alexa-tracking

TGP: Tak Ada Kaitannya Diperiksa KPK dgn Dukung Jokowi 2 Periode

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b43ef94162ec2f7498b456b/tgp-tak-ada-kaitannya-diperiksa-kpk-dgn-dukung-jokowi-2-periode
TGP: Tak Ada Kaitannya Diperiksa KPK dgn Dukung Jokowi 2 Periode
TGP: Tak Ada Kaitannya Diperiksa KPK dengan Dukung Jokowi Dua Periode
 Jumat, 6 Juli 2018 19:55:21 WIB


TGP: Tak Ada Kaitannya Diperiksa KPK dgn Dukung Jokowi 2 Periode
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajeng (TGB) Zainul Majdi. Foto: www.ntbprov.go.id

Kriminologi.id - Tak lama usai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi menyatakan mendukung Joko Widodo atau Jokowi menjabat kembali sebagai presiden alias dua periode.
Ia pun kembali menegaskan pernyataan dukungannya itu tak terkait pemeriksaan KPK soal penjualan saham PT Newmont Nusa Tenggara.

Ketua KPK: Tuan Guru Bajang Diperiksa Terkait Kasus Lama

"Tidak ada sangkut pautnya keputusan saya mendukung pemerintahan saat ini untuk periode selanjutnya dengan persoalan eksternal, baik itu terkait dengan KPK, Demokrat maupun masalah lainnya," kata TGB sapaan akrab Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi, di Mataram, Jumat, 6 Juli 2018.

Dukungan kepada Jokowi, ia memastikan, murni sebagai keputusan pribadi dan tanggung jawab sebagai anak bangsa.
"Saya telah mengamati situasi perpolitikan nasional selama empat tahun belakang ini. Dalam pandangan saya, gesekan dan polarisasi umat dengan menggunakan sentimen agama semakin mengkhawatirkan," katanya.


Karena itu, menurutnya, dalam dunia politik sentimen agama tidak boleh dilakukan, sentimen agama tersebut bisa dimanfaatkan untuk kemanfaatan umat. Gubernur NTB dua periode ini juga menyatakan belum pernah berkomunikasi dengan Partai Demokrat terkait pernyataannya tersebut, termasuk dengan Dewan Muttasyar Nandlatul Wathan (NW).


Karenanya, ia kembali menegaskan bila keputusannya mendukung Jokowi dua periode sebagai pernyataan pribadi dan tidak terkait dengan sejumlah persoalan lain. "Itu pernyataan pribadi dan tidak ada sangkut paut dengan yang lain," tegasnya.


Sebelumnya, KPK juga telah meminta keterangan dan klarifikasi terhadap Gubernur NTB Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi di Mapolda NTB.


"Iya benar terjadi klarifikasi dan pemeriksaan dalam rangka pengumpulan bahan dan keterangan," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di gedung KPK, Jakarta, Rabu, 30 Mei 2018.


Namun, Syarif belum bisa menjelaskan lebih lanjut terkait kasus apa pihaknya meminta klarifikasi terhadap Zainul Majdi.
"Iya karena ini masih dalam tahapan klarifikasi dan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket), kami belum bisa menjelaskan," tuturnya.


Syarif hanya mencontohkan salah satu kasus itu bisa bermula dari pengaduan masyarakat dan bisa dilanjutkan ke tahap penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan.


"Dalam rangka ketika mendapatkan informasi biasanya kami lakukan klarifikasi, klarifikasi pertama yang kami lakukan. Misalnya, A dilaporkan ke KPK, tim dari pengaduan masyarakat akan pergi menemui orang-orang yang berhubungan dengan si pelapor, terlapor, dan orang-orang yang sekiranya mengetahui peristiwa itu untuk dimintai klarifikasi," ujarnya.


Sementara Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Amin juga sudah dimintakan keterangan KPK, Selasa, 3 Juli 2018. "Tidak akan saya bisa jelaskan, tidak akan saya jawab," katanya.


Saat dikonfirmasi apakah dirinya dikonfirmasi soal persoalan divestasi terkait PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) kini PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PT AMNT), Amin pun enggan memberikan penjelasan lebih lanjut.
"Tidak ada kewajiban saya jelaskan, tanya penyidiknya," ujarnya.


Ia pun menegaskan bersama Gubernur NTB Tuan Guru Bajang Muham

mad Zainul Majdi tidak terlibat dalam kasus apa pun.

"Tidak ada, saya tidak terlibat kasus apapun, tidak terlibat apa-apa. Ini kan belum jadi kasus. Pokoknya Wakil tidak ada, Gubernur NTB juga tidak ada," ucap Amin.


Sebelumnya, Amin di Mataram, Senin, 2 Juli malam menjelaskan akan diperiksa KPK pada Selasa siang. Pemeriksaan tersebut, terkait penjualan saham eks PT Newmont Nusa Tenggara (PT NNT) kini PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PT AMNT).
"Hanya untuk klarifikasi saja, sebagai warga negara yang baik dan taat hukum," ujarnya.


Dikatakan Amin, sepanjang pengetahuannya persoalan divestasi saham wajib dilakukan karena bagian dari kontrak karya (KK) yang ditandatangani oleh Presiden dengan PT Newmont Nusa Tenggara pada tahun 1986. Di mana sebagian sahamnya harus dimiliki nasional.


"Ini kan harus dikuasai secara nasional sebanyak 51 persen dan dibenarkan oleh UU. Itulah sebabnya terjadi penjualan saham ke nasional," jelasnya.


KPK pun belum menginformasikan lebih lanjut terkait kedatangan Wagub NTB tersebut.

https://kriminologi.id/hard-news/korupsi/tgp-tak-ada-kaitannya-diperiksa-kpk-dengan-dukung-jokowi-dua-periode


KPK Duga Ada Korupsi Divestasi Saham Newmont
Kamis, 05/07/2018 23:29 WIB

TGP: Tak Ada Kaitannya Diperiksa KPK dgn Dukung Jokowi 2 Periode

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan

Jakarta - Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan tak membantah jika pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan korupsi ‎divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT).

Dalam proses ini lembaga antikorupsi sedang mengumpulkan informasi dan bukti untuk meningkatkan dugaan rasuah itu ke tahap penyidikan. "Iya lidik (penyelidikan)," kata Basaria saat dikonfirmasi, Kamis (5/7/2018).

Namun, Basaria sejauh ini belum mau mengungkapnya secara gamblang. Pun saat disinggung soal penyelidikan yang dilakukan KPK terkait divestasi saham PT Newmontyang dibeli oleh PT Medco Energi Internasional Tbk (Medco Energi).

"Itu dalam tingkat lidik (penyelidikan). Kami enggak boleh (kasih) info itu. Engga boleh nanti. Setelah dia (penyelidikan) naik ke tingkat penyidikan baru kita infokan," imbuh Basaria.

Dalam proses penyelidikan terkait  divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) yang kini berubah nama menjadi PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) ini, ‎lembaga antirasuah saat ini sedang mengumpulkan bukti dan keterangan sejumlah pihak.

Tak menutup kemungkinan KPK memanggil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) untuk dimintai keterangannya dalam penyelidikan ini.

"Bisa saja namanya lidik (penyelidikan) siapa saja bisa (diminta keterangannya). Lidik itu sangat terbuka sekali. Siapa saja bisa memberikan informasi untuk mendukung itu (penyelidikan)," tandas Basaria.

Sebelumnya, KPK telah memanggil Wakil Gubernur NTB Muhammad Amin untuk dimintai keterangannya pada Selasa (3/7/2018) lalu. KPK sendiri sebelumnya telah meminta keterangan TGB saat KPK melakukan proses pengumpulan bahan dan keterangan 
http://www.jurnas.com/artikel/37247/...aham-Newmont-/



Quote:


----------------------------

TGB betul bahwa tak ada kaitannya antara dukungan politiknya untuk Jokowi 2 periode. dengan kasus KPK yang sedang dihadapinya.

Oleh sebab itu, pihak KPK diharapkan meneruskan proses hukum penyidikan kemungkinan keterlibatan Gubernur NTB itu dalam skandal disinvestasi saham Newmont NTB yang diduga KPK sendiri ada unsur-unsur korupsi di kasus itu.


emoticon-Wow
image-url-apps
TGP? Sumurnya typo ya? emoticon-Big Grin

Anyway kalo ga ada kaitannya dan bener yakin ngerasa ga bersalah ya kudu berani diusut KPK sampe tuntas, tapi gimanapun jg mau bener korupsi ato bersih tetep aja makar Allah karena berani membelot dari koalisi umat emoticon-Mad

TGP: Tak Ada Kaitannya Diperiksa KPK dgn Dukung Jokowi 2 Periode

TGP: Tak Ada Kaitannya Diperiksa KPK dgn Dukung Jokowi 2 Periode
image-url-apps
looh.. kok ga ada yg bilang2 soal kriminalisasi ulama ya?

Oh iya... mungkin TGB udah dicoret dari daftar ulama.. emoticon-Big Grin
KASKUS Ads
image-url-apps
sentiment agama emang bahaya kalau diteruskan.
image-url-apps
Quote:


ada kok gan pas awal
cuman sekarang media gak boleh beritain lagi
alesannya ane gak tau
cem yang meroket tapi gak boleh diberitain
image-url-apps
TGB dukung jokowi itu sikap pribadi, ngak masalah, sah-sah saja. Biasa saja.
image-url-apps
Golkar berbalik dukung Jokowi ketika Setnov terpasung kasus Papa Minta Saham

PPP berbalik dukung Jokowi ketika partainya disandera Menkumham

Hary Tanoe berbalik dukung Jokowi ketika diancam dengan kasus SMS


kekuasaan dijadikan alat utk ngancem lawan politik.. emoticon-Leh Uga
Quote:


dukung jokowi bukan berarti aman koq
liat aja kader2 pdip terseret semua emoticon-Wkwkwk

intinya mau diperiksa kpk ato tidak
klo hati nurani TGB terketuk mendukung jokowi
ya terjadilah

lucu amat logika nasbungtaik, yang berpikiran klo ikut jokowi aman dari KPK emoticon-Wkwkwk
image-url-apps
yang boneng...
mandalika itu obsesi TGB. Kalo presiden berikutnya bukan jokowi dijamin mandek lagi itu kawasan.
hai kaum keset, sadarlah kalian diperalatan potitikus busuk demi obsesi kelompok mereka sebelum kalian akan merasakan pahitnya dilepeh saat mereka sukses. seperti jakarta tuh lihat
image-url-apps
Quote:


ngeri nih the power of plonga-plongo nya

Quote:


oh iya, mandalika yang ada di vlog nya jokowi tuh ya. ada tgb juga di vlog nya
image-url-apps
banyak yang keciduk juga cem papa abis dukung jowoki emoticon-Marah

nasbungtod logic emoticon-Marah