alexa-tracking

Sejarah desa Cikaduwetan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b43dab6ded77077778b4570/sejarah-desa-cikaduwetan
Sejarah desa Cikaduwetan

SEJARAH DESA


Desa Cikaduwetan berdiri sejak tahun 1854 s.d 1861 yang dipimpin oleh seorang kuwu ( istilah yang berlaku ) saat itu yang bernama Bapak Gorowok, konon kabarnya nama tersebut berasal dari kebiasaan Bapak Kuwu ketika member perintah dengan cara mengeluarkan kata – kata yang bernada tinggi ( istilah dalam basa sunda gogorowokan. Kemudian kepemimpinan bapak gorowok hanya berlangsung selama 7 tahun, karena Undang-Undang tentang masa kerja kepala desa belum diatur dengan jelas kemudian digantikan oleh seorang Kuwu yang bernama Buyut Galuh yang diambil dari salah satu tempat pemakaman umum bernama galuh yang memimpin selama 17 tahun yaitu dari tahun 1862 s.d 1876, dan dilanjutkan oleh Bapak Rakiban dari tahun 1877 s.d 1979 dimana Kepala Desa tersebut paling sedikit masa kerjanya, kemudian setelah itu dilanjutkan oleh Kuwu berikutnya yang bernama Bapak Canggadiprana dari tahun 1880 s.d 1904 kurang lebih selama 24 tahun beliau menjadi kuwu di Desa Cikaduwetan, yang mungkin dari sejumlah Kuwu beliaulah yang paling lama. Setelah beliu berhenti digantikan oleh Bapak Singajaya dari tahun 1905 s.d 1919 selama 14 tahun. Kemudian digantikan oleh berikutnya yang bernama Natadiraksa yang dimulai dari tahu 1920 s.d 1924 selama 4 tahun menjadi kuwu di Desa Cikaduwetan, setelah Bapak Natadiraksa dilanjutkan oleh Bapak Kertaprana dari tahun 1925 s.d tahun 1945 selama 20 tahun menjadi kuwu, setelah selama 20 tahun beliau selesai melaksanakan tugasnya dilanjutkan oleh Bapak Astawisastra dari tahun 1946 s.d 1956 kurang lebih selama 10 menjadi kuwu, kemudian kuwu berikutnya bernama S. Mantawisastra dari tahun 1957 s.d 1980 kurang lebih 23 tahun, dan dengan perkembangan kepemimpinan Bapak S. Mantawisastra sedikitnya banyak membawa perubahan tentang Desa Cikaduwetan, baik dari segi pembangunan maupun bidang lainnya. Salah satu karya beliau yang masih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Desa Cikaduwetan antara lain jalan desa / prapatan dari yang sebelumnya hanya lebar 1 meter kemudian dengan kebijakannya sekarang menjadi 2,5 meter disamping karya-karyanya seperti Bendungan Situ Cilihir, Dam Cinambo, Dam Leuwikuda yang berfungsi sebagai pengatur irigasi atau saluran air untuk sawah.

Selanjutnya dengan adanya peraturan yang membatasi masa kerja kepala desa diatur Undang-undang Nomor 5 Tahun 1979 tentang Pemerintah Desa, yang mengatur masa kerja kepala desa harus 8 tahun, untuk itu setelah Bapak S. Mantawisastra berakhir pada tahun 1980 dibuka pencalonan kepala desa yang baru, dan terpilihlah Bapak Dasuki pada tahun 1981 s.d 1990 selama 9 tahun memimpin dan melanjutkan pembangunan anta lain pembangunan Mesjid pada tahun 1985, kemudian dilanjutkan oleh Bapak Syahlan Permana pada tahun 1991 s.d 1999 selama 8 tahun, setelah masa kerja Bapak Syahlan Permana selesai kemudian dilanjutkan oleh Bapak H. Djodjo Hernawan dari tahun 2000 s.d 2014 selama 14 tahun beliau 2 periode memimpin Desa Cikaduwetan, kehadiran Bapak H. Djodjo Hernawan membawa perubahan yang sangat signifikan baik dibidang pemerintahan, bidang pembangunan maupun dibidang kemasyarakatan.

Sebagai bukti perubahan yang dilakukan oleh Bapak H. Djodjo Hernawan antara lain :
a. Pembangunan Balai Desa yang repsentatif
b. Mesjid yang megah dan repsentatif
c. Menjadi Desa sadar Hukum Tingkat Nasional
d. Menjadi Juara Lomba Kinerja Pembangunan Tingkat Nasional tahun 2002
e. Menjadi Juara Lomba Kinerja Pembangunan Tingkat Kabupaten Kuningan yang kedua kalinya. Tahun 2002 dan 2005.
f. Juara Desa terbersih Tingkat Kabupaten Kuningan tahun 2009 / 2010.
g. Memiliki 3 lokasi Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) ditiap-tiap Dusun
h. Memiliki petugas khusus pengangkut sampah ditiap-tiap Dusun.
i. Dan prestasi lainnya.

Kemudian setelah itu dilanjutkan oleh seorang Penjabat Kepala Desa karena waktu itu belum adanya pemilihan kepala desa, Penjabat Kepala Desa Cikaduwetan diambil dari Perangkat Desa yaitu Kaur Ekbang yang bernama Bapak Wawan Hermanto pada Bulan April s.d Oktober tahun 2014, selanjutnya karena adanya peraturan tentang Pjs Kepala Desa harus dari Pegawai Negeri Sipil maka untuk selanjutnya 6 bulan ke-2 Penjabat Kepala Desa diangkat dari stap kecamatan yang bernama Bapak Dedi Lukanda, S. Sos jabatan sehari-hari Kasi Pemerintahan kecamatan dari bulan Nopember 2014 s/d Bulan Desember 2015.
Kemudian selanjutnya diadakan Pemilihan Kepala Desa Cikaduwetan yang dilaksanakan pada Tanggal 8 Nopember 2015, dan menghasilkan Kepala Desa terpilih yang bernama Bapa Riki Yakub, S. Pd dan dilantik pada Tanggal 28 Desember 2015.

Adapun Desa Cikaduwetan secara umum terletak pada ketinggian 600 meter diatas permukaan laut, dan dibatasi oleh :

Sebelah Utara : Desa Benda Kecamatan Luragung
Sebelah Timur ; Desa Cileuya Kecamatan Cimahi
Sebelah Barat : Desa Luragunglandeuh Kecamatan Luragung
Sebelah Selatan : Desa Andamui Kecamatan Ciwaru

Demikianlah sejarah singkat tentang Desa Cikaduwetan, kami mohon maaf dan menjadi maklum karena keterbatasan narasumber yang dapat memberikan imformasi secara detil, dan mudah-mudahan member manfaat bagi yang berkepentingan.

Cikaduwetan, 10 Januari 2015
KEPALA DESA CIKADUWETAN
×