alexa-tracking

Sentil Guru, Sri Mulyani : Tunjangan Besar, Tidak Berkualitas

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b456da61cbfaab9138b457d/sentil-guru-sri-mulyani--tunjangan-besar-tidak-berkualitas
Sentil Guru, Sri Mulyani : Tunjangan Besar, Tidak Berkualitas
Sentil Guru, Sri Mulyani : Tunjangan Besar, Tidak Berkualitas


Menteri Keuangan Sri Mulyani mengingatkan akan besarnya tunjangan untuk guru yang tidak diiringi dengan peningkatan kualitas guru. Sentilan ini diungkapkan dalam pidatonya di depan PGRI.

Sri Mulyani Indrawati mengatakan besarnya tunjangan guru dalam bentuk sertifikasi tidak mencerminkan kualitas pendidik.

“Saya dulu memulai bahwa guru harus disertifikasi, saya senang, tapi sekarang sering sertifikasi itu tidak mencerminkan apa-apa, dia mungkin hanya prosedural saja untuk bisa mendapat tunjangan,” kata Sri Mulyani di Aula Gedung Guru Indonesia, Jakarta (10/7).

Sertifikasi guru saat ini dapat dilihat hanya sebagai gambaran guru yang betul-betul profesional dan bukan menggambarkan guru yang bertanggung jawab terhadap kualitas mengajar.

Mantan direktur Bank Dunia tersebut mengajak agar guru berpikir keras bersama pemerintah mengenai kesejahteraan dan kualitas guru. Sri menjelaskan 20 persen atau Rp 444 triliun alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 digunakan untuk sektor pendidikan.

Menurut Sri, politik anggaran terus mendukung untuk naiknya anggaran pendidikan. Menurut Pada 2009 anggaran pendidikan sekitar Rp 160 trilun, pada 2013 naik menjadi Rp 332, dan pada 2017 juga naik menjadi Rp 419,8 triliun.

Menurut dia, anggaran sebesar 20 persen itu tidak hanya selalu bisa dijadikan acuan untuk terus meningkatkan gaji guru. Namun, juga harus dilihat secara keseluruhan bagaimana para guru berkomitmen untuk meningkatkan kualitas didiknya, baik dari sisi moralnya maupun keilmuannya.

“Jadi kalau 20 persen anggaran pendidikan, maka kita akan lihat pasti tiap tahun otomatis naik, padahal anggaran lain tergantung kebutuhan. Tapi saya dapat 20 persennya enggak pernah dipikirkan dari situ apa yang kami capai. Sehingga, kami khawatir tidak berfikir memgenai kualitas,” tegas Sri.

Menantang agar guru perlu memikirkan lebih keras soal desain pendidikan Indonesia.

“Karena kalau semua orang pelaku pendidikan sibuk ingin gaji dan tidak memikirikan pendidikannya, jadi siapa yang memikirkan? Desainnya mau gimana? Kalau misal dapat 20 persen ini dipakai strateginya gimana? Apakah gaji, perbaikan kualitas guru, sekolah, atau teknologi?,” tegas Sri Mulyani.

Sri meminta PGRI sebagai pilar untuk peningkatan kualitas dan penegakan integritas sebagai pilar utama.

“Integritas pendidik adalah nilai yang tidak bisa diperjualbelikan,” ujar Sri Mulyani.

setuju pisan bu .... emoticon-Traveller
image-url-apps
“Saya dulu memulai bahwa guru harus disertifikasi, saya senang, tapi sekarang sering sertifikasi itu tidak mencerminkan apa-apa, dia mungkin hanya prosedural saja untuk bisa mendapat tunjangan,” kata Sri Mulyani di Aula Gedung Guru Indonesia, Jakarta (10/7).


kemendiknas perlu membuat parameter untuk menentukan berkualitas tidaknya seorang guru.
KASKUS Ads
image-url-apps
temen sekolah w dulu goblok gak ketulungan, suka bolos dll sekarang bisa jadi guru wkwkw
image-url-apps
tunjangan besar hanya meningkatkan gaya hidup



















emoticon-Cool
PNS juga sama, sertifikasi ala2.
Karena sertifikasi yang seharusnya digunakan bagi guru untuk membeli benda yang berguna untuk meningkatkan kualitas kompetensinya, sekarang digunakan untuk.... ah sudahlah... emoticon-Ngacir
mau guru bagus ?

1. permudah pemecatan pns, jangan kayak sekarang kebanyakan syarat pns malas ongkang2 kaki gaji + tunjangan jalan terus.
2. tunjangan jangan over dosis, dki apalagi, tunjangan bejibun, kinerja begitu, apalagi guru olah raga ngajar dikit abis itu ngayap, guru agama juga sama, ga ada jam tidur.
3. kasih kerjaan tambahan buat guru biar mereka kerjanya giat, penilaian jangan cuma absen, kinerja harian juga.
4. guru pedalaman tunjangannya gedein, bukan guru dki / jabodetabek yang fasilitas gampang tunjangan gede emoticon-Blue Guy Bata (L)

ini menteri malah curhat

emoticon-Blue Guy Bata (L)
image-url-apps
sertifikasi emang gak guna kok selain bikin mereka makin hedon emoticon-Big Grin

cek saja hutangya pasti makin gede
image-url-apps
Bukan masalah gurunya.. Tp lembaga negara yg diisi PNS itu yg dibenerin...

Nyatanya... Sebagian besar PNS memang tdk berkualitas...
Ketika masuk jd PNS mrk adalah org yg berkualitas (bs lulus tes.. Tentu saja yg murni tes). Ketika sudah bekerja.. Jadi ancur kualitasnya...

Maka yg bikin rusak itu lingkungannya... Alias lembaganya...
image-url-apps
Setuju, bu
Moga aja kedepan tunjangannya bisa tepat sasaran supaya ga ada cerita kek gini lagi

Sentil Guru, Sri Mulyani : Tunjangan Besar, Tidak BerkualitasSentil Guru, Sri Mulyani : Tunjangan Besar, Tidak Berkualitas
image-url-apps
Gurunya sudah sejahtera, waktunya membenahi sistem pendidikan. Akses kepada sumber pengetahuan seperti buku, museum, paper, dsb dibuka seluas-luasnya kepada pendidik dan anak didik. Mulai dari PAUD sampai Mahasiswa Doktoral. Biaya pendidikan juga harus ditekan serendah mungkin, bukan cuma buat orang miskin, tetapi juga orang kaya.
Terakhir, harus ada insentif kepada siswa berprestasi. Bukan cuma beasiswa, tp juga jaminan hidup dan berkarya sesuai minat dan bakatnya.
Semoga pendidikan di Indonesia semakin maju.
image-url-apps
Quote:


Guru goblok akhirnya mundur siswanya .
image-url-apps
Quote:


Benar sekali skrg gaji hrs sesuai kinerja jgn yg malas2 tp bisa gaji besar . Itu merusak rasa keadilan .
image-url-apps
Bude ane 35 tahun ngajar Dari gaji 7rebu, alhamdulillah Pas pensiun jamannya guru sejahtera, Masih dapet 5 jutaan tiap Bulan uang pensiun.

Yang miris guru2 pns jaman now, gaji besar malah bawaannya belagu & suka minta cerai emoticon-Big Grin

http://www.pikiran-rakyat.com/nasional/2011/12/13/169174/sejak-ada-tunjangan-sertifikasi-perceraian-guru-meningkat
image-url-apps
Karena guru guru adalah penyumbang suara tetap si kebo dulu emoticon-Ngakak
yoi......kerja gitu aj tp gaji gede,malah honorer yg ujung tombaknya boro2 tunjangan gaji aj mencret
image-url-apps
Quote:


Ah gak juga
Karena sejak awal diterima memang dah gak becus. Semua yg tidak berkualitas peninggalan warisan orba,dulu mah deket ma go-car,auto peenes emoticon-Traveller
image-url-apps
Quote:


bener sih gan, temen ane juga ada. Suka tidur di kelas, kalo di tanya guru bingun jawabnya. Ujian nilainya jelek, tau2 sekarang jadi guru fisika. Bayangkan gan, fisika. wkwkwkw. Ya mungkin ksejahteraan guru belum merata. Gak semua bisa dapat sertifikasi, jadi orang2 yang benar2 pintar dan berkualitas gak mau jadi guru. Antara gaji dan usaha dalam mengajar masih belum mencerminkan usaha guru tersebut. Bahkan di kab. bogor aja masih ada guru yang gajinya cma 2 lembar merah doank. Bayangkan, 1 bulan ngajar. Cuma buat makan 1 minggu. Itu kalo suaminya kerja juga.
image-url-apps
Quote:


like this!!!!
×