alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Hobby / Buku /
Between Problem
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b41ba1294786866758b4567/between-problem

Between Problem

ALIKA PUTRI WIGGUNA

Nama cewek itu Alika. Nampak kerutan yang ia buat di keningnya, menandakan cewek itu kebingungan, karena kericuhan yang terjadi di sapanjang anak tangga, berhasil mengalihkan perhatiannya. Cewek itu benar benar merasa terganggu.

Alika pov;

Gue menghela nafas kasar. Seneng banget, akhirnya hari ini gue bisa sekolah. Terserah kalian mau bilang gue apa, mungkin aneh. Disaat semua siswa seneng gak kesekolah, bahkan mereka akan bolos jika perlu. Hanya demi gak belajar. Tapi gue...

Udahlah, pokoknya kasusnya beda. khusus untuk hari ini, gue bakal jadi siswa yang baik. Garis bawahi kata UNTUK HARI INI.

Gue memandang ke sekeliling sekolah, kek kuburan anjirr.. Banyak kembangnya(bunga) batin gue. Seharusnya nama SMA ini tuh Nusa Kembangan, kenapa jadi Nusa Bhakti sii. Ah udahlah terserah yang pendirinya aja.

Saat gue mau naik tangga, kok ramee. Ya udahlah, yaa.. Mungkin mereka mau nyambut kedatangan gue. Tapi, gak mungkinlah nyambut gue sampe serame ini.

Mata gue gak bisa diem, lirik sana, lirik sini. Hehe lumayan siapa tau ada cogan.
DEGG..
Aneh seperti konduktor listrik. Hanya sebuah tatapan, bikin gue kaya kesengat listrik.

DIA

Cowok itu, dia yang bikin gue suka senyum senyum sendiri. Rega..
Dia juga, yang bikin gue nangis tujuh hari tujuh malem. Cihh..
Udahlah, lupain cowok brengsek itu, gue gak mau membahas dia. Nanti gagal move on gimana?
Gak gimana gimana sii.


Saat gue menatap kearah kelas gue. Disana ada syaitan, ups. Maksud gue Cindy si jalang kecil.
Mukanya tuh, selalu bikin gue pengen nyabein, so manis gitu.
Padahal aslinya dia emang manis sii, tapi sayang kelakuannya kek jalang.

" Heh!.. apa yang udah lo lakuin! sama Amanda! " ucap gue
sedikit kesal. Si jalang kecil hanya menatap gue nyalang, terlihat enggan mebalas omongan gue.
Bukan tanpa alasan, gue marah marah sama si jalang kecil. Salahkan dia yang udah
fitnah sahabat gue Amanda.
Aneh juga sii, biasanya Amanda tuh ngelawan orang macem si Cindy ini. Kenpa ya? Pokoknya gue tetep gak terima. Amanda
difitnah kek gini.

Flashback..
Amanda terlihat pendiem banget, dia emang pendiem sii. Tapi beda definisi pendiem Amanda hari ini. "Nda lo knpa sii, dari tadi diem mulu. Lo sariawan, apa lo bisulan Nda, ngomong dong. Dari tadi gue ngomong, sampe berbusa. Tapi lu tetep diem aja" gue merasa kesal, omongan fue gak di respon sama sekali.

Amanda menghela nafas panjang, sepanjang sungai amazon(gak juga sii).

" gak apa apa "
dengan nada datar,
" Oh ya Nda, lo ada masalah
apa si sama si jalang kecil itu "
gue penasaran, pasalnya
Amanda selalu berdebat
sama dia.
Tapi sayangnnya gue gak
diajak. Kasiankan gue!!
" gak ada " masih dengan
nada datarnya.
Gue menghela nafas kasar, menandakan gue dalam mode serius.

" Gue sahabat lo bukan sii Nda " ucap gue sambil menatap
lekat kearah Amanda.
Dia hanya mengangguk,
" sahabat, kok gak boleh tau masalah sahabatnya sendiri " gue berusaha mentap
mata Amanda.
Dia memalingkan wajah,
" Rafi deket sama gue " ucapanya.

....

Flashback off..

" kalo Rafi deket sama Manada emangnya salah dia?,
bukan kan! " ujar gue,
" lo aja yang terlalu ngarep, bahwa Rafi cuma
boleh deket sama lo. dan
terlalu pisikopat
cuma gegara cowok, sampe dorong Manda. Untung gak
kena jadi lo deh yang kena batunya " gue tersenyum sinis.

dia menenatap gue nyalang, "bukan salah Amanda lo bilang" dia tersenyum sinis "jelas jelas! lo ga ada disana!, dan yang korban tuh gue!!" dia sedikit berteriak,
Geu tau emosinya udah
di ujung tanduk,
gue mendekat, dan mendorong kecil bahunya sambil berbisik "dasar jalang kecil" lalu
mundur beberapa langkah
sambil mengeluarkan smirk,
gue berlari menuruni tangga, mencari keberadaan Amanda.

Saat sedang berlari di sisi lapangan, gue gak sengaja menabrak orang.
Ish saha si nya(ish siapa si yah)
batin gue.

Gue menunduk, berusaha merapihkan baju gue.
" gue fikri,, " gue pun mendongak, melihat cowok
yang gue tabrak tadi
sedang tersenyum ramah.
Untung gue lagi baik. Kalo
ngga, gue udah mencak
mencak disini.

" Woiy.. ambil bolanya!! "
Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di