alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Ini Pertimbangan UNESCO Tak Jadikan Kota Tua Sebagai Warisan Dunia
4 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b42d6da2e04c8440a8b4567/ini-pertimbangan-unesco-tak-jadikan-kota-tua-sebagai-warisan-dunia

Ini Pertimbangan UNESCO Tak Jadikan Kota Tua Sebagai Warisan Dunia

Ini Pertimbangan UNESCO Tak Jadikan Kota Tua Sebagai Warisan DuniaJakarta - UNESCO menolak Kota Tua menjadi kawasan world heritage. Ada sejumlah alasan mengapa UNESCO tak menjadikan Kota Tua Jakarta menjadi warisan dunia, salah satunya reklamasi. Persis seperti yang disampaikan Gubernur DKI Anies Baswedan.

Dalam dokumen yang diperoleh dari website UNESCO, Senin (9/7/2018), sejumlah alasan dikemukan International Council on Monuments and Sites (ICOMOS) selaku organisasi pemberi rekomendasi ke UNESCO tentang world heritage. 

Di halaman 95 dalam dokumen itu dijelaskan tentang adanya reklamasi Jakarta yang menghilangkan peran penting 4 pulau di Teluk Jakarta.


"ICOMOS menganggap bahwa bukti fisik yang disimpan di empat pulau tidak mendukung klaim ini dan bahwa sebagai akibat dari reklamasi lahan yang telah dilakukan berkelanjutan di Teluk Jakarta membuat hubungan antara kawasan Kota Tua dan pulau telah hilang. Padahal 4 pulau ini mendukung cerita tentang garis pertama pertahanan Batavia," tulis dokumen tersebut.

Baca juga: Anies: Reklamasi Berdampak Penilaian Kota Tua Jadi Warisan UNESCO

Dijelaskan ICOMOS, 4 pulau ini dulunya merupakan tempat pertama VOC berlabuh, memperbaiki kapal dan kemudian VOC bisa menuju daratan Batavia. Namun kehadiran reklamasi mengubah cerita ini sehingga konsep Kota Tua dianggap belum bisa diterima.



Tidak hanya itu, ada juga normalisasi Kali Besar di Kawasan Kota yang dianggap mengubah orisinalitas Kota Tua. Menurutnya normalisasi Kali Besar menggunakan beton mengubah orisinalitas.



"Misalnya, Kanal Tengah Besar, yang disorot sebagai salah satu fitur utama dari rencana kota VOC, saat ini sedang direnovasi dengan beton di permukaan tanahnya dan dinding kanal dibangun dengan beton," tulis ICOMOS.



ICOMOS menyarankan, sebaiknya perbaikan atau rehabilitasi kawasan Kota Tua seharusnya didampingi oleh ahli sejarah dan informasi lengkap mengenai kehidupan Kota pada masa Batavia dulu. Sehingga keaslian dari kawasan ini bisa tetap terjaga dan bangunan tetap dalam kondisi baik.



Baca juga: Disebut Tak Ada Kaitan Reklamasi dengan Kota Tua, Ini Kata Sandiaga





"ICOMOS merekomendasikan khususnya bahwa proyek restorasi dan pembangunan kembali berkelanjutan di Peninggalan abad ke-20 Kota Tua harus dipandu oleh dengan mempertimbangkan secara penuh berbagai sumber informasi keaslian, yang menjadi ciri representasi kesenian khas Kota Tua," ungkapnya. 



Sebelumnya Wakil Gubernur Sandiaga Uno mengakui salah satu penyebabnya adanya reklamasi Teluk Jakarta. Hal yang sama juga disampaikan Gubernur DKI Anies Baswedan.



"Salah satunya itu, karena yang dimasukkan bukan hanya Kota Tua, tapi juga Kepulauan Seribu dan lain-lain. Kan rusak gara-gara reklamasi kemarin," kata Sandi di Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (4/7/2018).



"Jadi kalau kemarin ke Kepulauan Seribu banyak sedimentasi yang berubah di sana karena ya, kalau UNESCO kan nggak boleh berubah sama sekali. Waktu kemarin dimasukkan kan submission pertama ini kawasan luas sekali. Saking luasnya, perubahan pulau terbangun salah satunya juga. Kali Besar juga kemarin ternyata revitalisasinya nggak sesuai dengan budaya," lanjutnya.






(rvk/fjp)

====================
sumber
https://news.detik.com/berita/d-4105077/ini-pertimbangan-unesco-tak-jadikan-kota-tua-sebagai-warisan-dunia


Ternyata beneran itu alasannya.. yg maren bilang ga nyambung gmana yaaa... emoticon-Big Grin
Urutan Terlama
iya sudah tua sih
yang dimaksud itu bukan cuma reklamasi yang baru aja, sebenernya reklamasi muara baru aja udah merubah lanskap pelabuhan Sunda Kelapa
belum lagi pembangunan apartemen di muara baru. gitu juga masalah kali besar. renovasi kali besar yang sekarang cuma membeton dasar kali sementara turap di pinggirnya udah ada sejak lama.

sebenarnya masalah kota tua itu banyak, gak cuma reklamasi aja. sekalipun reklamasi batal, tetap aja gak bakal lolos
Diubah oleh sarotherodon
Coba dulu Indonesia gak merdeka pasti kota tua sudah masuk warisan budaya unesko emoticon-Marah
udah uzur bau tanah jd bahan pertimbahan emoticon-Leh Uga
Quote:


Reklamasi Jakarta masalah utamanya Gan... Tuh baca aja laporannya... kampung Luar batang juga dibahas.. emoticon-Big Grin
http://unesdoc.unesco.org/images/002...45/264530e.pdf

Diubah oleh cerminbp
gak ada ridwan saidinya kali emoticon-Bingung
Ini pasti salah wowo. emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
nggak perlu pengakuan dunia,yang penting tuh kota tua di rawat dengan baik sebagai bagian sejarah dan situs budaya jakarta,itu sikap seharusnya pemda dki emoticon-Cool
Simpelnya, kalau kota tua sudah direnovasi sebagian dan menghilangkan kesan batavia tuanya, ya gak masuk
Next ajuin wisma atlet hambalang aja jadi warisan dunia ..masih terbukti original nya karya lord susilo
Quote:


anda baca dong, disitu masalahnya banyak benget yang ditulis,reklamasi cuma di tulis di dua paragraf di poin tiga dan 1 paragraf di poin empat, yang satu sebagai dari komponen integritas, dan yang lain sebagai bagian dari komponen autentisitas. tapi di bagian integritas sendiri, kota tua juga bermasalah karena banyaknya ruko ruko dan bangunan abad ke 20 yang merusak lanskap batavia.

pada bagian otentisitas, selain soal reklamasi, lagi lagi,disebutkan masalah pembangunan baru disekitar kawasan lagipula, reklamasi yang dimaksud disini lebih ke reklamasi muara baru, (reklamasi dan pembangunan existing). bisa dilihat, tulisannya past tense
Ini Pertimbangan UNESCO Tak Jadikan Kota Tua Sebagai Warisan Dunia

selain itu, NCICD cuma disinggung di paragraf pertama point ke empat. di point empat, masalah jakarta gak cuma rencana reklamasi, tapi masalah jalan layang (tol dalam kota) yang membelah kota tua rencana, pembangunan MRT, banyaknya wisatawan (dan mungkin pkl) dll.

di poin 1, 2, 5, dan 6 aja udah amburadul. jadi walaupun gak ada reklamasi, tetep ajagak akan masuk situs warisan dunia








btw, luar batang emang ada masalah apa, cuma di bilang kalau disitu sejak dulu emang ada kampung. masalahnya bangunan kampung luar batang itu udah gak orisinal dan malah kumuh, harusnya emang digusur. coba aja agan survei sendiri kesitu, penghuninya pasti orang rantau semua.emoticon-Ngacir Tubrukan
Diubah oleh sarotherodon
Quote:



Ini mah udah salah dari dulu
Contohnya pas bangun tempat penyeberangan bawah tanah stasiun kota, kan itu jaman sutiyoso kalau gak salah. Pas digali masih banyak saluran air dan batu2 besar bekas benteng belanda.

Stasiun kota, museum bank indonesia dan museum bank mandiri itu berdiri diatas kota lama yang ada di bawahnya yang sudah terkubur
pengen tau sejarah nya kotu ini apa?
yawdah kota lama semarang aja yang di lolosin


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di