alexa-tracking

Antisipasi Bandit Jalanan Jelang Asian Games

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b42dc0232e2e6fd1b8b4585/antisipasi-bandit-jalanan-jelang-asian-games
Antisipasi Bandit Jalanan Jelang Asian Games
Antisipasi Bandit Jalanan Jelang Asian Games

Jakarta: Kepolisian meyakinkan kejahatan jalanan seperti jambret dan begal yang terjadi di Ibu Kota tidak akan mengganggu perhelatan Asian Games pada Agustus mendatang. Pelaku akan ditindak tegas untuk memberi efek jera.


'(Jambret) itu kan street crime biasa. Sekarang ini prioritas pengamanan dilakukan agar Asian Games tidak terganggu,' kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Minggu, 8 Juli 2018.


Aksi kejahatan macam ini sudah diantisipasi. Untuk menekan potensi kejahatan jalanan itu, Polda Metro Jaya menggelar Operasi Cipta Kondisi.


Sebelumnya, Wakapolri Komjen Syafruddin mengingatkan pimpinan di satuan wilayah untuk bisa segera memberhentikan kasus tersebut. Kalau tidak, sanksi pencopotan akan diterapkan.


'Masalah street crime harus diselesaikan dan itu gampang menyelesaikannya, tidak seperti teroris. Tinggal seluruh aparat keamanan fokus untuk selesaikan itu,' kata Syafruddin yang mengaku memberikan tenggat satu minggu untuk menyelesaikan kasus kejahatan jalanan ke jajarannya.


Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ikut mendukung upaya Polri. Saat ini sudah terpasang sekitar 7.143 closed circuit television (CCTV) yang terintegrasi dengan sistem Jakarta smart city.


Salah satu titik yang menjadi fokus ialah tempat keramaian saat perhelatan Asian Games seperti di Kota Tua, Jakarta Barat. Menurut rencana, kawasan itu akan dijadikan pusat untuk atlet dan tamu saat Asian Games nanti.


'Ada lima CCTV dipasang Direktorat Pengamanan Objek Vital Polda Metro Jaya. Ada beberapa titik seperti di Jalan Kunir, Kafe Batavia, Museum Sejarah, dan dekat Kantor Imigrasi. Kami juga sudah siapkan 73 anggota Satgas UPK,' kata Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua Norviadi S Husodo.


Sementara itu, Direktur Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Saputra Hasibuan mendukung upaya Polri. 'Harus ada tindakan tegas dari Polri biar pelaku berpikir untuk melakukan kejahatan,' ujar dia.


Fakta baru


Tindakan tegas aparat keamanan antara lain dilakukan kepada tujuh orang yang merampok tenaga ahli di Kantor Staf Presiden bernama Armedya Dewangga di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat. Dua pelaku tewas ditembak pada Jumat, 6 Juli 2018. 


Baca: Promosi Asian Games, Sandiaga Estafet Bawa Replika Obor


Di lain hal, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Nico Afinta mengungkap fakta baru dari Operasi Cipta Kondisi di Jakarta. Dari 73 tersangka kejahatan jalanan, ungkapnya, lebih dari separuhnya berusia 15-21 tahun.


'Ini fakta baru. Umumnya usia tersangka yang kami tangkap 25-35 tahun. Dari hasil pemeriksaan urine, mereka mengonsumsi narkoba jenis sabu,' ujar Nico.


Nico pun berpendapat kejahatan jalanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya kali ini disebabkan disorganisasi sosial. 'Anak muda butuh duit, mencuri, merampas ponsel lalu dijual dan (uangnya) dibelikan sabu,' tegas dia.



Sumber : http://news.metrotvnews.com/metro/Wb...ng-asian-games

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Antisipasi Bandit Jalanan Jelang Asian Games Persiapan Infrastruktur Asian Games Sudah 96 Persen

- Antisipasi Bandit Jalanan Jelang Asian Games Kodam Siliwangi Terjunkan 2.000 Personel untuk Asian Games

- Antisipasi Bandit Jalanan Jelang Asian Games Polisi Gelar Operasi Cipta Kondisi untuk Amankan Asian Games