alexa-tracking

Calon kepala daerah tersangka korupsi terpilih tetap akan dilantik

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b39b24498e31b6f5f8b456b/calon-kepala-daerah-tersangka-korupsi-terpilih-tetap-akan-dilantik
Calon kepala daerah tersangka korupsi terpilih tetap akan dilantik
Calon kepala daerah tersangka korupsi terpilih tetap akan dilantik
Polisi bersenjata berjaga saat digelarnya operasi penggeledahan oleh KPK di depan pintu gerbang rumah Cabup Petahana Tulungagung Syahri Mulyo, di Ngantru, Tulungagung, Jawa Timur, Sabtu (9/6/2018).
Hiruk pikuk Pilkada 2018 masih terus bergema sepekan setelah pencoblosan Rabu, 27 Juni 2018 lalu. Beragam isu terus bergulir, termasuk calon tersangka korupsi yang kemungkinan menang dalam pemilihan.

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengatakan akan melantik pasangan calon kepala daerah yang memenangkan Pilkada 2018 meski calon kepala daerah bersangkutan menyandang status tersangka.

"Tersangka calon pilkada yang belum mempunyai kekuatan hukum tetap, akan dilantik sesuai jadwal pelantikan yang telah ditentukan. Posisinya bisa berubah kalau sudah ada kekuatan hukum tetap," kata Tjahjo melalui keterangan tertulisnya dikutip Beritagar.id, Senin (2/7/2018).

Pada Pilkada 2018, ada sembilan calon kepala daerah berstatus tersangka yakni, calon Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo; calon Gubernur Maluku Utara, Ahmad Hidayat Mus; calon Bupati Subang, Imas Aryumningsih; calon Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko; calon Gubernur NTT, Marianus Sae; calon Gubernur Lampung, Mustafa; calon Gubernur Sultra, Asrun; serta dua calon Wali Kota Malang, Yaqud Ananda Gudban dan M Anton.

Di antara sembilan calon itu, hasil hitung sementara memperlihatkan dua calon kepala daerah menang di Tulungagung dan Maluku Utara. Kalau hasil hitung cepat sesuai dengan real count, dipastikan dua daerah itu punya kepala daerah baru dengan status tersangka korupsi.

Di Tulungagung, hasil hitung cepat sementara menempatkan pasangan calon nomor urut 2 Syahri Mulyo-Marwoto Bhirowo unggul atas lawannya paslon nomor 1 Margiono-Eko Prisdianto.

Syahri Mulyo mendekam di jeruji besi pasca tertangkap oleh KPK dalam pengembangan kasus suap yang menyeret Kepala Dinas (Kadis) PU, Bina Marga, dan Cipta Karya Pemkab Tulungagung, Sutrisno dalam sebuah operasi tangkap tangan, Rabu 6 Juni 2018 di Pendopo Pemkab Tulungagung.

Syahri Mulyo menjadi tersangka dalam sejumlah suap di beberapa proyek yang dikerjakan Dinas PU. Ia ditahan komisi antirasuah bersama Wali Kota nonaktif Blitar Samanhudi Anwar yang juga ditangkap tak begitu lama dengan penangkapan Sutrisno, selaku Kadis PU.

Di Maluku Utara, pasangan Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar unggul dari pesaingnya yakni Abdul Gani Kasuba-M Yasin. Ahmad Hidayat, Bupati Kepulauan Sula periode 2005-2010, statusnya kini sebagai tersangka.

Pertengahan Maret lalu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ahmad Hidayat Mus sebagai salah satu tersangka kasus korupsi pembebasan lahan Bandara Bobong pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kepulauan Sula 2009.

Aturan calon kepala daerah terpilih dalam pilkada dan status tersangka diatur dalam Pasal 164 ayat (6), (7), dan (8) UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Menjadi Undang-Undang.

Berdasarkan aturan itu, pelantikan tetap berlangsung meski calon kepala daerah terpilih statusnya tersangka. Ketika kasus berlanjut ke pengadilan sehingga statusnya terdakwa, calon kepala daerah tetap dilantik, kemudian saat itu juga diberhentikan sementara.

Kalau sudah ada vonis dari pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum, calon kepala daerah terpilih tetap dilantik dan saat itu juga diberhentikan.

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Bahtiar mengatakan penanganan hukum menjadi ranahnya penegak hukum terus berlanjut prosesnya. Sementara proses demokrasi melalui Pilkada merupakan ranah KPU dan secara administratif penyelenggaraan pemerintahan daerah menjadi ranahnya Pemerintah atau Kemendagri.

Bahtiar menegaskan semua calon terpilih yang kebetulan berstatus sebagai tersangka/terdakwa yang menang Pilkada sepanjang belum mempunyai kekuatan hukum tetap akan dilantik sampai yang bersangkutan mempunyai kekuatan hukum tetap.

"Jika kemudian diputus dan dinyatakan bersalah baru diganti. Proses hukum tetap jalan, baik oleh KPK maupun Kejaksaan," kata Bahtiar.

Proses hukum kepada para calon kepala daerah tersangka korupsi tetap berjalan, meski sudah menang di Pilkada 2018. Kemenangan calon kepala daerah, kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah, tidak berpengaruh kepada penanganan kasus korupsi mereka.

Febri mengatakan hasil dalam Pilkada 2018 merupakan suara yang sudah diberikan oleh rakyat. "Maka tentunya harus dihormati. Namun, KPK akan memisahkan antara proses politik tersebut dengan proses hukumnya. Silakan berjalan di koridor masing-masing," kata Febri.
Calon kepala daerah tersangka korupsi terpilih tetap akan dilantik


Sumber : https://beritagar.id/artikel/berita/...-akan-dilantik

---

Baca juga dari kategori BERITA :

- Calon kepala daerah tersangka korupsi terpilih tetap akan dilantik 9 Provinsi gelar pemungutan ulang, Papua tunggu kondusif

- Calon kepala daerah tersangka korupsi terpilih tetap akan dilantik Fakta dan kronologi dugaan manipulasi suara di Makassar

- Calon kepala daerah tersangka korupsi terpilih tetap akan dilantik Mahathir memancarkan harapan

×