alexa-tracking

Terduga pelaku bom Pasuruan adalah eks napi teroris

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b3ffc6edac13e7c298b45a5/terduga-pelaku-bom-pasuruan-adalah-eks-napi-teroris
Terduga pelaku bom Pasuruan adalah eks napi teroris
Terduga pelaku bom Pasuruan adalah eks napi teroris
Petugas kepolisian berjaga di lokasi ledakan bom di kawasan Pogar, Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (5/7/2018).
Polisi mulai buka suara soal insiden ledakan bom di Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, pada Kamis (5/7/2018) lalu. Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan pelaku punya kaitan dengan teror bom di Surabaya, Jawa Timur, yang terjadi pada Mei 2018.

"Mereka ini narapidana teroris (napiter), jadi muter-muter aja sebetulnya," ujar Machfud dalam lansiran detikcom, Jumat (6/7).

Terduha pelaku insiden bom di Bangil bernama Anwardi merupakan mantan napiter. Anwardi yang masih buron pernah dipenjara di LP Cipinang, Jakarta, dan bebas pada 2015.

Data menyebutkan bahwa Anwardi diduga pernah terlibat dalam kasus bom sepeda di Kalimalang, Jakarta, pada 2010. Ia kemudian ditangkap dan diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada 24 Mei 2011. Pengadilan pun memvonisnya 5,5 tahun penjara.

Menurut Machfud, Anwardi bersahabat dengan pelaku perampokan di Medan, Sumatera Utara; dan juga para napiter di seputaran Depok, Jawa Barat. Sementara menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal, Anwardi rutin menjalin komunikasi lewat pengajian yang diduga merupakan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

"Semenjak pelaku keluar dari lapas banyak menyendiri dan melakukan kegiatan pengajian dengan diduga pengikut jaringan JAD Pasuruan," kata Iqbal dikutip JawaPos.com (h/t Liputan6.com).

Sementara menurut Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, ledakan bom di Bangil terjadi tanpa disengaja. Bom, kata Tito dalam Kompas.com, meledak karena diduga dimainkan oleh anak Anwardi yang masih balita.

Alhasil bocah berinisial U, 3 tahun, menderita luka-luka dan kini dirawat secara intensif di rumah sakit. Bom berdaya ledak lemah itu merobek kulitnya di bagian wajah, pergelangan tangan kanan dan kiri, serta paha.

"Anaknya masuk rumah sakit, bapaknya enggak tanggung jawab, pengecut lari. Harusnya tanggung jawab kepada anaknya," katanya.

Tito lebih lanjut menjelaskan bahwa Anwardi terindikasi masuk dalam jaringan JAD dan sebenarnya punya agenda untuk menyerang tempat pemungutan suara pada Pilkada Serentak 27 Juli 2018. Namun, rencana itu berhasil digagalkan aparat keamanan.

"...kita melakukan operasi besar, 138 orang tertangkap ya setelah Bom Surabaya kemudian kita melakukan pengejaran-pengejaran. Tekanan-tekanan ini membuat kelompok-kelompok ini menjadi ragu-ragu," kata Tito dipetik Republika.co.id.

Soal bom, Tito menjelaskan bahwa bahannya adalah bom ikan yang berdaya ledak ringan. Namun begitu, bom jenis ini memang lazim digunakan oleh kelompok teroris dan menggunakan campuran mercon supaya punya daya ledak yang eksplosif.

Anwardi hingga kini masih buron dalam kondisi terluka di bagian dada karena tembakan seorang warga menggunakan senapan angin. Tim Densus 88 Antiteror Polri masih memburunya.

Polisi pun sudah mengantongi ciri-ciri fisiknya karena sosok Anwardi sempat terekam kamera pengawas (CCTV) di Stasiun Bangil. Polisi juga sudah meminta keterangan juru parkir Stasiun Bangil ketika Anwardi diduga kuat memarkir sepeda motor yang digunakannya untuk kabur sebelum masuk stasiun.

Meski begitu, sepeda motor yang dipakainya ke stasiun berbeda dengan sepeda motor awal. "Sepeda motor itu kami temukan di pegadaian. Sedangkan pelaku masuk ke dalam stasiun menggunakan sepeda motor lainnya. Kami masih cek lagi CCTV-nya," tukas Tito ditulis Tribunnews.com.

Belum diketahui ke mana Anwardi buron meski polisi terus memburunya. Yang jelas, menurut Tito, ia dibantu pula oleh orang lain untuk kabur melalui Stasiun Bangil.
Terduga pelaku bom Pasuruan adalah eks napi teroris


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...s-napi-teroris

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Terduga pelaku bom Pasuruan adalah eks napi teroris Menakar kinerja mesin partai saat Pilkada 2018

- Terduga pelaku bom Pasuruan adalah eks napi teroris Berharap Gunung Agung tak ganggu agenda tahunan IMF-Bank Dunia

- Terduga pelaku bom Pasuruan adalah eks napi teroris Layanan izin online terintegrasi terkendala masa transisi

×