alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pengajar Universitas Saudi: Impor Budaya Arab Memicu Intoleransi di Indonesia
3.67 stars - based on 12 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b416207902cfe6b2c8b4574/pengajar-universitas-saudi-impor-budaya-arab-memicu-intoleransi-di-indonesia

Pengajar Universitas Saudi: Impor Budaya Arab Memicu Intoleransi di Indonesia

TEMPO.CO, Jakarta - Antropolog dari King Fahd University for Petroleum and Minerals Arab Saudi, Sumanto Al Qurtuby, mengatakan intoleransi tumbuh subur dui Indonesia karena beberapa hal. Pertama umat Islam cenderung tidak bisa membedakan antara Islam sebagai sebuah ajaran normatif dengan Islam sebagai manifestasi kebudayaan dan produk politik kekuasaan.

Menurut Sumanto, umat Islam di Indonesia sebaiknya memisahkan Islam sebagai ajaran agama dengan politik kekuasaan dan kebudayaan dari luar, khususnya Arab. Budaya ini, kata dia, belum tentu sesuai dengan konteks di Indonesia.

Baca: Setara Institut Sebut Terorisme Bermula dari Intoleransi

"Produk-produk sosial budaya dari Arab jangan diimpor ke sini sebab itu bisa menimbulkan pertentangan di masyarakat," kata Sumanto, dalam seminar yang diadakan Lingkar Perempuan Nusantara berjudul "Islam Rahmatan Lil Alamin: Antara Ajaran dan Budaya", Jakarta, Kamis, 5 Juli 2018. "Contohnya soal cadar yang belakangan marak digunakan perempuan Indonesia."

Sumanto memaparkan umat Islam di Indonesia saat ini cenderung menyerap budaya Arab dan anti-Barat. Padahal, kata dia, Arab justru kini banyak yang menyerap budaya Barat. Negara-negara Arab, khususnya di Teluk, pro Amerika. Hampir semua produk Barat seperti restoran cepat saji dan produk mahal dan bermerk Barat ada di mal-mal megah kawasan Teluk. Warga Arab juga menjadi konsumen setia karena dikenal hobi belanja.

Simak juga: Kementerian Agama DIY Data Masjid Sebarkan Intoleransi

Sumanto menjelaskan di timur tengah sedang gencar modernisasi Islam sebagai kekuatan jalan tengah atau moderat, bukan Islam yang radikal maupun ultra liberal. "Seharusnya Islam moderat ini ditiru umat Islam di Indonesia. Akan tetapi yang terjadi di Indonesia, di satu sisi umat Islam menjadi kelompok yang ekstrem, radikal, intoleran, dan tidak menghargai keberagaman dan kebhinekaan," tuturnya.

Ketua Lingkar Perempuan Nusantara, Cherly Sriwidjaja, mengatakan pengaruh ajaran keagamaan garis keras dapat menimbulkan penyimpangan dalam pola pikir masyarakat. Hal tersebut menjadi dasar tumbuhnya intoleransi di tengah masyarakat"Ajaran-ajaran yang disusupi oleh paham-paham kekerasan dan bibit-bibit radikalisme telah meresahkan dan mengganggu kestabilan situasi dalam negeri terutama di bidang politik, hukum, dan keamanan," katanya.

https://nasional.tempo.co/read/11039...cu-intoleransi
Halaman 1 dari 6
di indonesia banyak orang "bahlul dan kampungan" yg dimanfaatkan oleh orang arap wannabe emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka
org di marih jg pd inferior ngerasa berbau ngarab lbh surgaable
begoknya kelakuan barbar org fadang fasir di ikutin
harusnya impor budaya suap, korup dan berak depan umum dr mengleng
Pengajar Universitas Saudi: Impor Budaya Arab Memicu Intoleransi di Indonesia
saatnya #RemoveKebab #MakeIstanbulConstantinopleAgain emoticon-Cool
Diubah oleh bpln.leader
Dari judul nya aja, dah tau siapa narasumber nya
bule eropa itu mayoritas lebih suka budaya timur tengah
bule eropa anut ajaran timur tengah & sembah org timur tengah sbg tuhannya
christianity yg dianut mayoritas bule eropa itu bagian dari samawi ( abrahamic ) yg asalnya dari timur tengah bukan eropa

di eropa juga ada intoleransi
https://www.kaskus.co.id/show_post/5...f52c8b4569/2/-
Diubah oleh bpln.leader
Quote:


emoticon-Shakehand2
sandnigger tanpa british hanyalah ampas ottoman dan nazi emoticon-Cool

DEUS VULT COMRADES! emoticon-Cool
Pengajar Universitas Saudi: Impor Budaya Arab Memicu Intoleransi di Indonesia
Ada ya orang arab pake huruf O ? emoticon-Leh Uga
Kalau di kita mah, budaya arab kadang suka dianggap ajaran agama. Nyaru jadinya emoticon-Cape d...
Quote:


Budaya kita jauh lebih beradab dibandingkan menlen atau ngarab sekalipun.
Quote:


Kalo di bokep arab ada sih yg pake huruf o,

oh oh oh oh emoticon-Bingung
orang arab agama sama,bahasa sama bangsa sama bunuh bunuh han ngapain ngikut mereka emoticon-Cape d...
Waspada! Bahaya Laten 'Teologi Maut' Arabisme Sesat

"Teologi maut adalah ideologi yang mengajarkan publik untuk berpikir "berani mati, tapi tidak berani hidup," kata Buya Syafii.


Buya Syafii Maarif, menjadi pembicara kunci dalam Seminar dan lokakarya
Suara.com - Cendikiawan muslim Prof Dr Ahmad Syafii Maarif mewanti-wanti pemerintah untuk mewaspadai kemunculan ideologi yang disebutnya "teologi maut". Ideologi itu dinilainya mampu menghancurkan Indonesia seperti negara-negara Islam lain.

Hal itu ia ungkapkan dalam semiloka bertajuk «Indonesia di Persimpangan: Negara Pancasila Vs Negara Agama" di Hotel Aryaduta, Tugu Tani, Jakarta Pusat, Sabtu (8/4/2017).

Baca Juga : Ada Seragam FPI dan Foto Habib Rizieq di Rumah Terduga Teroris
"Teologi maut adalah ideologi yang mengajarkan publik untuk berpikir "berani mati, tapi tidak berani hidup," kata Buya Syafii, begitu ia biasa disapa.


Ia mengatakan, ideologi ini muncul karena kesenjangan sosial dan ekonomi di tengah masyarakat semakin tajam, akibat maraknya korupsi, penggunaan narkoba, dan kemiskinan.

Kesenjangan yang semakin tajam, membuat masyarakat pasrah terhadap agama. Namun, Buya Syafii menyayangkan mereka lebih berpegang pada pandangan Arab yang salah atau "misguided Arabism" atau "Arabisme Sesat".

Baca Juga : Jokowi Targetkan Kereta Bandara Adi Soemarmo Selesai 2018
"Mereka menderita, lalu mereka diajak ke Tuhan untuk melindung itu, dan berkembang suatu teologi 'di luar kami, salah; di luar kami, halal darahnya'," tuturnya.

Buya Syafii mengungkapkan, ideologi speerti itu disebar sejumlah pihak dengan banyak kedok.‎

"Topeng-topeng itu bisa memukau rakyat miskin, rakyat terlantar, tapi orang yang punya idealisme tidak bisa ditipu oleh topeng itu. Topeng itu berkeliaran di mana-mana," kata Buya.

Buya khawatir, pandangan-pandangan ini bisa memicu kehancuran Indonesia. Kehadiran gerombolan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), menjadi contoh terbaik implementasi ideologi sesat tersebut.

Buya menegaskan,”teologi maut” bisa hilang apabila masyarakat berpegang pada Pancasila. Ia juga meminta aparat penegak hukum untuk menindaktegas segala tindakan kelompok yang ingin mengubah pandangan negara, menghancurkan pancasila, dan merusak publik.

"Saya beberapa kali kirim sms ke Kapolri, Negara tidak boleh kalah. Negara tidak boleh kalah," tandasnya.

https://m.suara.com/news/2017/04/08/...arabisme-sesat

emoticon-cystg
Diubah oleh trimusketeers
Quote:


mantap bre
bapak lo pk koteka ala fafua
trus emak lo toples ala cewek pulo timur jawa emoticon-Leh Uga
Quote:


Kampret dah emoticon-Ngakak
Diubah oleh causechooser
budaya padang pasir diimpor oleh tanah becek
Halaman 1 dari 6


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di