alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / IDNTimes /
Profil Massimo Luongo, Gelandang Timnas Australia Keturunan Indonesia
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b3f4d26dad770483a8b4570/profil-massimo-luongo-gelandang-timnas-australia-keturunan-indonesia

Profil Massimo Luongo, Gelandang Timnas Australia Keturunan Indonesia

Profil Massimo Luongo, Gelandang Timnas Australia Keturunan Indonesia

Australia gagal melaju ke 16 besar Piala Dunia 2018 setelah menelan 2 kekalahan di grup C. Tim benua kanguru hanya berhasil merebut 1 poin berkat menahan imbang Denmark dengan skor 1-1.

Bahkan di tangan Peru, tim asuhan Bert van Marwijk ini harus rela kebobolan 2 gol.

Tapi ada yang menarik dari kursi pemain cadangan timnas Australia. Salah satu gelandangnya, Massimo Luongo, ternyata keturunan Indonesia lho!

Bahkan kabarnya, kakek moyang Luongo adalah raja dari Kesultanan Bima di Sumbawa. Mau tahu profil lengkap Luongo? Yuk, simak!


1. Lahir dari pasangan Italia-Indonesia
Profil Massimo Luongo, Gelandang Timnas Australia Keturunan Indonesia
Massimo Luongo lahir di Australia pada 25 September 1992 dari pasangan suami istri bernama Mario dan Ira. Ayah Luongo berkewarganegaraan Italia, sementara ibunya adalah orang Indonesia berdarah Sumba.

Mario dan Ira bertemu pertama kali di kawasan Bondi, Australia lalu memutuskan menikah 3 tahun kemudian. Dari pernikahan itu lahirlah 3 orang anak, termasuk si tampan Luongo sebagai anak bungsu.

Kabarnya, Luongo adalah keturunan Sultan Bima yang bernama AA. Siradjudin. Kerabat Ira banyak yang tinggal di Sumbawa, namun Luongo belum pernah berkunjung ke sana. Luongo sendiri gak punya paspor Indonesia, karena ia punya 2 kewarganegaraan yaitu Italia dan Australia.


2. Dikontrak Queens Park Rangers sampai pertengahan 2020
Profil Massimo Luongo, Gelandang Timnas Australia Keturunan Indonesia
Luongo sudah berkarir di lapangan hijau sejak belia. Pada usia 21 tahun, ia merumput untuk klub Swindon Town di League One setelah ‘terbuang’ dari akademi Tottenham Hotspur. Pria bertinggi 176 cm ini sekarang bermain sebagai gelandang Queens Park Rangers sampai pertengahan 2020. Harga kontraknya mencapai 4,5 juta Euro lho!


3. Berpartipasi untuk timnas Australia sejak Piala Dunia 2014 Brasil
Profil Massimo Luongo, Gelandang Timnas Australia Keturunan Indonesia
Piala Dunia 2018 Rusia bukanlah pertandingan besar pertama bagi Luongo. Empat tahun sebelumnya, ia ikut berangkat ke Brasil pada gelaran Piala Dunia 2014.

Sayang, dalam 2 pertandingan besar ini Luongo tetap duduk di bangku cadangan. Bahkan di Rusia, Luongo belum sempat merasakan satu pertandingan pun hingga Australia angkat koper.


4. Ganteng ya? Ups, sudah punya istri dan anak lho!
Profil Massimo Luongo, Gelandang Timnas Australia Keturunan Indonesia
Coba perhatikan paras tampan Luongo, kelihatan ada darah Indonesia gak? Alis dan mata tajamnya nampak seperti pria Italia. Tapi lihat senyum manis dan kulit sawo matangnya, khas banget lelaki Indonesia.

Profil Massimo Luongo, Gelandang Timnas Australia Keturunan Indonesia
Naksir dengan ketampanan dan prestasi Luongo? Eits, tunggu dulu! Luongo sudah menikah dengan perempuan asal Australia dan memiliki seorang anak. Jangan patah hati ya!

Meski belum bisa lolos ke event Piala Dunia, Indonesia minimal sudah ‘diwakili’ oleh Luongo yang membawa darah Kesultanan Bima dalam tubuhnya. Yuk, kasih semangat buat sepak bola Indonesia biar bisa merasakan euforia Piala Dunia!


Sumber : https://www.idntimes.comsport/soccer...mpaign=network

---

Baca Juga :

- Profil Massimo Luongo, Gelandang Timnas Australia Keturunan Indonesia Gemilang Inilah 3 Alasan Kylan Mbappe Layak Meraih Ballon d Or

- Profil Massimo Luongo, Gelandang Timnas Australia Keturunan Indonesia Preview Prancis Vs Uruguay Mbappe Jadi Perhatian

- Profil Massimo Luongo, Gelandang Timnas Australia Keturunan Indonesia Preview Brasil vs Belgia Juara Dunia Bertemu Kekuatan Baru Eropa

Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di