alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / IDNTimes /
Diskriminatif, Wanita Tiongkok ini Gagal Jadi Guru karena Pendek
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b3c5186de2cf2ce068b457d/diskriminatif-wanita-tiongkok-ini-gagal-jadi-guru-karena-pendek

Diskriminatif, Wanita Tiongkok ini Gagal Jadi Guru karena Pendek

Diskriminatif, Wanita Tiongkok ini Gagal Jadi Guru karena Pendek

Beijing, IDN Times - Li harus mengubur mimpinya dalam-dalam untuk menjadi seorang guru. Bukan karena ia tidak mampu. Ia gagal memenuhi syarat untuk menjadi seorang guru karena dinilai terlalu pendek. Duh!


1. Sebelum kelulusan, Li diberitahu jika ia tidak bisa menjadi seorang guru karena memiliki tinggi badan hanya 140 cm
Diskriminatif, Wanita Tiongkok ini Gagal Jadi Guru karena Pendek
Li dinilai tidak memenuhi syarat karena memiliki tinggi di bawah 150 cm. Li adalah seorang mahasiswi jurusan bahasa Inggris dan sedang menjalankan tahun terakhirnya di Shaanxi Normal University. Namun sayangnya, hingga Mei, tidak lama sebelum kelulusan ia diberitahu jika ia tidak bisa memenuhi syarat sebagai seorang guru. 


2. Li sudah lulus jurusan Bahasa Inggris. Namun ia tidak bisa mendapatkan sertifikat mengajar karena postur tubuhnya itu. 
Diskriminatif, Wanita Tiongkok ini Gagal Jadi Guru karena Pendek
Di Provinsi Shaanxi utara, pria harus lebih tinggi dari 155 cm dan wanita harus lebih dari 150 cm untuk mendapatkan sertifikat kualifikasi mengajar. Mereka yang ingin mengajar anak-anak dapat mengajukan akreditasi khusus jika memiliki tinggi 5 cm lebih pendek dari syarat yang ada.

Yang menjadi masalah, Li hanya memiliki tinggi 140 cm. Itu artinya, Li tidak memenuhi syarat itu. Dia tidak bisa mengajukan akreditasi karena kekurangan tingginya lebih dari 5 cm. 


3. Masalah yang dialami Li menjadi trending topic di situs sosial media Tiongkok, Weibo
Diskriminatif, Wanita Tiongkok ini Gagal Jadi Guru karena Pendek
Li pun merasa terkejut. Karena selama empat tahun mengenyam pendidikan, tidak ada yang memperhatikan jika sertifikat kualifikasi guru memiliki batas ketinggian. 

Hingga saat ini pihak universitas belum memberikan tanggapan atas masalah ini. Namun di Tiongkok, Shaanxi bukan satu-satunya provinsi dengan pembatasan tinggi. Banyak daerah memiliki aturan yang sama, dengan alasan guru harus cukup tinggi untuk mencapai papan tulis. Memang aturan ini menuai banyak kritik. Beberapa daerah seperti Sichuan, Jiangxi dan Guangxi mencabut pembatasan itu. 

Kasus yang dialami Li ini menjadi trending topic di situs media sosial Tiongkok, Weibo. Banyak yang merasa simpati dan menilai kemampuan mengajar harus lebih dihargai ketimbang kondisi fisik. 


Sumber : https://www.idntimes.comnews/world/k...mpaign=network

---

Baca Juga :

- Diskriminatif, Wanita Tiongkok ini Gagal Jadi Guru karena Pendek Kebijakan Baru Starbucks, Siapapun Bisa Duduk di Gerai Tanpa Harus Beli

- Diskriminatif, Wanita Tiongkok ini Gagal Jadi Guru karena Pendek Chairman Starbucks Ubah Kebijakan Toilet Pasca Insiden di Philadelphia

- Diskriminatif, Wanita Tiongkok ini Gagal Jadi Guru karena Pendek Hubungan Israel-Polandia Memanas Akibat RUU Tentang Holocaust

Urutan Terlama


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di