alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Terendah Sejak 2012, Inflasi Lebaran pada Juni 2018 Sebesar 0,59%
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b3a4f37902cfe8d608b4567/terendah-sejak-2012-inflasi-lebaran-pada-juni-2018-sebesar-059

Terendah Sejak 2012, Inflasi Lebaran pada Juni 2018 Sebesar 0,59%

Terendah Sejak 2012, Inflasi Lebaran pada Juni 2018 Sebesar 0,59%

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi atau indeks harga konsumen pada Juni 2018 sebesar 0,59% dibanding bulan sebelumnya. Inflasi bulanan pada masa lebaran ini merupakan yang terendah sejak 2012 lalu.

Kepala BPS Suhariyanto menyebutkan, inflasi pada lebaran 2012 yang jatuh pada Agustus sebesar 0,95%, begitu pun dengan Agustus 2013 yang sebesar 1,12%. Kemudian, lebaran 2014 hingga 2016 yang jatuh pada Juli, inflasinya masing-masing sebesar 0,93%, 0,93%, dan 0,69%. Lalu, inflasi Juni 2017 kembali sebesar 0,69%. Tahun ini, hari raya Idul Fitri jatuh pada 15 Juni 2018.

Pada Juni 2018, ikan segar dan tarif transportasi masih menjadi penyumbang terbesar inflasi. Lebih rinci, kenaikan tarif dan konsumsi transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,5% dibanding bulan lalu sehingga berkontribusi 0,26% terhadap total inflasi.

Kenaikan tersebut dianggap lumrah, sebab pada bulan lalu musim mudik lebaran bertepatan dengan masa liburan akan sekolah. "Karena ada lebaran dan libur panjang, permintaannya naik sekali," kata dia kata dia saat konferensi pers di kantornya, Jakarta (2/7).

Dari kelompok pengeluaran ini, kenaikan tarif angkutan udara menyumbang inflasi paling besar yakni 0,15%. Lalu, tarif angkutan antar kota yang sumbangannya ke inflasi 0,08% karena ada penyesuaian tarif di beberapa daerah. Juga, kenaikan tarif angkutan kereta api yang andilnya ke inflasi 0,01%.

Terendah Sejak 2012, Inflasi Lebaran pada Juni 2018 Sebesar 0,59%

Kemudian, kelompok bahan makanan yang kenaikan harganya sebesar 0,88%, menyumbang 0,19% terhadap total inflasi. Yang paling dominan menyebabkan inflasi adalah ikan segar, dengan andil ke inflasi 0,08%. Lalu daging ayam ras yang andilnya 0,03%. Sisanya, disumbang oleh daging ayam kampung, daging sapi, kacang panjang, bawang merah, dan kelapa yang masing-masing andil ke inflasinya 0,01%.

Meski beberapa komoditas harganya naik lantaran ada kenaikan permintaan saat lebaran, ada juga bahan pangan yang mengalami penurunan harga atau deflasi. Di antaranya, telur ayam ras dan cabe merah yang menyumbang deflasi masing-masing 0,03%. Serta, beras dan bawang putih yang menyumbang 0,01%. "Kesimpulannya, inflasi bahan makanan lebaran ini sangat terkendali," ujarnya.

Sebaliknya, inflasi dari harga yang diatur pemerintah (administered prices) pada Juni 2018 justru mencapai 1,38% dibanding bulan sebelumnya. Inflasi itu lebih tinggi ketimbang harga yang bergejolak (volatile food), termasuk harga bahan pangan, sebesar 0,9%. Bahkan, inflasi inti pada Juni 2018 pun hanya 0,24% dibanding Mei 2018.

"Administered prices inflasinya tinggi, karena tarif angkutan udara, antar kota, dan kereta api naik. Begitu pun rokok kretek dan rokok kretek filter," ujar Suhariyanto.

Secara keseluruhan, inflasi sejak awal tahun (year to date/ytd) sebesar 1,9%. Sementara jika dibanding tahun lalu (year on year/yoy), inflasi Juni 2018 sebesar 3,12%.

sumber

Alhamdulillah emoticon-I Love Indonesia

Quote:
Laissez Faire, Laissez Passer (Invisible Hand)
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 2
Harga pete ngga dihitung ya?
padahal kenaikan harganya luar biasa...

secara umum, harga daging murah lho.. gw beli di hypermart 88rb per kg
jengkol sebijik serebu mangatus
emoticon-Marah
naiknya setelah lebaran

emoticon-Hammer2
Sungguh 10 tahun yang sia-sia.
semoga better
Quote:


lebay nyuk
Berhemat gan.
Quote:


Baper ya
Quote:


opo nyuk?
Quote:


Lha opo
manteb
Diubah oleh isamovich
Inflasi rendah bisa berarti ekonomi stabil, ato daya beli rendah. Kira-kira yang mana nih menurut agan sekalian?
Quote:


menurut gw, karena ekonomi stabil
orang pulang kampung gantian, ada yg sebelum lebaran sudah mudik
ada yg mudik baru setelah lebaran. karena toh anak sekolah libur 2 minggu setelah lebaran

jadi banyak pedagang yg tetap buka sampai h+1 lebaran
stok barang banyak..
Diubah oleh tukangkredit
Quote:


Inflasi tinggi karena ekonomi tumbuh... Bisa jadi....

Inflasi rendah bisa jadi karna permintaan dan penawaran yg stabil
#2019 back to solo aja deh dagang esemka


Quote:


Klo yg jawab pemerintah / yg pro :
“ inflasi rendah krn ekonomi stabil”

Klo yg jawab rakyat / pengusaha (rata2) :
“ inflasi rendah krn daya beli rendah”
Inflasi kyk gini itu karena diperhatikan dan dikontrol, klo dulu dulu dicuekin, turun syukur naek peduli amat, semenjak inflasi tinggi krismon 98, naek turun antara 4-9 %, baru sekarang dikontrol secara ketat, pangan terutama, skrg jarang sekali lonjakan harga, distribusinya diawasi dari mulai kementan ampe polisi TNI
Gmn ga rendah...Ane pedagang ngerasain beda bgt suasana bulan puasa sekarang...H-7 aja pasar masih sepi macam kuburan yg ane bingung apa ga jadi yah lebarannya ?Pokok nya jauh lah di bandingkan bulan uasa 2 tahun yg lalu..Ga percaya ?Mari ngopi ke tempat dagang ane sekalian tanya2 pedagang lain
Quote:


Kok sama ya gan
Senasib kita
emoticon-shakehand
Setau gw org makin berhemat kok. Kl lebaran aja masih bertahan berhemat, silahkan saja dibayang2kan apa yg terjadi.
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di