alexa-tracking

Hati Hati Kalau Naik Ojol,jangan Main HP/tas Di Belakang

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b3bb7a6dad770073a8b456b/hati-hati-kalau-naik-ojoljangan-main-hp-tas-di-belakang
Hati Hati Kalau Naik Ojol,jangan Main HP/tas Di Belakang
Aksi penjambretan terjadi bertubi-tubi di Jakarta dalam kurun waktu sekitar sebulan terakhir. Tak hanya barang berharga yang dirampas, aksi penjambretan juga menyebabkan korban luka, bahkan kehilangan nyawa.

Berikut ini bebererapa peristiwa penjambretan yang marak terjadi dan diberitakan media media massa

1. Penjambretan di Cempaka Putih, korban tewas

Hari Minggu (1/7/2018) lalu, seorang perempuan berinisial W (37) meninggal dunia saat mempertahankan barangnya ketika menjadi korban penjambretan di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Penjambertan itu terjadi pukul 08.00 WIB dan terekam CCTV. Video ini viral dan beredar di berbagai platform media sosial dan grup percakapan.

Dalam rekaman CCTV yang beredar di media sosial, W yang merupakan penumpang ojek online tersebut terpelanting karena tarikan penjambret. 
Pelaku penjambretan menggunakan pakaian tertutup berwarna merah dan helm tipe full face.

Polisi pun membentuk tim gabungan untuk mengungkap dan menangkap pelaku penjambretan itu

2. Penjambretan Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PU

Beberapa pekan sebelumnya, penjambretan juga terjadi dan menimpa Dirjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Syarief Burhanudin.

Peristiwa ini terjadi pada 24 Juni 2018. Kali ini aksi penjambretan terjadi pagi hari
Menurut keterangan saksi kepada polisi, saat itu Syarif tengah bersepeda dari rumahnya di Cipete, Jakarta Selatan, menuju kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. Di tengah perjalanan, pejambret menarik tas pinggang Syarif.

Karena terkejut dan berusaha mempertahankan barang berharga miliknya, Syarif terpelanting ke jalan.

Menurut keterangan para saksi, Syarif mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit

lama berselang, polisi mengamankan satu tersangka pelaku penjambretan itu dan menembak mati satu tersangka pelaku lainnya.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi mengatakan, dari penangkapan kedua tersangka, polisi menemukan adanya sindikat pejambret bernama "Jambret Tenda Oranye".

3. Penjambretan di kawasan Sudirmen hingga Tosari

Rentetan peristiwa penjambretan terjadi di kawasan Sudirman hingga Tosari, Jakarta Pusat, pada 17 Juni lalu sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu sejumlah pengendara menjadi korban penjambretan oleh seseorang dengan ciri-ciri yang mirip.

Menurut keterangan korban, penjambret menggunakan pakaian tertutup serba hitam dengan helm tipe full face dan mengendarai sepeda motor jenis CBR.

Dalam penjambretan itu, pelaku mengincar ponsel korbannya yang digunakan saat tengah berkendara. Ada tiga korban yang secara resmi melaporkan penjambretan pada sekitar waktu itu di lokasi tersebut kepada polisi. Diduga masih ada korban lainnya yang belum melapor. Hingga kini pelaku penjambretan tersebut masih dalam pengejaran polisi

Instruksi perangi aksi jambret

Hati Hati Kalau Naik Ojol,jangan Main HP/tas Di Belakang

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, saat ini polisi tengah berupaya untuk memberantas aksi pejambretan yang marak terjadi.

"Sesuai imbauan Bapak Kapolda Metro Jaya setiap polres di Jakarta wajib melakukan operasi untuk memberantas aksi jambret, apalagi menjelang laga Asian Games 2018," ujar Argo saat dihubungi, Senin kemarin.

Ia berharap, operasi itu membuahkan hasil dan sindikat penjambret di Jakarta dapat diberantas.

Di samping itu, polisi juga mengimbau masyarakat untuk turut memerangi aksi pejambretan.

"Jangan beri kesempatan penjambret untuk lancarkan aksinya," kata dia.

Caranya, lanjut Argo, yakni dengan selalu bersikap waspada dan menjaga barang pribadi ketika berada di tengah keramaian.

"Misalkan saja pada saat berkendara, jangan gunakan ponsel selama mengemudi atau tengah membonceng. Ini menjadi salah satu incaran penjambret. Melakukan tindakan ini berarti memberi kesempatan pelaku melancarkan aksinya," kata dia
Hati Hati Kalau Naik Ojol,jangan Main HP/tas Di Belakang
image-url-apps
Hati Hati Kalau Naik Ojol,jangan Main HP/tas Di Belakang
image-url-apps
waspadalah
×