alexa-tracking

Pengamat Perbankan Nilai Perkara BLBI Tak Seharusnya Disidangkan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b45a6cd54c07a732d8b456d/pengamat-perbankan-nilai-perkara-blbi-tak-seharusnya-disidangkan
Pengamat Perbankan Nilai Perkara BLBI Tak Seharusnya Disidangkan
Pengamat perbankan dan masalah keuangan Eko Supriyanto menyatakan kasus penyelesaian permasalahan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang menyeret mantan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsjad Temenggung tidak layak dipersidangkan.

"Karena sudah menyelesaikan kewajiban MSAA untuk memberikan kepastian hukum," kata Eko di Jakarta, Rabu (27/6).

Eko mengatakan, seluruh penyelesaian persoalan BLBI dianggap tindak pidana korupsi sehingga muncul ketidakadilan. Padahal, pemerintah sudah membuat kebijakan terhadap pihak yang kooperatif mendapat insentif dan tidak dikenakan penalti.

Sebanyak lima pemegang saham perusahaan yang telah menyelesaikan kewajiban melalui MSAA di antaranya Anthony Salim (BCA), Sjamsul Nursalim (BDNI), Sudwikatmono (Bank Surya), dan Ibrahim Risyad (RSI).

Terkait BDNI, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyimpulkan Surat Keterangan Lunas (SKL) layak diberikan karena BDNI telah menyelesaikan seluruh kewajiban yang disepakati MSAA dan perubahan sesuai kesepakatan pemerintah Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2002 pada 30 November 2006.

Eko mengungkapkan, tindakan pemerintah menghadapi krisis keuangan global pada 1997 melalui prinsip "out of court settlement" dalam bentuk Perjanjian Penyelesaian Kewajiban Pemegang Saham (PKPS).

PKPS itu dengan skema "Master Settlement and Acquisition Agreement" (MSAA), "Master Refinancing and Notes Issuance Agreement" (MRNIA) dan Akte Pengakuan Utang (APU).

Era Presiden Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Megawati telah membuat kebijakan penyehatan perbankan. Sedangkan di era pemerintahan Soeharto, dibentuk Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) pada Januari 1998.

Program rekapitalisasi perbankan yang tujuannya untuk mengembalikan fungsi perbankan dilakukan ketika BJ Habibie memimpin. Selanjutnya, Gus Dur membentuk Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK) dengan Keppres 177/1999 yang memberikan pedoman kepada BPPN.

Pada 2000, disahkan UU Nomor 25/2000 tentang PROPENAS yang antara lain memberikan landasan kebijakan untuk memberikan insentif kepada para obligor yang kooperatif dan pemberian pinalti kepada obligor yang tidak kooperatif.

Sejak 2001, pemerintahan Megawati menetapkan kebijakan-kebijakan untuk melanjutkan penanganan dampak krisis ekonomi dan kondisi perbankan, terutama terkait pengambil-alihan aset obligor serta penjualan aset.

Ditetapkan TAP MPR X/2001 dan TAP MPR VI/2002 yang mengamanatkan kebijakan MSAA dan MRNIA secara konsisten dengan UU Propenas. Demikian dilansir Antara.

https://www.gatra.com/rubrik/nasiona...ya-Disidangkan

pengamat gan
image-url-apps
kalau dibongkar semua nanti malah ke blow up dong mantan presiden kitak yg pasang jebmen 😂😅

1.kasih duit pinjaman ke pengusaha

2.bunga bank dinaekin trus melonjak puluhan kali lipat sampe puluhan %

3.jelas dengan kondisi ekonomi sedemikian pengusaha ga mampu bayar,kena deh jebmen

4.situ ga sanggup bayar? perusahaan ente negara sita

5.pengusaha ngamuk ngamuk,sakit hati perusahaan yg dibangunnya dirampok negara sepihak,lom lg dipaksa lunasin bunga pinjaman yg tidak masuk akal...bayar..atau penjara menanti,ya kabur lah..sambil bawa sisa duit BLBI utk melipur lara perusahaannya dirampok negaraemoticon-Embarrassment

6.skema presiden pembenci tionghoa berhasil,si presiden berharap pribumi menjadi penguasa dibidiang ekonomi kemudian hari

7.eh rupanya msh gitu gitu aja ding....ya sudahlah mending menetap dijerman saja emoticon-Embarrassment


hint : bc buku biografi lee kwan yew,bakal tau presiden kita yg mn yg dimaksud emoticon-Embarrassment


jd apakah "buronan" blbi harus bayar uang pinjaman blbi? tergantung...

lihat valuasi pasar baik revenue dan asset perusahaannya skrg

jgn lihat valuasi saham emiten terkait saat krismon 98 dan dirampok negaraemoticon-Embarrassment



image-url-apps
Kewajiban belum beres udah dikasih surat lunas goblok Mega dan pejabat
rakyat empat turunan yang disuruh nombok rampok sipit
KASKUS Ads
Quote:


kamu cuma bicara setelah bukan sebelum yg jadi sebab utama...tuduhanmu bias gak bisa dibuktikan
image-url-apps
Quote:


benerin dulu tulisan loe belepotan gt

gw "nuduh" berdasarkan fakta

#fakta 1 ,berapa BI rate saat BLBI dikucurkan?

#fakta 2 ,berapa BI rate stlh pengusaha menerima BLBI?

emoticon-Embarrassment



mikir pake otak waras dikit..bahkan KPR dan kredit2 skrg pun ada limit maksimal bunga bank floating...bukan tiba tiba disuruh bayar bunga 20% dalam kondisi krismon emoticon-Embarrassment
image-url-apps
lihat presiden kita mana yg mengecam "buronan blbi"? kebanyakan cm diam dan bahkan gelar karpet merah tnp caci maki,krn mereka semua tau cerita yg sebenarnya emoticon-Embarrassment

tp tentu ga ada yg berani bela buronan blbi kalau tidak mau dicap penghianat negara emoticon-Embarrassment
Quote:


Gw msh kecil pas krismon. Tp kalo ngga salah inget bunga bank memang gila2an pd waktu itu. Ortu gw aja ngga mampu bayar kredit bank pd waktu itu. Kredit macet tjd dimana2. Terus pd era Gus Dur diadakan semacam pemutihan. Para nasabah yg kena kredit macet diberi keringanan asal mau melunasi hutangny ke bank.
image-url-apps
Quote:


gan bukannya bank2 penerima blbi itu banyak pinjaman buat grupnya sendiri juga, alias tangan kanan ambil dari masyarakat, dimasukkin kantong kiri, perusahaan kena krismon gak bayar utang ke bank, banknya gak ada uang buat bayar masyarakat, terpaksa pemerintah kasih blbi....drpd chaos..

Hubungannya apa sama presiden mau ambil peruaahaan2 mrk?
image-url-apps
Quote:


ya kurang lbh seperti kondisinya,byk perusahaan rapor keuangannya memerah krn fluktuasi dolar dan langganannya kolaps dan ga mampu bayar hutang,jd ya imbasnya mereka jg mengap mengap bayar kredit ke bank

Quote:


sdh saya jelaskan dengan cara menaikan bi rate (dan bunga kredit)yg tidak mngkn sanggup dibayar perusahaan saat itu

pengusaha yg ambil kredit blbi mana yg bakal tau(dan mau) kedepannya hutang yg mereka ambil bungannya bakal puluhan persen? mereka ga tau dr awal bakal dijebak seperti? uang sdh byk yg terlanjur dipake utk menyelamatkan perusahaan,langganan pada kolaps ninggalin hutang..tiba2 bunga blbi melonjak pesat berlipat2,siapa yg mampu bayar?

si warga negara jerman tau pengusaha blbi ga akan mampu bayar,lantas knp ia tetap nekat tanpa memberikan keringanan atau penundaan pembayaran? akhirnya satu persatu pengusaha berguguran dan perusahaan mereka akhirnya disita negara


image-url-apps
Quote:


nah intinya ada kerugian negara apa tidak ?
image-url-apps
Quote:


salah siapa krismon dan kegagalan menjaga nilai tukar rupiah-usd?

knp kerugian negara menjadi tanggung jawab pengusaha?

ga rela uang blbi ga dibayar? knp membuat skema pembayaran yg mustahil terwujud? salah yg bikin skema pembayaran atau yg cicil bayar?

kalau ortu anda pny usaha yg skalanya nasional,puluhan tahun dan namanya disegani,coba situ tny ortu anda,sayang ga dengan perusahaannya?

kalau disuruh pilih nama rusak+buronan+duit atau mempertahakan perusahaan yg nilainya ga sebesar duit yg dibawa kabur sekalipun,saya yakin bakal milih no.2,kecuali keadaan tidak memungkinkan

image-url-apps
Quote:


oh, jadi elu memaklumi perbuatan mereka. terus siapa yang akan menggati kerugian negara puluhan Triliun akibat para obligor yang kabur ini ?
image-url-apps
Quote:


coba aja loe diposisi mereka,apa yg loe akan lakuin?

minta ganti sama ygsetting skema pembayaran dan bunga seenaknyasehingga bikin usaha pengusaha blbi ambruk sehingga ga kebayar
×