alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
KPU Dinilai Memaksakan Diri, Saat Larang eks Napi Koruptor Nyaleg!
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b39c7e298e31b553a8b456f/kpu-dinilai-memaksakan-diri-saat-larang-eks-napi-koruptor-nyaleg

KPU Dinilai Memaksakan Diri, Saat Larang eks Napi Koruptor Nyaleg!

KPU Dinilai Memaksakan Diri, Saat Larang eks Napi Koruptor Nyaleg!
Ketua DPR Bambang Soesatyo melihat KPU yang melarang eks napi koruptor sebagai langkah yang dipaksakan. Menurut dia, publik kini sudah lebih cerdas dalam menentukan pilihannya.

Bamsoet (sapaan akrab Bambang Soesatyo) mengatakan, KPU dinilai memaksakan diri dan menganggap publik hingga kini masih belum cerdas sehingga harus memaksa untuk membuat aturan yang tidak selaras dengan undang-undang.

Soal mantan narapidana ini diserahkan lagi kepada masyarakat yang memilih, kita sudah cerdas. Tapi saya menilai kalau KPU tetap memaksakan diri berarti KPU masih menilai masyarakat itu tidak cerdas," kata Bamsoet di Gedung Parlemen, Komplek Senayan, Senin (2/7/2018).
Bamsoet memaparkan, hingga kini Komisi II DPR, Bawaslu, Kemendagri dan Kemenhumkan masih dalam posisi menentang Peraturan KPU terkait eks napi koruptor karena dianggap tidak sesuai dengan apa yang ada di dalam undang-undang.

Ia khawatir apabila banyak yang menentang keputusan KPU disaat KPU bersikeras dengan aturannya sendiri, nantinya akan memunculkan permasalahan baru.

Source : https://www.suara.com/news/2018/07/0...emaksakan-diri

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Justru kalo ada partai yg tetap ngusung eks koruptor berarti anggap rakyat belum cerdas emoticon-Big Grin
Bagus masih ada yg berani memaksakan diro
Betul itu kesian warga negara indo yg gak bisa menyalurkan hobby dan bakatnyah emoticon-Marah
masalah kan cuma buat caleg yg mantan napi, khususnya koruptor, kalo selama bersih mah ga ada masalah, makanya siapa suruh korupsi emoticon-Leh Uga
dan lucunya masih ada warga yang milih, ntah yang goblok siapa emoticon-Amazed
Kalau pemilih udah cerdas, gak mungkin ada calon yang udah tersangka tipikor menang di pilkada kemarin emoticon-Amazed


















emoticon-Gila
you are not celdas emoticon-Lempar Bata
Sebenarnya aturan ini berpotensi digugat juga sih (entah ke MK atau MA). Karena hak untuk mencabut hak politik seseorang itu adanya dilembaga yudikatif bukan lembaga penyelenggara Pemilu.

Kalau KPU sudah melarang eks Napi Korupsi nyaleg, hakim tentunya ga perlu lagi buat putusan mencabut hak politik, sebagaimana keputusan Hakim pada kasus Akil dan Sapi.
yaudah kasih dia kesempatan, tapi di kasih cap mantan koruptor di kertas suara gmn??
sepi bro.

panastor mana suaranya.
Quote:


caleg ntu jumlahnya banyak om, wajar rakyat banyak yg gak tau riwayatnya satu persatu. justru kalo gak ada larangan, ntar kalo sama partai mantan napi ditaroh di no urut satu, kemungkian bisa terpilih karena rakyat biasanya pilihnya partai.
emoticon-No Hope
ky gini harus di paksakan lah karena tujuan nya sudah baik

penghianat rakyat itu tiada ampun


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di