alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Catatan untuk Pemerintah: Masjid Lingkungan Pemerintahan Harus Diperhatikan
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b445712dac13edd758b4567/catatan-untuk-pemerintah-masjid-lingkungan-pemerintahan-harus-diperhatikan

Catatan untuk Pemerintah: Masjid Lingkungan Pemerintahan Harus Diperhatikan

Catatan untuk Pemerintah: Masjid Lingkungan Pemerintahan Harus Diperhatikan
Ilustrasi Radikalisme


Jakarta – Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) membuat peta radikalisme berdasarkan masjid – masjid Lingkungan Pemerintahan. Hal ini dipaparkan studi infiltrasi paham radikal terhadap 100 masjid di Kementerian, Lembaga, dan BUMN yang dipublikasikan Minggu (8/7).

Dari hasil survei menunjukkan bahwa 66 persen Masjid Kementerian moderat, sedangkan 34 persen radikal. Lalu Masjid Lembaga 71 persennya moderat dan 29 persen radikal.


Sedangkan untuk Masjid BUMN berbanding terbalik. 43 persennya moderat dan 57 persennya radikal.
Adapun indikasi konten radikal tersebut, dibagi lagi dalam tiga kategori, yakni kategori Rendah, Sedang dan Tinggi.


Untuk Level Radikalisme Berdasarkan Jenis Masjid, di BUMN lebih banyak yang berkategori sedang. Sementara masjid di Kementerian banyak yang berkategori rendah. Dan di masjid lembaga banyak yang berkategori tinggi.


Untuk Kategori Rendah, secara umum cukup moderat namun tetap berpotensi radikal. Ia menjelaskan Rendah itu misalnya dalam konteks intoleransi, khatib tidak setuju tindakan intoleran, tetapi memaklumi jika terjadi intoleransi.


Sedangkan untuk Kategori Sedang, lanjut Agus, berarti tingkat radikalismenya cenderung tinggi. Ia lalu menggambarkan dalam konteks intoleransi, khatib setuju tapi tidak sampai memprovokasi jamaah untuk bertindak intoleran.


Selanjutnya untuk kategori Tinggi, ini adalah level tertinggi di mana khatib bukan sekadar setuju, tetapi sampai memprovokasi agar melakukan tindakan intoleran.


Survei dilakukan pada 29 September sampai dengan Oktober 2017 lalu. Adapun data yang dikumpulkan berasal dari rekaman Khutbah Jumat di 100 Masjid lingkungan pemerintahan. Termasuk juga dari buletin, brosurm kalenderm hingga majalah dinding.


Selain menggunakan metode rekanam audio dan video, pengambilan gambar juga menjadi metode pengumpulan data survei.


Dari situ, P3M mengatakan bahwa setiap minggunya rata-rata 90 persen rekaman audio dan 68 persen rekaman video terkumpul. Adapun video ini hanya untuk memvalidasi audio.


Namun tidak semua masjid bersedia menyerahkan rekaman khutbahnya. Dari survei, alasan mengapa masjid tidak ingin menyerahkan rekaman adalah karena alasan keamanan atau dicurigai dan posisinya tidak memungkinkan. Adapun alasan lain adalah karena dianggap terlalu mencolok dan alat rekam tidak memadai.


Ormas Moderat Harus Sering Dakwah di Masjid Lingkungan Pemerintahan

Temuan ini, diakui P3M, lebih bersifat indikatif ketimbang konklusif. Karena itu dalam kesimpulan disebutkan bahwa perlu pendalaman terhadap temuan-temuan ini. Masjid- masjid lingkungan pemerintahan harus diperhatikan.

Dari sini, P3M lantas memberi masukan pada pemerintah agar lebih peduli terhadap masjid-masjid yang membawa simbol negara. Agar gejala radikalisme masjid di Kementerian, Lembaga, dan BUMN bisa dikurangi atau dicegah.

P3M juga berharap agar DMI melakukan pendalaman lebih jauh terhadap temuan mereka. Sehingga bisa mengambil tindakan-tindakan dan langkah seperlunya.

Mereka pun mengajak ormas-ormas moderat agar lebih aktif berdakwah di masjid pemerintah agar da’wal bil hikmah wal mau’idhatil hasanah lebih memenuhi ruang publik ketimbang sebaliknya.

Terakhir, dalam kolom rekomendasi, mereka mengajak masyarakat khususnya umat Islam, agar jika ada indikasi radikalisme segera melaporkan kepada pihak-pihak terkait agar bisa diambil tindakan pencegahan secepatnya.


Sumber
Urutan Terlama
harus dibersihkan mungkin begitu maksudnya emoticon-Entahlah
Buat apa diperhatikan isinya ga dibersihkan?
emoticon-Bingung
Sudah terlalu banyak benalu di Indonesia
emoticon-Najis
Harap diperhatikan jga

Temen gw bertandang jumat kesono, sepatunya ilang

Katanya tempat suc1, masak alas kaki aja bisa raib ? Apakah merupakan cerminan kelakuannya ?
Quote:


itu karena ada sebagian umat yang mengamalkan ajaran, "tinggalkanlah yang buruk, ambillah yang baik/bagus" emoticon-Hammer (S)
yang gawe di pemerintahan aja banyak yang anti NKRI emoticon-Marah

Susah. Serba salah. ProkontoInya:
1. Dipantau
2. Verified
3. Diciduk
4. Fansnya berontak
5. Partai taik mengambil peluang
6. Isu ulama dizolimi digoreng
7. Jokowi salah
8. Dilepasin biar ga huru hara
9. Jokowi salah
10. Stock sabun ama pacul
11. Ambil SIM Bangke
12. Belajar nyetir ambulan
13. Mandi sendiri, nyetir ambulan sendiri, macul kuburan sendiri
14. Jokowi salah


Belom lagi ane lupa udah nyebutin apa belom kalo ujung2nya pasti teriak2 salah jokowi? emoticon-Marah

Pokonya ujung2nya #2019gantiPresiden

Mau diganti ama orang gila kek, kake sugiono kek, pelakor kek, dukun beranak kek, thanos kek. Pokonya ganti gw ga mau tau emoticon-Marah

Tadi udah gw bilang belom kalo salah jokowi? emoticon-Marah



































Catatan untuk Pemerintah: Masjid Lingkungan Pemerintahan Harus Diperhatikan
Diubah oleh ichachi


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di