alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Rizal Ramli: Sistem Pilpres Banci Harus Diakhiri
3 stars - based on 8 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b3fcd26ddd77002228b4567/rizal-ramli-sistem-pilpres-banci-harus-diakhiri

Rizal Ramli: Sistem Pilpres Banci Harus Diakhiri

Sistem pemilhan presiden (pilpres) di Indonesia tidak bagus dan bertentangan dengan UUD 1945. Ekonom senior Dr Rizal Ramli menjelaskan bahwa UUD 1945 telah tegas menyebut semua warga negera berhak menjadi presiden.

“Saya ingin mengatakan sistem pemilihan presiden di Indonesia ini kurang bagus dan tidak benar, (karena) bertentangan dengan UUD,” ujarnya di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Kamis (5/7).

Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid kemudian bercerita tentang pertemuannya dengan mantan Perdana Menteri Singapura, Lee Kuan Yew saat berkunjung terakhir kali ke Indonesia beberapa tahun lalu. Dalam pertemuan itu, dia berdebat soal sistem pemilihan presiden di Indonesia.

Kata Rizal, Lee Kuan Yew bersikeras mengatakan sistem pemilihan presiden di Indonesia menganut sistem parlementer. Sementara dirinya tidak sependapat dengan Lee Kuan Yew dan menyebut Indonesia menganut sistem presidential.

“Saya ngotot, saya bilang nggak Pak Lee, Indonesia itu presidential. Dia bilang nggak, karena kalau parlementer yang dipilih anggota DPR dulu baru pilih Perdana Menteri atau Presiden seperti kami. Indonesia kan pilih anggota DPR dulu kalian itu parlementer, nah saya baru sadar dari pertanyaan Pak Lee itu,” urainya.

Atas alasan itu, mantan Menko Maritim tersebut menilai sistem pemilihan presiden di Indonesia kurang bagus karena masih di garis abu-abu. Sebab, tidak benar-benar menginjak sistem parlementer maupun presidential. Rizal ingin sistem yang bertentangan dengan UUD 1945 itu diakhiri.

“Nah hari ini sistem kita banci, dibilang parlementer kagak dibilang presidential kagak ya. Saya ingin Mahkamah Konstitusi (MK) ubah sistem banci ini, yang bertentangan dengan UUD 45,” sambungnya.

Dia menyebut bahwa sistem yang dianut Indonesia saat ini juga melanggengkan money politik dan praktik politik dagang sapi, dimana orang yang tidak kompeten tetap didukung partai karena memiliki uang.   Ia kemudian mencontohkan proses pemilihan di Perancis. Saat itu, Emmanuel Macron yang merupakan tokoh baru membuat partai dengan berbekal anggota di Facebook yang berjumlah 200 ribu orang.

Namun, partai besutan Emmanuel Macron itu bisa ikut pemilu melawan partai dan tokoh besar. Partai tersebut bahkan tampil sebagai pemenang karena rakyat Perancis ingin perubahan di negaranya.

“Itu kan aspirasi rakyat kalau lihat ceritanya, rakyat memilih presiden dulu, habis itu memilih anggota DPR-nya menang mayoritas. Presiden tidak perlu dagang sapi dengan partai, tidak perlu bagi-bagi duit,” ujar capres rakyat itu.

“Tidak perlu juga bertukar menteri yang kagak becus diangkat jadi menteri hanya karna pertimbangan partai, itulah sistem presidential yang sesungguhnya,” tukas pria yang akrab disapa RR itu.

https://m.harianterbit.com/welcome/read/2018/07/06/99568/25/25/Rizal-Ramli-Sistem-Pilpres-Banci-Harus-Diakhiri

Bagus tuh idenya biar ga ada ketum partai sok boss

Halaman 1 dari 5
sitem khilafah tetap yang terbaik
apapun sistemnya selama ada nafsu dan setan sama saja
emoticon-Big Grin
Menurut ane kalo mau jd presiden ya nyalon aja...
Tp jgn ke salon banci yaa..emoticon-Big Grin
Risal banci nyalon nggak laku
Darimana bilang sistem banci? Emang di dunia harus parlementer atau presidensial? Apakah itu berarti ikut asing Aseng?

Wong gila kekuasaan ya begini ini. Semua harus sesuai kemauan sendiri. Sistem sendiri dibilang banci. Nanti liat sistem suara di Amerika terus bilang disini banci.

Liat Prancis sekarang dibilang bagus tapi nanti pas tidak menguntungkan dan ada orang bilang Perancis bagus pasti ngotot bilang sistem partai Perancis jelek

Manusia dungu. Koar koar di media tapi no action. COBA bawa ke MK dulu baru koar koar.

Palingan sudah merasa kl ke MK dia nya diketawain sebagai Indonesia makanya sekarang koar koar di masyarakat cari muka doang
Pengen jadi Presiden gak kesampean gini emoticon-Big Grin
Quote:


Terbaik bagaimana? Di Aceh istana aja ga ada namun untuk korupsi. Masih dicarikan ayat dan pembenaran nya

ya akhiri saja
Quote:


Gini lho, cok

kalo sistem Presidential tu = Presiden dipilih dulu, baru setelah itu DPR dipilih
kalo sistem parlementer = DPR dipilih dulu, baru setelah itu Presiden dipilih

Letak permasalahannya adalah terbaliknya jadwal Pemilihan Presiden dan DPR
Jadinya paslon capres/cawapres cenderung rebutan diusung oleh koalisi pemenang di DPR. Padahal koalisi partai pemenang di lembaga legislatif belum tentu baik. Kesimpulannya, paslon capres/cawapres terpilih di Pilpres itu belum tentu baik, karena sebagian besar suaranya disumbang oleh simpatisan partai-partai dari koalisi pemenang di legislatif, bukan murni dipilih rakyat karena kualitasnya.

Contohnya Pilpres kemarin:
Pak Prabowo dapet 49% suara
Joko dapet 51% suara

Seandainya Joko tidak diusung partai-partai pemenang di legislatif, maka hasilnya:

Pak Prabowo 95%
Joko 5 %

Ini adalah prosentas suara murni, jika simpatisan partai-partai pemenang Pemilihan legislatif tidak tahu salah satu paslon capres/cawpres diusung partai yg diidolakan. Jadi, tiap DPT mencoblos berdasarkan kualitas paslon, bukan karena diusung partai yang diidolakan.
Diubah oleh l4d13put
sip, hahahaha kocak nih pak rizal
Quote:


Masa sih emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

Rizal Ramli: Sistem Pilpres Banci Harus Diakhiri
Rizal Ramli: Sistem Pilpres Banci Harus Diakhiri
rizal kebanyakan nonton foto anaknya wowok nih
RR ini ngarep nusbol mas Didit ya?
Ceriwis amat bacotnya
setuju
semua berhak nyalon presiden
termasuk saya
dan malah gw pikir partai yang terbukti kadernya banyak korupsi gak boleh ikut pemilu selanjutnya
makanya partainya cuma itu2 doang yang korupsi juga itu2 doang
wedusssss forever
Yang banci itu sampe sujud syukur live se indonesia raya emoticon-Big Grin
Quote:


Speechless....otak kok kebalik kebalik.
Terus kenapa pemilihan di Indonesia di sebut banci?

Kalau seperti yg disebut diatas dibilang parlementer atau presidensial HANYA gara gara waktu pencoblosan berarti goblok nya ga ketulungan

Ga boleh beda dengan negara lain?

Kl terus kl yg Namanya parlementer atau presidensial menurut pikiran RR baru ga Banci?

Ibarat nya Nanti koperasi dibilang banci karena bukan perdagangan bebas atau komunis

Benci boleh goblok jangan
bacot enak, tapi nyatanya ga terjadi apa2 emoticon-Najis
faktanya sekarang kita pake parlementer
kalo nggak mengakui ini berarti amnesia dah
tapi cuman indon yang sistem parlementernya setengah tiang

hahaha
Diubah oleh mrezahediyonost
Halaman 1 dari 5


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di