alexa-tracking

Nasib pencalonan mantan koruptor di tangan MA

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b3eff4cdcd770284a8b4579/nasib-pencalonan-mantan-koruptor-di-tangan-ma
Nasib pencalonan mantan koruptor di tangan MA
Nasib pencalonan mantan koruptor di tangan MA
Ketua DPR Bambang Soesatyo (paling kiri), mengumumkan hasil kesepakatan soal caleg mantan koruptor, Kamis (5/7/2018). Mantan koruptor masih diberi peluang maju dalam Pemilu 2019.
Mantan narapidana korupsi akhirnya diperbolehkan mendaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) baik DPR, DPRD Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

Dalam rapat antara pimpinan DPR, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Menteri Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kamis (5/7/2018) disepakati, semua orang tak terkecuali mantan napi korupsi boleh mendaftar menjadi caleg.

"Maka tadi kami sepakat memberikan kesempatan kepada semua pihak untuk mendaftar menjadi calon legislatif di semua tingkatan melalui parpolnya masing-masing," ujar Ketua DPR Bambang 'Bamsoet' Soesatyo di DPR, Jakarta, Kamis (5/7/2018) seperti dikutip dari Republika.co.id.

Namun hasil dari pendaftaran itu ada di tangan KPU. KPU akan memutuskan, apakah mereka memenuhi syarat sebagai bakal caleg atau tidak.

Kesepakatan ini untuk menengahi polemik pelarangan mantan napi korupsi, bandar narkoba, atau penjahat seksual anak untuk ikut berlaga memperbutkan kursi legislatif.

KPU sudah resmi mengatur pelarangan ini dalam Peraturan KPU 20/2018 tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota dalam Pemilu 2019.

Kementerian Hukum dan HAM akhirnya resmi mengundangkan Peraturan KPU itu Selasa, (3/7/2018). Berita negara tentang diundangkannya PKPU ini ditandatangani oleh Direktur Jenderal Perundang-undangan Kementerian Hukum dan HAM Widodo Ekatjahjana.

"Jika tidak diundangkan oleh Kemenkumham, maka Peraturan KPU itu tidak dapat dijadikan objek sengketa (objektum litis) di sidang hak uji materiil di Mahkamah Agung (MA)," kata Widodo kepada Tempo, Kamis (5/7/2018).

Dengan diundangkan, menurut Widodo, hak-hak masyarakat untuk memilih dan dipilih akan terlindungi.

Kementerian Dalam Negeri selaras dengan Kementerian Hukum dan HAM. Mereka mempersilakan yang tidak puas untuk menempuh jalur hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 76 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

"Pasal itu menyatakan PKPU yang diduga bertentangan dengan undang-undang ini, pengujiannya akan dilakukan oleh MA," ujar Bahtiar Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Rabu (4/7/2018), seperti dinukil dari Kompas.com.

Bambang Soesatyo menyatakan, putusan MA nantinya akan menentukan hasil verifikasi KPU terhadap bakal caleg yang pernah menjadi terpidana tiga tindak pidana tersebut.

"Oleh MA kalau diterima maka KPU akan meneruskan proses verifikasinya menjadi daftar calon tetap tapi kalau ditolak KPU akan mencoret dan mengembalikannya ke parpol yang bersangkutan," ujar Bamsoet.

Tapi cukupkah waktu buat mereka mendaftar ke KPU sambil menggugat ke MA sekaligus?

Pasal 76 ayat 4 Undang-undang tentang Pemilu mewajibkan MA memutus gugatan Peraturan KPU selama 30 hari sejak gugatan masuk ke MA.

Jika bakal caleg mengajukan gugatan hari ini, Jumat (6/7/2018), maka gugatannya bisa segera diproses. Tapi proses itu harus bersaing dengan penutupan pendaftaran caleg.

KPU membuka pendaftaran caleg dari 4 Juli hingga 17 Juli 2018. Jika caleg mantan koruptor itu menang di MA, peluangnya ada pada tahap perbaikan daftar bakal caleg pada 22 hingga 31 Juli 2018. Pilihan lain, saat proses pendaftaran masuk tahap penggantian bakal caleg, pada 4-10 September 2018.
Nasib pencalonan mantan koruptor di tangan MA


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...r-di-tangan-ma

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Nasib pencalonan mantan koruptor di tangan MA Korban balita dan identitas palsu bom Pasuruan

- Nasib pencalonan mantan koruptor di tangan MA Dua hari, pendaftaran caleg masih sepi

- Nasib pencalonan mantan koruptor di tangan MA Susi beri tenggat 30 hari untuk penyerahan ikan predator

×