alexa-tracking

Oposisi Sudah Bagi-Bagi Jatah Menteri

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b42d43da2c06e23448b4567/oposisi-sudah-bagi-bagi-jatah-menteri
Oposisi Sudah Bagi-Bagi Jatah Menteri
jpnn.com, JAKARTA - Kubu oposisi benar-benar optimistis bisa memenangkan Pilpres 2019 mendatang. Buktinya, mereka sudah mulai membahas bagi-bagi jatah menteri. Padahal, sampai sekarang pasangan calon yang bakal diusung saja masih belum jelas.

Informasi yang dihimpun, soal usulan pembahasan porsi menteri dilayangkan oleh PKS. Alasannya, untuk menghindari kebuntuan pembahasan posisi cawapres.

Usulan itu sudah disampaikan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada Ketua Tim Pemenangan Gerindra Sandiaga Uno, Jumat (6/7).

Mardani mengatakan, skemanya ialah posisi cawapres dikonversikan ke tiga pos kementerian strategis. Dengan demikian, partai yang tak memperoleh posisi cawapres bisa berlapang dada lantaran ada jaminan mendapat tiga pos kementerian strategis.

”Capres gampangannya sekarang setara 5 menteri, cawapres setara tiga menteri. Jadi kalau PKS sudah mengambil cawapres berarti jatah tiga menteri PAN nambah dan Sandi setuju untuk hal kaya begini,” ujar Mardani.

Dia meyakini skema tersebut akan menghindari kebuntuan dalam membahas pembentukan koalisi di pilpres 2019. Namun, Mardani mengatakan, pembagian tersebut bisa dilakukan setelah mengurangi jatah menteri bagi kalangan profesional sehingga kualitas kabinet tetap terjamin.

”Tentu kementerian utama yang dibagi seperti Keuangan, tiga Menko, Kemendagri, Kemenlu, Kementerian Pertahanan, nanti ada Kementerian Pendidikan, ada Kemenkumham, bisa juga Kementerian Kesehatan. Kementerian grade A semua,” lanjut dia.

Ketua Tim Pemenangan Pilpres Partai Gerindra, Sandiaga Uno mengatakan, sudah ada pembicaraan mengenai kursi kabinet bila Gerindra menang di Pilpres 2019. Pembicaraan dilakukan dengan PKS dan PAN.

”Sudah dibicarakan (kursi menteri, Red) tapi dalam tatanan yang sangat umum, hanya sebatas menyambut baik dan akan didorong,” ujarnya kepada wartawan di Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (8/7).

Menurut Sandiaga, walaupun telah terdapat pos mentri untuk Gerindra, PKS dan PAN, namun belum ada pembahasan rinci soal nama menteri, tapi kalangan profesional juga diutamakan.

”Sudah (dengan,) PKS, PAN. Belum siapa-siapanya, belum. Pembagiannya sudah dibicarakan,” ucap Wagub DKI Jakarta itu.

Sandiaga menuturkan, Gerindra bersama mitra koalisi terus membicarakan tokoh yang akan digandeng dalam pilpres 2019. Dia meyakini tokoh tersebut benar-benar berasal dari aspirasi warga.

”Saya yakin pada ujungnya mitra koalisi akan sepakat dengan yang ditunggu-tunggu dan merupakan jawaban atas aspirasi masyarakat dan aspirasi rakyat Indonesia,” tuturnya.

https://www.jpnn.com/news/oposisi-sudah-bagi-bagi-jatah-menteri

Pasangan capres/cawapres blm punya sudah bagi2 jatah menteri. Nggak kebayang klo gerombolan ini berkuasa di negeri kita.
image-url-apps
Namanya juga haus kekuasaan
gilak ni koalisi otaj nya dimanaemoticon-Blue Guy Bata (L)
KASKUS Ads
amien rais dan anaknya dapet jatah apa cuy ?
nastaik ngiri ye?emoticon-Mad: bermimpi kan sah2 saja? apalagi buat pecundang macam prabocor dan mbah amien emoticon-Wkwkwk
Pola yang sama seperti pra 2014 untuk menjatuhkan kubu lawan, membosankan!
Dulu juga buzzer-buzzer Nastak selalu mengangkat hal seperti ini, bilang bahwa kubu KMP itu belum apa-apa sudah mau bagi-bagi jatah, ada perdana menteri, dsb, dsb. Kenyataannya malah kubu Nastak sendiri yang setelah berkuasa malah terang-terangan bagi-bagi jatah, bahkan ternyata ada "perdana menteri" juga yang lebih berkuasa dari junjungan Nastak dan yang mengurus segala sesuatunya, dsb, dsb.

Jadi apa yang yang dituduhkan buzzer-buzzer Nastak kepada pihak oposisi, maka hal itulah yang sesungguhnya akan dilakukan kubu Nastak. Omongan Nastak selalu berbanding terbalik dengan fakta atau kenyataannya.
image-url-apps
Quote:


stress nih bocah
entah lagi mabok, pengetahuan mini, atau memang bocah yg lagi coba coba ikut bahas politik
emoticon-Gila
koment kok basing dan kebalik
Jadi ingat janji politik yang ga akan bagi2 emoticon-Big Grin
tapi kenyataannya pos Jaksa Agung juga buat dibagi... emoticon-Big Grin
mereka duluan bagi-bagi jatah menteri......tapi entar nuduh lawan politiknya maen busuk.

emoticon-Toast
image-url-apps
gerombolan si berat mulai gambar
image-url-apps
transparan n ga munafik

dripda kowi.janjinya mentri.dri.kalangan.profesional.semua eh kbnykn dri partai koalisi

munafik si kowi

nti.kowi mau janji apalagi.setelah janji ini emoticon-Big Grin

Oposisi Sudah Bagi-Bagi Jatah Menteri
Quote:


Sejak kapan yg menang itu gak bagi-bagi jatah ? emoticon-Leh Uga
Sejelek2 dan sebiadab2 nya jokowi tidak lebih setengahnya dari kelompok yang menghalalkan segala cara untuk merebut kekuasaan. Dan yang pasti dia itu presiden indonesia bukan presiden nya umat umatan emoticon-Kaskus Radio
image-url-apps
Ini ane kasih teladan yg baik untuk wowo dan antek2nya :
Quote:


Harusnya lu malu wo.. emoticon-Blue Guy Bata (L)
image-url-apps
Sudahlah, biarkan saja. Biarkan mereka merasa bangga setidaknya mereka punya cita-cita
Quote:

Sejak Nastak mabuk politik kena cuci otak propaganda kubu junjungannya.
Jadi menurut Nastak, politik di kubu kebanggaannya tidak bakal ada bagi-bagi jatah dan junjungannya pun tidak mungkin bagi-bagi jatah kalo berkuasa.
Kabinetnya pasti profesional, jaksa agungnya tidak boleh orang partai, tidak ada perdana menteri/menteri utama/menteri segala urusan, dsb, dsb.
Quote:


Ini bener nih... menang dulu baru bagi2 jatah.
Lah kadal kadal di partai itu udah bagi-bagi jatah duluan...
Untuk Capresnya aja semuanya pengen emoticon-Ngakak

Bener2 koplak kalo masih ada yang pilih orang2 dari partai ini.
Pokoknya harus menang.. kalo kalah GUGAT!

Bangkekk emoticon-Marah
Quote:


Gak ada jaminan juga kalo nasbung menang bakalan gak bagi-bagi jatah emoticon-Leh Uga

So kesimpulannya siapa aja yg menang, pasti akan ada praktek bagi-bagi jatah. Karena dia naiknya gak bisa sendiri dan tetap butuh bantuan dari orang lain emoticon-Leh Uga
Parahnya kalo udah bagi2 gini, orang2 berkualitas tapi nyentrik semacam Bu Susi pasti ga dapet.

Kalo mau bagi2 nanti aja kalo dah menang. Pake bahasa yg elegan lah, misalnya "koalisi kita bukan koalisi bagi2 kekuasaan. tetapi koalisi dimana setiap partai pendukung mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi secara riil dalam membangun bangsa".
Quote:

Nasbung sih selalu bicara terbuka sesuai realita politik, tidak pake tipu-tipu dan tidak pake membodohi orang awam.
Realita politik di negara multi partai sudah pasti akan ada pembagian jatah, jadi tidak perlu tipu-tipu, janji-janji manis, atau membodohi orang awam hanya untuk mendapatkan kekuasaan seperti para Nastak.
×