alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pengidap HIV di Indonesia Naik Lima Kali Lipat Di Kalangan Pria Homoseksual
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b39cabca09a3991648b456a/pengidap-hiv-di-indonesia-naik-lima-kali-lipat-di-kalangan-pria-homoseksual

Pengidap HIV di Indonesia Naik Lima Kali Lipat Di Kalangan Pria Homoseksual

Pengidap HIV di Indonesia Naik Lima Kali Lipat Di Kalangan Pria Homoseksual


Laporan terbaru Human Rights Watch (HRW) menyebutkan bahwa sejak tahun 2007 jumlah pengidap HIV di kalangan pria homoseksual telah naik lima kali lipat disebabkan karena kalangan LGBT di Indonesia dikucilkan.

Pengidap HIV di kalangan pria homoseksual di Indonesia naiik dari 5 persen di tahun 2007 menjadi 25 persen di tahun 2015 meskipun pemerintah Indonesia berhasil mengurangi penyebaran virus mematikan itu di kalangan masyarakat lainnya.

"Ini akan menjadi hal yang sangat buruk dampaknya bagi Indonesia." kata Andreas Harsono dari Human Rights Watch.

"Ini akan membuat Indonesia mundur 20-30 tahun ke kebelakang ke tahun 1980-an ketika virus HIV/AIDS masih relatif baru."

Laporan HRW menyebutkan adanya 'kepanikan moral' terhadap komunitas LGBT di Indonesia sekarang ini, yang menyebabkan kalangan homoseksual bersembunyi, sehingga tidak terjangkau oleh layanan kesehatan publik dan usaha menyebarkan pesan pendidikan seks yang aman.

Homoseksual digolongkan sebagai gangguan mental

Tahun 2017, lebih dari 300 mereka yang digolongkan sebagai LGBT ditahan dalam penangkapan ilegal oleh polisi dan kelompok militan seperti FPI, penangkapan terbesar yang pernah dilakukan.

Beberapa diantara mereka kemudian ditelanjangi dan dipertontonkan ke media.

Kondom yang disita dalam penangkapan juga dijadikan barang bukti, sehingga kemudian membuat banyak diantara mereka enggan untuk menggunakannya.

Di provinsi Aceh tahun lalu, dua pria dicambuk masing-masing 83 kali setelah ditangkap karena melakukan hubungan seksual

Pengidap HIV di Indonesia Naik Lima Kali Lipat Di Kalangan Pria Homoseksual
"Rangga", 32, mengidap HIV sejak tahun 2013. (ABC News)

Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) telah menggolongkan mereka yang homoseksual atau transgender sebagai 'penyakit jiwa."

Jajak pendapat yang dibuat tahun 2016 menyebutkan 26 persen warga Indonesia tidak menyukai kelompok LGBT membuat mereka menjadi kelompok yang paling dibenci Indonesia mengalahkan mereka yang dituduh komunis dan orang Yahudi.

Living as trans in Indonesia

The Indonesian transgender community regularly faces verbal assaults from government and religious figures. While they are under pressure to change, some are living their lives undeterred.

"Diskriminasi adalah alasan mengapa orang menyebut kami sebagai penyakit. Mereka melihat kami sebagai kutukan." kata seorang pegiat LGBT Dimas Alphareza yang berusia 30 tahun.

Dia mengatakan semakin susah untuk menjangkau mereka yang rentan yang berada di masyarakat.

"Mereka takut dipukuli." katanya.

"Sebagai contoh, ketika kami membuat janji untuk bertemu lewat media sosial, ketika sudah setuju tempat dan waktu, ketika kami ke sana, mereka tidak muncul."

Alphareza menjalankan klink berpindah-pindah (pop up) dimana mereka yang datang bisa menjalani tes HIV tanpa mendapat pertanyaan lain.

Dia mengatakan terjadi peningkatan dramatis pengidap HIV baru sejak tahun lalu.

"Dari 20 orang yang dites, 9 diantara mereka positif mengidap HIV." katanya.

Pengidap HIV di Indonesia Naik Lima Kali Lipat Di Kalangan Pria Homoseksual
Bintang positif terkena HIV di tahun 2015 ketika berusia 20 tahun. (ABC News)


"Bintang" menemukan dirinya mengidap HIV di tahun 2015 ketika usianya baru 20 tahun.

Dia mempersalahkan pesantren yang dimasukinya karena orang tuanya mengirim dia kesana setelah merasa dia 'terlalu lembut dan berperilaku seperti perempuan."

"Kami tidak pernah diajari apapun mengenai HIV, padahal di sekolah negeri mereka mendatangkan dosen dari universitas untuk menbicarakan hal tersebut. Saya sama sekali tidak mengetahuinya." katanya.

"Rangga", 32, sudah hidup dengan HIV sejak tahun 2013.

Sekarang bekerja sebagai pegiat HIV, Rangga menggambarkan perilaku buruk di kalangan homoseksual berkenaan dengan perilaku seks aman.

"Mereka berulang kali mengatakan 'rasanya tidak enak menggunakan kondom.". katanya.

"Tetapi mereka tidak dilengkapi dengan pengetahuan mengenai bahaya tidak menggunakan kondom, dan tentu saja kemudian mereka terkena HIV."

Bulan lalu, Australia mengumumkan bantuan tambahan $AUD 1,3 juta (sekitar Rp 13 miliar) bagi pencegahan AIDS di Indonesia, Kamboja, Laos dan PNG.

Quote:


ane turut prihatin aje,
kalo memang itu pilihan hidupmu ya monggo dipertanggung jawabkan segala resikonya emoticon-Cool
Diubah oleh karikai04
Halaman 1 dari 2
ati2 nih klo punya anak kemayu, buru2 suruh tes hiv emoticon-Betty
Bagus lah biar para homo pada modar
parah betul.😐
ya elo kalo tiap hari bugil nyemplung ke septik tank ya pasti kena penyakitlah
musnahkan bani hartoyk emoticon-Najis
emoticon-Om Telolet Om! digilas mati aja gay paok itu !!!
WTF...kepanikan moral??

Harus di musnahkan iyaemoticon-Najis
emoticon-Thinking

Nastak akan bilang, solusinye ialah legalkan lgbt..
emoticon-Cape d...

Mantap!!!
:color
Yg jelas sih
Mayoritas yang menolak LGBT itu orang miskin yang sirik,
logika gampangnya, kalo hidup loe sengsara, loe bakal ngga suka liat orang laen bahagia, kalo hidup loe sengsara, orang laen juga musti sengsara, makannya orang2 sirik ngga mau liat kaum LGBT bahagia, kalo perlu di siksa, orang miskin bakal seneng liat orang laen sengsara kayak mereka.

orang menengah ke atas cenderung cuek / lebih condong ke arah liberal, jadi ngga ambil pusing masalah orang laen, selama ngga merugikan diri mereka, jadi kalo kaum LGBT mau seneng2 sama kaum mereka sendiri, ya silahkan, toh ngga merugikan gue!

sekarang coba jawab jujur, ente masuk golongan miskin yang hidup sengsara, atau orang liberal yang kebutuhan sehari2nya sudah tercukupi?

Juga harap berpikir
Sejelek2 or seburuk2nya kaum lgbt di mata kaskuser,
Setidaknya mereka tidak pernah mengkafirkan n menghalalkan darah pihak lain yg tidak sepaham dgn mereka ..

Harap diingat bahwa tuhan melihat perbuatan baik n cinta kasih anda terhadap sesama, bukan melihat seberapa cingkrang celana anda atw seberapa gosong jidat anda ..


Sebaiknya kita ingat menghina orang karena kecenderungan seksualnya berarti menghina Dia yang menciptakan kecenderungan itu

Kepada kaum lgbt dimanapun kalian berada
Sebagai ciptaannya kewajiban saya sebagai manusia adalah memperlakukan sesama manusia sebagai, well, “manusia”. Tidak lebih, tidak kurang, tanpa memandang ras, suku, agama, orientasi seks. Itu lah mengapa saya menerimamu sebagai manusia. Saya menerimamu sebagai guru, sebagai kolega, sebagai teman, sebagai dokter, sebagai client, sebagai artis, sebagai pemilik toko, dan sebagai apapun peran yang saya akan temui – karena kamu adalah manusia. Titik.

Dan jika saya mempunyai anak, itu juga yang akan saya tekankan kepada dia. Perlakukan manusia sebagai manusia, jangan bedakan gender, suku, ras, agama, dan orientasi seks-nya. Saya hanya bisa bermimpi, anak dan cucu saya bisa besar di dunia di mana dia tidak perlu lagi penekanan itu.

Someday, when mankind is wiser.
ada homo legendaris yang akan selalu muncul di thread macam ini.
waspadalah waspadalah emoticon-Sundul Up
Si Bintang korban praktek mairil di pondok pesantren ?!?!
emoticon-Bingung

kaum gayus ini emoticon-Busa
jadi inget xaruduy emoticon-Ngakak
Kaum nastak.. doyan pantat.. biar cepat mati..
emoticon-Cape d...

Kaum maho udah nunjukin taring nya,...emoticon-Cape d...
nasbung homo emang parasit. sakit malah ngajak2. emoticon-Blue Guy Bata (L)
tobat karena HIV emoticon-Big Grin lebih baik daripada si pedopil gurun sipilis abad 7
nastak2 udah pada saling tusbol belum hari ini? lol
Quote:


Akibat jatah diembat penggila syahwat beristri 4, ga dapet rotan akarpun jadi..
emoticon-Leh Uga
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di