alexa-tracking

Trump Mencak-mencak Harga Minyak Naik Terus

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b3dbd83d44f9f89618b4568/trump-mencak-mencak-harga-minyak-naik-terus
Trump Mencak-mencak Harga Minyak Naik Terus
Trump Mencak-mencak Harga Minyak Naik Terus
Harga minyak mentah Brent diproyeksikan naik (Foto: Reuters)

Jakarta – Dalam tiga tahun terakhir bertepatan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat (AS), harga minyak AS berada di kisaran level tertingginya, karena harga minyak naik terus. Hal itu terjadi, saat pasokan yang ketat di dalam dan luar negeri membayangi janji Arab Saudi untuk meningkatkan produksi.

Tak pelak Presiden AS Donald Trump mencak-mencak kepada OPEC. “Monopoli OPEC harus ingat bahwa harga gas naik dan mereka melakukan sedikit untuk membantu. Justru sebaliknya, mereka mendorong harga lebih tinggi saat Amerika Serikat membela banyak anggotanya untuk sangat sedikit dolar. Harus ada timbal balik. KURANGI HARGA SEKARANG!” tulis Trump seperti dikutip CNBC dari akun Twitternya.


Trump Mencak-mencak Harga Minyak Naik Terus


Munculnya cuitan itu, terjadi setelah perdagangan minyak di hari libur sudah berakhir di New York. Harga minyak naik terus, harga minyak AS saat itu naik 0,3%, memperpanjang reli minyak mentah sebesar 15% sejak awal Juni.


Sebelumnya, para menteri energi Saudi dan Rusia menyatakan kembali kesepakatannya untuk peningkatan produksi sebesar 1 juta barel per hari yang dicapai bulan lalu di Wina. Kesepakatan itu, menyusul cuitan Trump selama akhir pekan, bahwa ia telah menerima jaminan dari negara Timur Tengah itu mengenai peningkatan produksi.

“Bahkan jika Arab Saudi memang menyediakan banyak minyak untuk menggantikan segala kekurangan dari Iran, Libya, atau Venezuela, yang membuat pasar khawatir adalah bahwa kita akan mencapai tingkat kapasitas cadangan yang cukup rendah,” kata Bart Melek, kepala strategi komoditas global di TD Securities, seperti dikutip Bloomberg.


Arab Saudi menyatakan, akan menggunakan kapasitas cadangannya ketika diperlukan untuk menghadapi perubahan pada tingkat pasokan dan permintaan minyak di masa mendatang, berkoordinasi dengan negara-negara produsen lainnya, menurut laporan Saudi Press Agency.

Terlepas dari upaya Trump yang sedang berlangsung untuk mendorong peningkatan produksi yang lebih agresif, Morgan Stanley pada Selasa (3/7) menaikkan proyeksinya untuk harga minyak mentah Brent menjadi US$85 per barel tahun depan.

“Sepertinya peningkatan pasokan tambahan dari produsen minyak di Teluk dan Rusia tidak akan dapat menggantikan barel yang hilang dari Libya, Iran, dan Venezuela,” kata Tamas Varga, seorang analis di PVM Oil Associates Ltd. Di London.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Agustus 2018 naik 19 sen ke level US$74,33 per barel ketika perdagangan berhenti sekitar pukul 1 siang di New York Mercantile Exchange, kisaran level tertinggi dalam tiga tahun. Harga minyak WTI tidak ditutup pada perdagangan Rabu (4/7) karena libur Hari Kemerdekaan AS.

Harga Minyak Naik Terus Persediaan Minyak Amerika Dilaporkan Turun

Adapun harga minyak Brent untuk pengiriman September 2018 naik 48 sen ke US$78,24 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Minyak mentah acuan global ini diperdagangkan premium US$6,28 terhadap WTI untuk bulan yang sama.

Dengan kondisi itu, American Petroleum Institute (API) dikabarkan melaporkan penurunan persediaan minyak mentah sebesar 4,51 juta barel pekan lalu. Sedangkan pasokan di Cushing, Oklahoma, menyusut 2,6 juta barel.

Data Energy Information Administration (EIA) mengonfirmasikannya pada Kamis (5/7), kondisi ini menjadi penurunan ketujuh berturut-turut pada pusat penyimpanan tersebut. Survei Bloomberg memprediksi penurunan sebesar 5 juta barel dalam hal stok nasional.

Disamping gangguan pasokan global, meningkatnya permintaan juga membantu mendorong harga. “Pengilangan akan semakin kuat, kita terus melihat penurunan persedian yang cukup kuat. Itu menunjukkan bahwa ketika kita bergerak maju, pasar ini akan menjadi kurang mendapat pasokan dari yang kita kira,” tambah Melek.

Sumber
image-url-apps
Makanya cepet2 lengserkan rezim para mullah di teheran
Biar sumur2 minyaknya bisa dijarah
image-url-apps
karena permintaannya naik jadi harga naik meski produksi naik
KASKUS Ads
negara2 arab bisa tajir lagi nih
Trump Mencak-mencak Harga Minyak Naik Terus
China ( asia) Kalahkan Amerika ( barat) Sebagai Negara Importir Minyak Terbesar Di Dunia
https://ekbis.sindonews.com/read/119...sar-1492078903
tembus $100 neh emoticon-Traveller
tembus $100 neh emoticon-Traveller
image-url-apps
Bani Saud selalu hebat dalam hal tentang perekonomian. emoticon-Wow
×