyak lebih 25% dari 140 lokasi sudah diwisuda, karena dinilai telah memenuhi kriteria yang ditetapkan dan pencapaian tujuan berdasarkan indikator tertentu," kata Idrus.

Dia berharap, akhir 2019 sudah diwisuda seluruhnya. Selanjutnya Kementerian Sosial akan lebih memfokuskan kepada wilayah perbatasan sebagai calon lokasi DSM baru berdasarkan Nawacita ketiga dalam Kabinet Kerja.

"Keberhasilan DSM ditentukan oleh kemampuan perguruan tinggi menempatkan peran utamanya sebagai pelaksana di lapangan," kata Mensos.


3. Pemerintah daerah berperan penting
Kementerian Sosial Kembangkan Program Desa Sejahtera Mandiri
Harapan juga dialamatkan kepada pemerintah daerah agar berperan lebih besar dalam bentuk replikasi DSM ke desa lainnya. Sehingga dalam kurun lima tahun mendatang, diharapkan replikasi ini akan terus berjalan dan pada gilirannya angka kemiskinan dapat diturunkan secepat mungkin.

Idrus berharap, kepala daerah menetapkan kebijakan daerah bahwa SDM menjadi bagian dari kebijakan penanganan kemiskinan di daerah, melakukan replikasi dengan dukungan APBD. “one village one product”, satu desa satu unggulan. "Gerakan kembali ke desa", itulah yang menjadi intisari DSM sebagai gerakan bersama.

Kamis pagi ini, Idrus dijadwalkan mewisuda sebanyak 8 DSM yang tersebar di empat kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat, yakni Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Cianjur dan Sukabumi.

Kesuksesan mereka tidak lepas dari inisiasi dan pembinaan oleh Sekolah Tinggi Kesejahteaan Sosial (STKS). Pembinaan DSM dilakukan STKS melalui praktikum mahasiswa (KKN Tematik) baik Praktikum III Mahasiswa Program Sarjana Terapan maupun mahasiswa Pascasarjana Spesialis I Pekerjaan Sosial. Dalam bekerja, mereka disupervisi oleh delapan orang dosen, bersama-sama masyarakat di delapan lokasi DSM.

Delapan desa yang dimaksud adalah Desa Ciburial, Margamukti, Maruyung, Cibiru Wetan, Rawabogo, Cihampelas, Sukaratu, dan Gede Pangrango.


Sumber : https://www.idntimes.comnews/indones...mpaign=network

---

Baca Juga :

- Kementerian Sosial Kembangkan Program Desa Sejahtera Mandiri Pemerintah Dorong Pendamping KUBE Mandirikan Rakyat Miskin

- Kementerian Sosial Kembangkan Program Desa Sejahtera Mandiri Kemensos Serahkan Bantuan Korban KM Sinar Bangun Rp3 Miliar

- Kementerian Sosial Kembangkan Program Desa Sejahtera Mandiri Lansia di Indonesia 23 4 Juta Jiwa Pemerintah Dorong Revisi UU