alexa-tracking

Hidayat: PKS Dukung PKPU Larangan Eks Koruptor Jadi Caleg

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b39dfe9d44f9f8b2e8b4567/hidayat-pks-dukung-pkpu-larangan-eks-koruptor-jadi-caleg
Hidayat: PKS Dukung PKPU Larangan Eks Koruptor Jadi Caleg
Hidayat: PKS Dukung PKPU Larangan Eks Koruptor Jadi Caleg

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid mengatakan partainya mendukung keluarnya peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU), yang melarang mantan narapidana kasus korupsi menjadi calon legislatif (caleg). Hidayat menilai PKPU itu merupakan bentuk komitmen dalam pemberantasan korupsi.

"PKS sangat mendukung segala upaya memberantas korupsi termasuk dikeluarkannya PKPU sebagai tindakan preventif," kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.

Hidayat menilai PKPU larangan tersebut merupakan tindakan preventif agar sejak dari hulu hingga hilir, proses demokrasi steril dari masalah korupsi termasuk keberadaan eks narapidana kasus tindak pidana korupsi. Menurutnya, aturan larangan bagi eks-narapidana korupsi menjadi caleg sudah tepat, karena masih banyak warga masyarakat yang tidak terjerat kasus korupsi dan berkesempatan menjadi caleg.

"Di Indonesia ini yang tidak pernah terjaring masalah korupsi masih berjuta kali lebih banyak daripada yang terkena korupsi. Kenapa kemudian harus 'ribet' (ribut) dengan mantan napi korupsi yang jumlahnya sedikit," ujarnya.

Selain itu menurut HIdayat Nur Wahid, rakyat Indonesia punya hak asasi untuk mendapatkan calon anggota parlemen di pusat dan daerah yang tidak terkena kasus korupsi. Hidayat melanjutkan, ketika PKPU itu mendapat ditentang beberapa pihak dan menjadi polemik apakah perlu persetujuan Menkumham atau tidak, maka ini menjadi ujian bagi seluruh komponen untuk menegaskan komitmen dalam pemberantasan korupsi.

"PKS mendukung upaya pemberantasan korupsi sehingga sejak awal kami tidak pernah mencalonkan napi kasus korupsi meskipun tidak ada PKPU tersebut," katanya.

Sebelumnya, KPU mengeluarkan aturan yang melarang pencalonan mantan narapidana narkoba, kejahatan seksual terhadap anak dan korupsi sebagai calon legislatif (caleg). Larangan tersebut tertuang dalam Peraturan KPU No 20 tahun 2018 tentang Pencalonan anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten-Kota yang ditetapkan pada 30 Juni 2018 dan ditandatangani oleh Ketua KPU Arief Budiman di Jakarta, Minggu (1/7).

Dalam pasal 7 ayat 1 butir g dan h disebutkan bakal calon anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten-Kota adalah warga negara Indonesia dan harus memenuhi persyaratan tidak pernah sebagai terpidana berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap yang diancam dengan pidana penjara lima tahun atau lebih berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap; bukan mantan terpidana bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak, atau korupsi.

KPU membolehkan para mantan narapidana itu untuk mencalonkan diri dengan syarat mengumumkan status pemidanaan mereka kepada publik.

Hal tersebut tertuang dalam pasal 7 ayat 4 yang berbunyi: "Persyaratan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf g, dikecualikan bagi: (a) mantan terpidana yang telah selesai menjalani masa pemidanaannya, dan secara kumulatif bersedia secara terbuka dan jujur mengemukakan kepada publik, bukan sebagai pelaku kejahatan yang berulang, serta mencantumkan dalam daftar riwayat hidup; dan (b) terpidana karena kealpaan ringan (culpa levis) atau terpidana karena alasan politik yang tidak menjalani pidana dalam penjara, dan secara terbuka dan jujur mengumumkan kepada publik.

Pengumuman itu dilakukan oleh KPU, KPU Provinsi/KIP Aceh, dan KPU/KIP Kabupaten-kota seperti yang tertuang dalam pasal 38 "KPU, KPU Provinsi/KIP Aceh, dan KPU/KIP Kabupaten/Kota mengumumkan bakal calon anggota DPR, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten-Kota yang berstatus sebagai mantan terpidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (4) pada laman KPU".
Sumber : Antara

https://www.republika.co.id/berita/n...tor-jadi-caleg

===

Pemerintah nya dukung koruptor nyaleg, oposisi harus siap melawan emoticon-thumbsup
image-url-apps
Hanya org gila doang menurut gw yg setuju ex-koruptor bs nyaleg lagi. Apapun alasannya.
image-url-apps
Jgn beri kesempatan lgi pda koruptor utk bsa nyaleg emoticon-Ngamuk


Males kliping....emoticon-Ngacir
KASKUS Ads
widih tumben ????
Quote:


bukan orang gila bree tapi dHewan gila emoticon-Leh Uga
image-url-apps
sekalian aturan istri harus max 1 dan anak max 2emoticon-Ngakak
image-url-apps
M Topig murka neh emoticon-Leh Uga
Quote:


Berarti si Owi ... emoticon-Takut
Berarti Luthfi, Gatot, Yudi nggak dikasih nyaleg lagi ya.
Quote:

ranah privat itu ga usah diatur, peduli amat urusan kwontol orang.
yg penting tidak korupsi dan bekerja baik dan benar untuk negara.emoticon-Matahari
Quote:

ya, harusnya sih jangan gan emoticon-Big Grin
kalo perlu bunuh aja dah koruptor-koruptor itu emoticon-thumbsup
image-url-apps
Jadi inget


Hidayat: PKS Dukung PKPU Larangan Eks Koruptor Jadi Caleg
Hidayat: PKS Dukung PKPU Larangan Eks Koruptor Jadi Caleg
Hidayat: PKS Dukung PKPU Larangan Eks Koruptor Jadi Caleg





Hidayat: PKS Dukung PKPU Larangan Eks Koruptor Jadi Caleg
image-url-apps
Quote:


Koalisi forever ternyata fornever
image-url-apps
Quote:


Dia bukan koruptor, hanya korban konspirasi zion