alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Harga minyak mentah tembus US$ 74 per barel
3.4 stars - based on 5 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b379020d44f9f3d678b4568/harga-minyak-mentah-tembus-us-74-per-barel

Harga minyak mentah tembus US$ 74 per barel

Harga minyak mentah tembus US$ 74 per barel


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak mentah terus melaju. Harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus 2018 di New York Mercantile Exchange mencatat rekor tertinggi sejak November 2014.
Mengutip Bloomberg, Jumat (29/6), harga minyak ditutup menyentuh US$ 74,15 per barel, atau naik 0,95% dibanding dengan penutupan hari sebelumnya. Harga minyak terus reli pasca keputusan OPEC pekan lalu untuk meningkatkan produksi, meski belum dipastikan seberapa besar jumlahnya.

Naiknya harga minyak mentah juga dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap potensi kurangnya suplai lantaran gangguan besar terhadap output Kanada dan konflik internal di Libya. Pasca menerima sanksi lagi dari Amerika Serikat (AS), ekspor minyak Iran juga kian mengkhawatirkan.

"Sangat jelas bahwa kekhawatiran tentang pasokan ke depan membantu meningkatkan harga," kata Gene McGillian, seorang manajer riset pasar di Tradition Energy di Stamford, Connecticut, seperti dikutip Bloomberg, Sabtu (30/6).
Tak hanya itu, Rabu (27/6) lalu, Energy Information Administration (EIA) melaporkan stok minyak mentah AS turun sebanyak 9,89 juta barel sepanjang pekan sebelumnya. Ini merupakan penurunan stok terbesar sejak September 2016. Adapun, persediaan di pusat penyimpanan di Cushing, Oklahoma, juga menurun seiring dengan ekspor minyak mentah domestik yang melonjak.

Sementara, data dari Baker Hughs mengungkapkan, jumlah rig minyak AS pekan lalu juga terus turun dari sebelumnya berjumlah 862 menjadi 858. Jumlah rig AS terus berkurang dalam dua pekan terakhir dan ini menjadi pengurangan rig terbesar sejak Maret lalu.
Namun, di Permian Basin West Texas dan New Mexico, jumlah rig tetap stabil di 473 minggu ini. Sebagai ladang minyak AS yang paling produktif, Permian menyumbang 55% dari semua rig aktif di negara tersebut. "Data rig AS ini sedikit bullish untuk harga minyak," ujar Leo Mariani, seorang analis di NatAlliance Securities LLC.
Tampaknya, produsen minyak AS tengah bersiap untuk menghadapi ekspansi pasokan minyak global pasca anggota OPEC sepakat mengakhiri pemangkasan produksinya. Arab Saudi bahkan sempat menyatakan akan memompa lebih banyak minyak mulai bulan Juli nanti.
sumur

mungkin pada lupa, selain trade war yg lagi rame, us skrg juga sedang menabuh genderang perang harga minyak lawan opec dan rusia. emoticon-Traveller

Halaman 1 dari 2
ok.. venezuela bangkit lagi ekonominya, diiringi harga crude oil yg meroket
disaat yg bersamaan di dalam negeri kurs semakin melemah terhadap usd. bakalan jadi krisis skala besar ketika rupiah tembus 15 ribu dan minyak tembus $100

ibarat tinju ditampol bolak balik, pasti goyah emoticon-Traveller
Quote:


jangan lupain genderang perang lawan menleng pujaan drunktod tong, kalo nggak pengen diejakulasi ayan emoticon-Ngakak (S)


emoticon-Traveller
Quote:


sudah gw singgung trade war diatas emoticon-Traveller
UDH TURUN ITU MEI KEMAREN MALAH SEMPET HAMPIR 80


TAPI HARUSNYA TRENNYA TURUN , OPEC PLUS RUSIA UDH SEPAKAT STOP KEBIJAKAN PEMANGKASAN PRODUKSI MEREKA SIH , TAPI BELUM JALAN MASIH SEPAKAT BAHWA MEREKA SETOP KEBIJAKAN MEREKA


KEBALIK BALIK YEE, PAS RUSIA PLUS OPEC KURANGIN PRODUKSI , AMERIKA JOR JORAN PRODUKSI SHALE OIL, SKRG PAS RUSIA PLUS OPEC TOP PEMANGKASAN, AMERIKA MALAH EMPOT EMPOTAN KEKURANGAN PRODUKSI
Quote:

dollar lagi pada masuk ke amrik om
jadi ngga terlalu ngegas produksi minyak
Quote:


Ya semoga dollar semakin perkasa ya gan.
Quote:


ente terlalu berlebihan gun, coba aja perhatikan stetment para tetua mereka toh slalu bilang "situasi aman dan terkendali", cadangan masih banyak, kita masih mampu - jadi ya harap tenangemoticon-Big Grin
rupiah nyungsep, harga minyak tembus seratus per barel, ditambah subsidi BBM di cabut, mudah2an sih jgn sampe ya.....emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin
Quote:


pinternya us disitu, saat yg satunya pangkas produksi buat naikin harga, dia ambil untung dengan jual sebanyak-banyaknya
disaat yg satunya mulai nambah produksi buat turunin harga, us tahan produksi. mampus aja klo sampe tembus $100

byeee jok emoticon-Traveller
Quote:


klo usd semakin perkasa, rupiah bisa tembus 20 rebu bray emoticon-Cape d...
Quote:


Harap sabar, september masih 2 bulan lagi, jadi roket belum dipanasi emoticon-Big Grin
Quote:


Yang penting aman gan dan jangan panik.
Asik gan melaju. emoticon-Menang
Mantap niih!!
Kata nastak anjing ga ngaruh..Bahkan rupiah melemah pun ga ngaruh buat import :wkwkwm
batas atas brent udah $81.74 emoticon-Big Grin

siap-siap aja, begitu minyak nyentuh 80 kenaikannya bakal makin ceoat, plus bentar lagi musim dingin emoticon-Big Grin
Dollar naik..
Minyak naik...
Nikmat bener...
:linux:
Nasbung asu pada girang harga minyak naik, Indonesia masih aman selama dolar tidak menyentuh 20000 emoticon-Cool
double jackpot ini kl minyak naik disaat dolar ngamuk, sementara spbu shell vivo total udh menjerit krn ga blh naekin harga. kl pertamina udh nasibnya bakal diinjek trs buat nahan harga sampe taun dpn walaupun udh kembang kempis.
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di