alexa-tracking

Waduh, Piala Dunia 2018 Jadi Peluang Terakhir bagi Skuat Belgia?

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b433575dbd7708f318b4590/waduh-piala-dunia-2018-jadi-peluang-terakhir-bagi-skuat-belgia
Waduh, Piala Dunia 2018 Jadi Peluang Terakhir bagi Skuat Belgia?
Waduh, Piala Dunia 2018 Jadi Peluang Terakhir bagi Skuat Belgia?

Kesempatan mungkin tak datang dua kali. Frasa itu nampaknya cocok disematkan kepada skuat Belgia. Sebab, langkah mereka menorehkan sejarah baru di Piala Dunia semakin dekat. Skuat The Red Devils sudah memijakkan kakinya di babak semifinal Piala Dunia 2018.

Hasil itu memang baru menyamai sejarah terbaik yang pernah diraih Belgia pada PD 1986. Namun, Eden Hazard dkk memiliki kesempatan langka membuat sejarah baru yang kini tengah dirasakannya, beserta skuat generasi emas itu. Tentunya, ini harus dimanfaatkan mereka dengan baik.


1. Label generasi emas jadi tekanan kepada pemain Belgia
Waduh, Piala Dunia 2018 Jadi Peluang Terakhir bagi Skuat Belgia?
Kenapa demikian? Pertama, akan sulit kembali mendapatkan kans sebesar ini. Sebab, baru kali ini mereka mampu menunjukan kualitas terbaiknya di panggung internasional. Biasanya, label generasi emas terus membebani mereka dan meruntuhkan mental.

Lihat saja kegagalan yang diraih di Piala Dunia Brasil 2014 dan Euro 2016 adalah buktinya. Belgia menyapu bersih tiga partai di fase grup Piala Dunia 2014. Mereka lantas menang susah payah atas Amerika Serikat di babak 16 besar dan disingkirkan Argentina di perempat final.

Berselang dua tahun, Belgia kembali favorit di Euro Prancis 2016. Langkah mereka tak stabil. Kalah dari Italia di laga pembuka grup, mereka lolos ke fase gugur berkat dua kemenangan berikutnya.

Belgia lantas menghancurkan Hungaria 4-0 di fase 16 besar lalu kalah 1-3 oleh Gareth Bale cs di delapan besar.


2. Usia pemain Belgia terus bertambah
Waduh, Piala Dunia 2018 Jadi Peluang Terakhir bagi Skuat Belgia?
Kedua, para pemain Belgia sekarang belum tentu akan menunjukkan performa yang sama empat tahun lagi. Apalagi, faktor usia akan menjadi sesuatu yang tak mungkin terelakkan dari skuat Roberto Martinez saat ini.

Dari personel Belgia yang hilir mudik di tim utama, hanya Romelu Lukaku dan Yannick Carrasco yang usianya masih berkepala dua saat Piala Dunia Qatar 2022 digelar. Sisanya, sembilan pemain lain sudah berkepala tiga dan belum tentu bisa kembali berseragam Belgia.

Memang, jika dihitung empat tahun ke depan, Vincent Kompany sudah berusia 36 tahun. Begitu pula dengan duo bek lainnya, Jan Vertonghen (35), dan Thomas Vermaelen (36). Selebihnya, pemain tengah macam Kevin De Bruyne (30), Hazard (31), Dries Mertens (35). Nampaknya itu bukan usia produktif lagi.


3. Tak ada garansi bagi Belgia ulangi prestasi serupa
Waduh, Piala Dunia 2018 Jadi Peluang Terakhir bagi Skuat Belgia?
Belgia memang masih berpotensi memproduksi pemain bertalenta tinggi untuk kembali meraih prestasi di ajang lain. Pasalnya, Rode Duivels masih menjalankan misi jangka panjang yang diberi nama Project 2000. Proyek berkesinambungan ini tentu akan melahirkan generasi emas Belgia berikutnya.

Kendati demikian, apakah munculnya pemain hebat lain bisa menggaransi prestasi tinggi atau setidaknya menyamai generasi emas ini? Belum tentu. Wajar jika turnamen kali ini dianggap peluang terakhir generasi emas Belgia buat mengukir tinta emas di level internasional.


Sumber : https://www.idntimes.comsport/soccer...mpaign=network

---

Baca Juga :

- Waduh, Piala Dunia 2018 Jadi Peluang Terakhir bagi Skuat Belgia? Jago Bola Mati Ini 3 Keunggulan Inggris yang Harus Diwaspadai Kroasia

- Waduh, Piala Dunia 2018 Jadi Peluang Terakhir bagi Skuat Belgia? Liburan ke Rusia Ini 5 Kata Penting yang Bisa Bantu Berkomunikasi

- Waduh, Piala Dunia 2018 Jadi Peluang Terakhir bagi Skuat Belgia? Ayah Ozil Lebih Baik Mesut Mundur dari Timnas

×