alexa-tracking

Perang Dagang ala Donald Trump Mulai Melemahkan Ekonomi Cina

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b42c699c1d7700d1a8b4579/perang-dagang-ala-donald-trump-mulai-melemahkan-ekonomi-cina
Perang Dagang ala Donald Trump Mulai Melemahkan Ekonomi Cina
Perang dagang yang dilontarkan Presiden AS Donald Trump terhadap Cina telah menggerus perekonomian Negeri Tirai Bambu tersebut.

Bahkan, ekonomi Cina terdampak sebelum tarif impor benar-benar diterapkan AS.

Dikutip dari kompas.com, Sabtu (7/7/2018), enam bulan perdebatan soal tarif perdagangan dengan Amerika Serikat telah mengikis sekitar seperlima dari nilai pasar saham Cina.

Namun, pergerakan tersebut mungkin hanya permulaan dari apa yang akan terjadi.

Indeks saham acuan Shanghai SSEC terjun sekitar 22 persen sejak Januari 2018, ketika tarif perdagangan Presiden AS Donald Trump untuk solar panel pertama kali diumumkan.

Indeks sahamnya kembali turun 9 persen sejak 19 Juni, ketika Trump menguraikan rencananya untuk pajak impor Cina lebih besar dari yang mulanya diusulkan.

Tarif untuk impor Cina senilai 3 miliar dollar AS dimulai pada Jumat (6/7/2018) kemarin.

Baca: Perang Dagang Antara AS-China Benar-benar Terjadi. Mulai Jumat Hari Ini

Baca: Donald Trump Ancam Perang Dagang dengan Indonesia. Begini Reaksi Apindo dan Menteri Perdagangan

Beijing tidak punya pilihan selain membalasnya dengan mengenakan pajak jumlah yang sama dari barang-barang AS yang masuk ke Cina.

Sementara itu, Trump menyatakan tarif AS untuk barang Cina senilai 16 miliar dollar AS lainnya akan diberlakukan dalam dua minggu.

Momok risiko perang perdagangan besar-besaran itu menenggelamkan pasar Cina lebih dalam.

Sebagaimana dikutip Reuters, penasihat bank sentral Cina, Ma Jun mengatakan, tarif AS senilai 50 miliar dollar terhadap barang Cina akan mencukur 0,2 poin persentase dari pertumbuhan Cina.

Para ekonom pasar memperkirakan bahwa setiap 100 miliar dollar AS impor yang dipengaruhi tarif tersebut akan mengambil sekitar 0,5 persen dari perdagangan global.

Hal ini telah berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi Cina pada 2018 sebesar 0,1-0,3 poin persentase.

Angkanya sedikit lebih rendah dari pertumbuhan AS.

"Semakin besar ukurannya (impor menghadapi tarif), semakin besar potensi dampak GDP lebih besar dari ekstrapolasi linier akan mengusulkan," kata Aidan Yao, ekonom senior di AXA Investment Managers di Hong Kong.

Adapun efek lainnya berdampak pada kepercayaan investasi dan rantai pasokan global.

Mengingat ketidakpastian atas sengketa perdagangan, analis sekuritas di Cina menyarankan investor harus menjual saham dan memegang uang tunai.

Menurut Samuel Chien, partner Shanghai BoomTrend Investment Management Co, level dasar dari pergerakan saham sama sekali tak terlihat.

"Anda mencari faktor fundamental maupun psikologi pasar, tidak ada yang cerah. Perang dagang China-AS akan memiliki dampak negatif yang serius pada ekonomi China," kata Chien.

Dia khawatir indeks perdagangan Shanghai yang sekarang di posisi di 2.747 poin, bisa berkurang seperempat dari nilainya menjadi ke level 2.000 dalam 6 sampai 12 bulan ke depan.

Meskipun pasar saham AS lebih stabil daripada Cina dalam bulan-bulan terakhir ini akibat meningkatnya tensi perdagangan, analis memperingatkan agar tidak memangkas kapasitas Beijing untuk membalas.

Para analis mengatakan bahwa Beijing bisa saja tiba-tiba membuat perusahaan AS kesulitan beroperasi di Cina, baik itu dalam kaitannya mendapatkan kontrak, lisensi atau persetujuan pengaturan.

Jika konsumen China yang patriotik juga dibebaskan, pemboikotan barang-barang Amerika bisa menyusul.

Hal yang paling mengancam yang bisa dilakukan Beijing yakni melepas besar-besaran surat utang Pemerintah AS yang dipegang China.

"Tongkat besar China adalah pasar obligasi," kata Stephen Innes, kepala perdagangan APAC di OANDA di Singapura.

Dia mengatakan bahwa Beijing akan menggunakan strategi itu jika diperlukan.

Tindakan tersebut kemungkinan akan menaikkan biaya pinjaman pemerintah AS di mana juga akan merugikan kepemilikan sisa-sisa sekuritas Cina.

Oleh karena itu, upaya tersebut merupakan jurus pamungkas dan hanya digunakan sebagai upaya terakhir.

http://batam.tribunnews.com/amp/2018...-cina?page=all
ekonomi amerika juga melemah
https://www.kaskus.co.id/thread/5905...cara-dramatis/
https://www.kaskus.co.id/thread/5a7b...-kebangkrutan/

Kebijakan Proteksionisme Trump Rugikan Amerika Serikat
https://www.kaskus.co.id/thread/5ab6...merika-serikat
Kebijakan Donald Trump Dinilai akan Bawa AS Krisis Ekonomi
https://www.kaskus.co.id/thread/5ac5...krisis-ekonomi
IMF Menilai Kebijakan Tarif Impor Bisa Hancurkan Ekonomi Amerika Serikat
https://www.kaskus.co.id/thread/5aa2...merika-serikat[
semua negara di dunia juga kena dampak

Perang Dagang Amerika-China Tingkatkan Risiko bagi Ekonomi Global
https://www.matamatapolitik.com/pera...konomi-global/
AS-China perang dagang, pertumbuhan ekonomi dunia diprediksi hanya capai 3,1 persen
https://www.merdeka.com/uang/as-chin...31-persen.html
WTO: Perang Dagang Hancurkan Ekonomi Dunia
https://www.cnbcindonesia.com/news/2...-ekonomi-dunia
KASKUS Ads
Tak ada pemenang

Menang jadi arang, kalah jadi abu

emoticon-Leh Uga
image-url-apps
perang dagang akan merugikan kedua pihak, pada saat china kehabisan peluru dalam perang tarif, bisa beralih ke menghambat investasi AS di china yg mempunyai pangsa pasar sebesar $600milyar, secara tdk langsung mengadu domba petani AS di perang tarif , investor AS dgn trump emoticon-Big Grin
Pemerintah musti siap2 secara Presiden Trump ini tidak bisa ditebak

Selain imbas perang dagang US - China, Indo juga akan diseret masuk perang dagang Mr. Trump ini.

Siap2 lah

emoticon-Leh Uga
Quote:


resiko tersebut sudah dipertimbangkan, dan hasilnya malah konyol

China hanya bisa membalas Amerika di atas kertas, karena nilai impor dari Amerika ke China cuma seperlima nilai impor China ke Amerika
dengan kata lain, kalo mau tanding tarif, yang terkena pukul paling sakit ya China
akhirnya kalo memang mau menyakiti Amerika ya dengan cara menekan perusahaan-perusahaan Amerika yang berada di China

tapi China justru membutuhkan perusahaan-perusahaan Amerika/Eropa tersebut untuk menggerakkan ekonominya
kalo perusahaan-perusahaan tersebut memilih hengkang karena iklim usaha memburuk, maka China ibarat setelah jatuh marah-marah menendang tangga sehingga tangganya rubuh menimpa mereka sendiri




Quote:


itu pedang bermata dua Gan klo ganggu investasi di negeri sendiri
image-url-apps
Quote:


tidak juga, pangsa pasar perusahaan AS di china $600milyar (4.8%GDP), itu kalo dijadikan peluru bisa bikin AS kalang kabut emoticon-Big Grin
image-url-apps
Quote:


namanya juga niat perang dagang, segala resiko pasti dipikirkan mateng2 emoticon-Big Grin
bisa aja china duduk tenang tanpa balas perang tarif sebenarnya, tapi kalo disuruh utk membatalkan rencana "made in china 2025", itu sama saja membiarkan AS mencengkram dunia selamanya emoticon-Big Grin
semua negara juga kena dampaknya............ apalagi yg berperang tarif secara langsung

cuman orang goblok aje yg anggap dirinya lebih hebat dan pasti menang dalam trade war ini emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
image-url-apps
Quote:


kalo hanya spesifik menyerang perusahaan amerika, sambil membuka pasarnya untuk negara lain mungkin bakal memukul amerika

skrg perusahaan2 dunia berlomba2 buat menguasai pasar cina, bahkan rela membuat joint venture dan alih teknologi agar bisa beroperasi disana

nike bisa digantikan adidas, GM bisa digantikan VW, apple digantikan merk2 cina, boeing digantikan airbus, nah yg susah digantikan teknologi chip dan software amerika sih

senjata kedua sih surat utang amerika, tp kalo dijual mendadak siap2 harga yuan meroket tinggi. Bisa dibilang senjata terakhir buat mati bareng2
dollar naik 15rb produk coca cola pd mengecil ganzemoticon-Betty
image-url-apps
Quote:


Yuan di buat tinggi, ya investasi lari ke dunia ke 3 lah gan, lebih rugi china keliatannya kalo ini dikerjain...
image-url-apps
Quote:


tapi nilai tukar dollar bakal anjlok, tingkat suku bunga akan meroket tinggi. Padahal amerika sangat tergantung pd import dan apbnnya selalu defisit dibiayai utang

makanya gue bilang bunuh diri bareng2
image-url-apps
Quote:


Nilai tukar dollar anjlok, maka investasi mengalir lagi ke amerika gan, pabrik2 berdiri lagi di amerika, manufaktur teknologi tinggi berdiri disana, rakyatnya makin kaya, kayanya ini yg justru tujuan trump
image-url-apps
Quote:


menurut gue malah china rusia membeli obligasi us supaya membuat usd terus menguat, supaya ekspor amerika seret dan dengan tingginya nilai usd maka mau ngak mau amerika tetap import meskipun tariffnya sudah di naikan.

china rusia dan beserta negara eropa (termasuk negara berkembang) hanya menyesuaikan nilai barang dengan nilai usd yang di naikan, contoh yang tadinya 1 piring seharga $1 usd, sekarang menjadi $0.75 usd.

jadi ujung ujungnya menurut gue yang gigit jari si trump.

kalau di liat pergerakan mata uang usd dalam 2 minggu ini turun naiknya sangat kencang, terasa trade currency nya.
image-url-apps
take emoticon-Angkat Beer
trump khilafah sesungguhnya
Quote:


semuanya gara2 trump presiden amrika yg melanggar aturan WTO & ganggu perdagangan duna

image-url-apps
Cie cie 😂 china fanboys
×