alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Mencintai Sepakbola Indonesia Meski Kusut
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b4194592e04c8044c8b458c/mencintai-sepakbola-indonesia-meski-kusut

Mencintai Sepakbola Indonesia Meski Kusut

Mencintai Sepakbola Indonesia Meski Kusut
Indonesia 1-0 Vietnam

Apa boleh kita berbangga? Bolehkah kita bahagia? Bolehkah kita senang?Boleh saja kita adalah Warga Negara Indonesia pemilik penuh Timnas Indonesia. tapi Saya akan tertawa keras menertawai mereka (Para pecinta sepakbola luar dan pengolok-olok sepakbola dalam negeri) juga ikut bangga akan kemenangan ini. Mereka tak pantas untuk bangga akan hal ini. Mereka yang lebih memilih mendukung dan menonton kompetisi besar liga-liga Eropa yang menjadi bagian komunitas suporter-suporter klub-klub besar selayaknya Real Madrid, Manchester united, Juventus dll, tanpa pernah tahu dan mau tahu bagaimana klub-klub lokal selayaknya Persija Jakarta, Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Arema Indonesia, Persipura Jayapura, PSIM Yogyakarta, PSM Makassar, Persis Solo, PSMS Medan, Perseru Serui, PPSM Magelang, Persijap Jepara meramaikan kompetisi kasta tertinggi hingga kasta paling bawah Sepakbola Indonesia. Mereka lebih menyukai sepakbola luar negeri yang mereka anggap lebih maju dan profesional tanpa tahu dan mau tahu bagaimana geliat kompetisi dan federasi sepakbola Indonesia yang kusut. Ya saya akui sepakbola Eropa lebih maju dan profesional, tapi apa kita tidak ingin sepakbola kita seperti itu? Pasti kita ingin seperti itu bukan? Tapi apa bisa sepakbola kita maju tanpa dukungan dari kita sendiri? Tanpa kritikan kita untuk federasi sepakbola Indonesia yang semakin hari semakin kusut? Mungkin yang kalian tahu hanya berita-berita terbaru tentang ketua PSSI yang menjadi cagub tapi masih (ingin) menjadi ketua PSSI yang sedang panas diperbincangkan. Tapi coba Anda menilik kebelakang, apa pernah Anda tahu lambang Garuda yang ada di Jersey Timnas Indonesia pernah ikut terbang (hilang) kala timnas Indonesia menjuarai Piala Kemerdekaan tahun 2008 dulu?. Apa anda tahu gol bunuh diri Mursyid Effendi di piala Tiger (sekarang Piala AFF) 1998?. Apa Anda tahu cerita Jersey Evan Dimas yang diminta oleh seorang wartawan sepakbola tetapi Evan menjawab bahwa jerseynya masih dipakai kembali?. Seharusnya kita sama-sama mulai mengkritik kinerja federasi sepakbola kita bukan hanya berbangga kala timnas menang dan tidak tahu dibelakang kemenangan mereka ada orang-orang brengsek yang memainkan perannya dibawah naungan federasi sepakbola bola kita yang busuk.

Mungkin menurut mereka "Untuk apa mengikuti, menonton, mendukung kompetisi Sepakbola Indonesia yang tidak maju, yang pemainnya tarkam sering memukul wasit, yang suporternya suka rusuh?". Dan mereka terus mencaci sepakbola negeri mereka sendiri dengan hal-hal negatif tanpa pernah tahu dan mau tahu hal-hal positif dalam sepakbola negeri mereka sendiri. Hal positif? Memang ada? Saya jawab Ada!. Kita lihat bagaimana sepakbola kita pernah menjadi salah satu macan Asia dulu. Mereka pasti akan berkata " itu kan dulu? Sekarang?". Ya memang itu dulu, tapi apa Anda tidak ingin sepakbola kita seperti dulu lagi?. Hal positif lainnya dan hal yang jarang ada dikompetisi negara-negara lain, yaitu Atmosfir Suporter sepakbola dalam negeri. Mereka pasti menyangkal "Apa yang perlu dibanggakan dari suporter-suporter bar-bar yang sukanya hanya rusuh?". Ayolah kawan kita menilai dan melihat suatu hal dari sisi baiknya jangan menilai dari sisi buruknya. Lihatlah bagaimana suporter selayaknya The Jakmania, Bobotoh Viking, Aremania, Bonek mania, Brigata Curva Sud, Snex, Singa mania, Pasoepati, Macz Man, Persipura Mania, Slemania dll yang mendukung sepakbola dalam negeri. Suporter-suporter lokal yang berlomba-lomba menampilkan koreografi yang menarik, meneriakan yel-yel penyemangat untuk klub yang mereka dukung. Dan kalian harus tahu merekalah yang mendukung Garuda muda tadi bertanding bukan kalian yang hanya menonton dari layar kaca, memberikan dukungan lewat story medsos, ikut senang kala gol tercipta, ikut bangga kala timnas menang tanpa ada tahu bagaimana sulitnya mereka mencari tiket, bagaimana sesaknya berdesakkan saat antri memasuki stadion. Tapi, mereka tetap enjoy dan senang karena bagi mereka Sepakbola dalam negeri adalah panggilan jiwa mereka dan "Karena Sepakbola Indonesia lebih berasa dan Terasa".

Salam hangat dari Saya salah satu bagian dari mereka yang ingin segera ada perubahan di federasi sepakbola dalam negeri yang kusut ini. -

#IndonesiaFootball #SepakbolaIndonesia #mencintaiSepakbolaIndonesiaMeskiKusut

Nb : beberapa fakta yang saya sebutkan adalah sedikit kutipan buku "Mencintai sepakbola Indonesia meski kusut".
Urutan Terlama
makanya di setrika ben ora kusut emoticon-Wowcantik emoticon-shakehand
hmm keknya harus di cuci dulu lalu di setrika baru rapih emoticon-Cool
tetep cinta
ane DUKUNG sepakbola Indonesia utk maju
tapi ane NGGAK BANGGA sama kondisi sepakbola kita sekarang

itu sudahemoticon-Angkat Beer
Tetep cinta senajan.... Kusut... Oaoe...
:goyang
Quote:


Setrika e digowo bapak ER nggo nyagub nek Sumut emoticon-Leh Uga

Quote:


Di loundry sekalian gan emoticon-Wakaka

Quote:


Masih bisa Cinta by Iwan Fals aj gan emoticon-2 Jempol

Quote:


Nah semua juga harus tahu dalamnya P$$I itu seperti apa jangan cuma tahu timnas Menang doang emoticon-Bola

Quote:


Nella kharisma lovers mesti Kowe lur emoticon-Ngakak
Quote:


ok siap emoticon-Siap Gan
Quote:


Hahaha.... Ketauan.. upss
Quote:


disilih karo Djarot ketoke emoticon-Ngakak
Quote:


Soal e aku y iy lur .... Hak e hak e saklawase emoticon-Embarrassment

Quote:


Y bener mulo kusut ae bal-balan Indonesia
Quote:


lha kui salah satu penyebab e, nyilih2an tur ra mbalekke emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
Indonesia dug dug dug dug! dug emoticon-I Love Indonesia
Diubah oleh bmoody
can't do it, sorry emoticon-Leh Uga

Kenapa Harus mencaci???

24 Agustus 2018, timnas Indonesia kita tumbang di tangan Uni Emirat Arab lewat adu pinalti. Sebelumnya di 120 menit pertandingan sangat menarik 2 kali timnas kita tertinggal dan 2 kali pula timnas menyamakan kedudukan. Di paruh pertama UEA mendapatkan pinalti setelah salah seorang pemainnya terjatuh di kotak pinalti Indonesia setelah duel dengan Andy Setyo padahal kontak badan sangat minim. Selepas rehat turun minum Andy Setyo ditarik keluar dan masuk Septian David Maulana. Progresnya sangat baik, lini tengah Indonesia mulai hidup. Lilipaly dan Evan Dimas, mulai mendapatkan ruang untuk mengalirkan bola. Febry dan Irfan mulai mencoba menusuk dari kanan dan kiri. Dan boom umpan manis dari Septian David Maulana dari sisi kiri lapangan disambut sontekan manis Beto Goncalves, Indonesia 1-1 UEA. Lagi-lagi wasit menunjuk titik putih untuk UEA. Dan Andritany lagi-lagi salah menebak arah bola, Indonesia tertinggal. UEA mulai menyerang dengan umpang bola lambung karena mereka unggul postur badan dari timnas kita, namun beberapa kali pula Andritany dengan mudah dan lengket mengamankan bola. Harapan, dimenit 90+3 sinar itu datang lagi, Septian David Maulana lagi-lagi memberikan umpan matang di kotak pinalti dan dengan sekali sentuh Stefano Lilipaly berhasil menyamakan kedudukan. Dan pertandingan berlanjut hingga babak adu pinalti. Dan anda semua tau 2 eksekutor kita gagal dan Andritany tak mampu menebak satu pun bola yang ditendang.

Setelah pertandingan itu satu persatu akun media sosial pemain yang dianggap menjadi sumber kekalahan Timnas penuh dengan hujatan caci-maki. Instagram Andritany, Saddil, Septian, Andy Setyo yang paling parah. Makian-makian yang tak seharusnya mereka terima, tapi pujian ucapan terimakasih atas sumbangsih mereka timnas sampai di 16 besar. Cacian-cacian yang menurut saya hanya menambang beban mental mereka, membuat para pemain timnas drop dan performa menurun saat dibutuhkan kembali. IG Andy Setyo di post terakhir sampai-sampai menutup kolom komentarnya. Saddil Ramdani kolom komentarnya penuh dengan kata-kata kasar. Septian begitu juga dan yang paling parah IG Andritany Ardhiyasa. Tapi hal tak terduga pagi tadi, post terbaru dengan caption

"Pujian, cacian, dan hujatan itu sebuah resiko seorang atlet. Yang pasti menyerah bukan pilihan karena kami bukan pecundang yang berhenti ketika gagal.
Never give up and stay strong"

tulis Andritany tanpa mematikan kolom komentar akunnya.

untuk para pemain timnas Indonesia U-23 di Asian games 2018, saya pribadi mengucapkan terimakasih atas sumbangsih dan pengorbanannya untuk bangsa ini, salam hormat dari saya.
Nurdin Faisal Andrianto, suporter klub lokal tanah air, -
Balasan Post jakpationline13
Quote:

filosofis banget artinya dalem emoticon-Matabelo
Quote:

Korereksi buat pentinggi sepak bila di negri ini gan...betul sekali emoticon-Shakehand2
Quote:

Semangat gan mantap masih cinta indonesia sikpa ini yang harus ditanamkan cinta indonesia emoticon-I Love Indonesia
Quote:

Siapa kita emoticon-I Love Indonesia
Quote:

emoticon-No Hope semangat gan koreksi pssi buat kebaikan persepakbolaan indonesia
Quote:


Nice Shareemoticon-I Love Indonesia


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di