alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / IDNTimes /
4 Fakta Menarik Final Indonesia Open 2018 yang Perlu Kamu Tahu
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b41ef389a0951ff078b4596/4-fakta-menarik-final-indonesia-open-2018-yang-perlu-kamu-tahu

4 Fakta Menarik Final Indonesia Open 2018 yang Perlu Kamu Tahu

4 Fakta Menarik Final Indonesia Open 2018 yang Perlu Kamu Tahu

Turnamen bulutangkis BliBli Indoesia Open 2018 yang digelar di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, memasuki babak akhir. Hari ini, Minggu (8/7/2018), 10 pemain akan tampil di lima pertandingan final demi berebut lima gelar juara (tunggal putra/putri, ganda putra/putri dan ganda campuran.

Indonesia memiliki dua wakil yang tampil di final. Yakni pasangan ganda putra, Marcus Gideon/Kevin Sanjaya dan pasangan ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Bisakah pemain Indonesia meraih dua gelar? Berikut empat fakta menarik final BliBli Indonesia Open 2018 yang perlu kamu tahu.


1. Pertama dalam 10 tahun terakhir, Indonesia berpeluang meraih dua gelar di Indonesia Open
4 Fakta Menarik Final Indonesia Open 2018 yang Perlu Kamu Tahu
Dua wakil Indonesia akan tampil di laga final Indonesia Open 2018. Pasangan senior ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir lolos ke final setelah mengalahkan juniornya, Hafiz Faizal/Gloria Widjaja 21-18, 21-8 selama 30 menit.

Sementara pasangan ganda putra, Marcus Gideon/Kevin Sanjaya lolos ke final setelah memenangi perang saudara atas pasangan Fajar Alfian/M Rian Ardianto 21-13, 21-10 dalam waktu 24 menit seperti dikutip dari bwfworldtour.com.

Keberhasilan dua wakil Indonesia tampil di final, membuka peluang untuk meraih dua gelar di Indonesia Open 2018. Dan ini merupakan untuk kali pertama dalam 10 tahun terakhir. Ya, kali terakhir Indonesia meraih dua gelar Indonesia Open terjadi pada tahun 2008 lewat Sony Dwi Kuncoro (tunggal putra) dan ganda putri, Vita Marissa/Liliyana Natsir. 

Setelah itu, pemain Indonesia hanya mampu meraih satu gelar tahun 2012 (Simon Santoso/tunggal putra), tahun 2013 Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (ganda putra) dan tahun 2017 lalu lewat Tontowi/Liliyana. Di enam tahun selebihnya Indonesia paceklik gelar.

  


2. Hadapi ganda Malaysia, Tontowi/Liliyana melakoni ulangan final Olimpiade 2016
4 Fakta Menarik Final Indonesia Open 2018 yang Perlu Kamu Tahu
Di final, ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akan bertemu ganda campuran Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying. Ganda senior Malaysia non unggulan ini lolos ke final setelah mengalahkan ganda China unggulan 4, Zheng Siwei/Chen Qingchen, 21-18, 21-16.  

Pertemuan Tontowi/Liliyana melawan Chan/Goh ini akan menjadi ulangan final Olimpiade 2016 silam. Kala itu, Tontowi/Liliyana meraih medali emas setelah menang 21-14, 21-12 seperti dikutip dari straitstimes.com.

Bagaimana kali ini?

Liliyana menyebut meski Goh baru pulih dari cedera, tetapi penampilannya di Indonesia Open 2018 sangat bagus. "Jadi tidak bisa dianggap remeh. Yang penting dari kami, harus bisa fokus dan tidak lengah," ujar Liliyana dikutip dari badmintonindonesia.org.


3. Duo Minions bisa meraih gelar pertamanya di Indonesia Open
4 Fakta Menarik Final Indonesia Open 2018 yang Perlu Kamu Tahu
Berstatus sebagai ganda putra rangking 1 dunia, pasangan Marcus Gideon/Kevin Sanjaya telah memenangi banyak gelar di banyak kejuaraan bergengsi. Diantaranya Malaysia Open, China Open dan All England Open. Namun, Marcus/Kevin ternyata belum pernah menjadi juara Indonesia Open.

Mulai tampil bareng di Indonesia Open sejak tahun 2015, Marcus/Kevin tersingkir di round 2. Begitu juga tahun 2016. Bahkan, di tahun 2017 lalu, Marcus/Kevin yang menjadi unggulan 1, malah langsung terhenti di round 1. 

Di final Indonesia Open 2018, Duo Minions--julukan Marcus/Kevin yang menjadi unggulan 1, akan menghadapi ganda Jepang, Takuto Inoue/Yuki Kaneko yang lolos ke final usai mengalahkan ganda Taiwan, Liao Min Chun/Su Ching Heng 21-13, 21-11 di semifinal. 

Final ganda putra Indonesia Open 2018 ini merupakan ulangan final Japan Open 2017. Kala itu, Marcus/Kevin juara setelah mengalahkan Inoue/Kaneko 21-12, 21-15. Skor pertemuan keduanya masih 3-0 untuk Marcus/Kevin. Dikutip dari badmintonindonesia.org, Kevin berharap bisa menang di "rumah sendiri". Menurutnya, setelah pekan gagal di Malaysia Open, gelar di Indonesia Open 2018 akan sangat berarti.

"Pasangan Jepang pertahanannya kuat, mereka tidak mudah melakukan kesalahan sendiri. Kami harus sabar dan fokus sama permainan kami," ujar Kevin dikutip dari badmintonindonesia.org.


4. Pemain Jepang mendominasi babak final
4 Fakta Menarik Final Indonesia Open 2018 yang Perlu Kamu Tahu
Pemain-pemain Jepang mendominasi babak final BliBli Indonesia Open 2018. Jepang mampu mengirimkan 4 pemainnya ke final, paling banyak dibanding negara lainnya. Selain Indonesia yang punya 2 wakil di final, Taiwan, China, Denmark dan Malaysia masing-masing mengirimkan 1 wakil di final.

Empat wakil Jepang di final Yakni Kento Momota di tunggal putra yang akan menghadapi unggulan 1, Viktor Axelsen dari Denmark. Lalu Takuto Inoue/Yuki Kaneko di ganda putra. Bahkan di nomor ganda putri, Jepang mampu menguasai final setelah dua ganda mereka, Mayu Matsutomo/Wakane Nagahara dan Yuki Fukushima/Sayaka Hirota berhasil menciptakan all japanese final.

Matsutomo/Nagahara membuat kejutan dengan mengalahkan ganda rangking 1 dunia dan juga unggulan 1 asal China, Chen Qingchen/Jia Yifan 21-13, 21-18 seperti dikutip dari bwfworldtour.com.


Sumber : https://www.idntimes.comsport/arena/...mpaign=network

---

Baca Juga :

- 4 Fakta Menarik Final Indonesia Open 2018 yang Perlu Kamu Tahu 4 Fakta Final Tunggal Putri di Indonesia Open 2018

- 4 Fakta Menarik Final Indonesia Open 2018 yang Perlu Kamu Tahu Dua Perwakilan Indonesia Lolos ke Final Indonesia Open 2018

- 4 Fakta Menarik Final Indonesia Open 2018 yang Perlu Kamu Tahu Pemain China Raih Hasil Buruk di Semifinal Indonesia Open 2018

indonesia pasti juara emoticon-Smilie


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di