alexa-tracking

Pakai Cara Ini Untuk Putuskan Pacar yang Ingin Kamu Tinggalkan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b3e15655a5163262e8b4567/pakai-cara-ini-untuk-putuskan-pacar-yang-ingin-kamu-tinggalkan
Pakai Cara Ini Untuk Putuskan Pacar yang Ingin Kamu Tinggalkan
Sulitnya putus sama pacar bukan cuma dirasa si dia yang diputusin, yang mau memutuskan hubungan pun pasti merasakan berat. Sebab setiap langkah yang diambil harus tepat.


Satu hal yang membuat putusin pacar itu berat barangkali adalah ketakutan akan adanya penyesalan di kemudian hari. Makanya, mutusin pacar juga tidak bisa dilakukan asal-asalan.

Pakai Cara Ini Untuk Putuskan Pacar yang Ingin Kamu Tinggalkan

Harus ada alasan yang mendasar kuat agar keinginanmu untuk putus juga bulat. Kamu pun harus meyakini dengan segenap hati bahwa kamu mengambil keputusan yang benar.

Selebihnya, tinggal bagaimana kamu meyakinkan dia kalau keinginanmu untuk putus ini serius, bukan keinginan sesaat yang bisa berubah sewaktu-waktu.

1. Waktunya harus pas

Jangan bilang putus di tengah momen penting penting yang akan dia hadapi. Selain karena mungkin dia butuh konsentrasi penuh dan sebaiknya tidak kamu rusak dulu, ini juga untuk menghindari penundaan untuk segera membahasnya sampai tuntas.

2. Sampaikan alasanmu ingin putus secara lugas

Jangan bertele-tele apalagi “menghias” kalimatmu sampai maksud sebenarnya tertutupi. Kamu dan dia tidak memerlukan itu. Meski pahit, katakan yang sebenarnya. Hubungan baik yang pernah kalian jalin berhak dihargai dengan kejujuran sampai titik akhir.

3. Kamu harus tegas

Kalau kamu ingin putus, tegas lah terhadap keinginan itu. Dia mungkin akan menolak, dia mungkin memberimu janji-janji segar yang membuatmu sedikit iba dan luluh. Tapi, kamu bilang putus bukan sekadar untuk menggertak, kan?

4. Pastikan segala urusan sudah tuntas

Jangan tinggalkan urusan apapun saat hubungan kalian berakhir. Bukan cuma karena tidak etis, tapi ini juga penting dilakukan saat putus demi menghindari modus-modus komunikasi, atau bahkan kecanggungan untuk menuntaskannya dalam keadaan yang “berbeda” di kemudian hari.

Kamu dan dia mungkin putus karena masalah yang tak terselesaikan dalam hubungan kalian. Jangan sampai perpisahan itu menimbulkan masalah baru, ya!

Sumber