alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Australia - Vanuatu Sepakati Keamanan Tangkal Pengaruh China
3 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b349fd6d9d77062338b4567/australia---vanuatu-sepakati-keamanan-tangkal-pengaruh-china

Australia - Vanuatu Sepakati Keamanan Tangkal Pengaruh China

 Australia - Vanuatu Sepakati Keamanan Tangkal Pengaruh China

Sidney  - Pemerintahan Australia berjanji meningkatkan kemampuan keamanan siber Vanuatu dengan perjanjian keamanan. Yakni dengan  upaya meningkatkan diplomasi  menangkal pengaruh China yang meningkat.

Ketegangan memicu hubungan dingin di antara dua mitra dagang itu, dengan titik terendahnya Australia menuduh China ikut campur dalam urusan dalam negeri pada akhir tahun lalu. Juga mengumumkan tindakan keras terhadap campur tangan asing sebagai tanggapannya. Pada April, Australia menyatakan "keprihatinan besar" terhadap laporan bahwa Vanuatu dan China dalam pembicaraan untuk membangun kehadiran militer China di negara Pasifik itu.

Namun, laporan itu kemudian dibantah kedua pihak.Dalam kunjungan Perdana Menteri Vanuatu,  Charlot Salwai ke Canberra, Australia menawarkan bantuan pendidikan senilai Rp197 miliar dan mengatakan akan membelanjakan sekitar Rp4,2 miliar untuk mengembangkan kebijakan siber dan keamanan Vanuatu.

Pengawasan laut, kerja sama polisi dan pertahanan akan mendukung perjanjian keamanan. Perdana Menteri Malcolm Turnbull mengatakan dalam sebuah pernyataan, tetapi tidak memberi tanggal untuk memulai pembicaraan.Kunjungan tersebut dilakukan di tengah upaya Australia untuk meningkatkan bantuan ke kawasan Pasifik dan diikuti kunjungan serupa ke Canberra oleh perdana menteri Kepulauan Solomon, yang mendapatkan bantuannya untuk membangun jaringan internet bawah laut untuk negaranya."Ini kurang lebih tentang bantuan yang diumumkan dan lebih banyak tentang kunjungan yang benar-benar terjadi dan simbolisme itu," kata Jonathan Pryke, seorang ahli kebijakan luar negeri Kepulauan Pasifik kepada Lowy Institute, sebuah lembaga pemikir yang berbasis di Sidney.

"Pesan yang dikirim adalah kami menghormati Anda, menganggap Anda serius sebagai rekan, daripada hubungan penerima-pendonor yang lebih tradisional," katanya.China juga telah menjadi semakin aktif di Pasifik Selatan melalui pembangunan prasarana, bantuan, dan pendanaan untuk negara pulau kecil berkembang, selain menggelar kunjungan para pemimpin.Janji China sebesar Rp25,3 triliun untuk wilayah tersebut pada Juni 2016 dikerdilkan oleh kontribusi Australia sebesar Rp108,5 triliun, kata penelitian Lowy Institute.Keamanan siber menjadi titik panas, yang dikhawatirkan lembaga keamanan Australia bahwa perangkat keras, yang dipasang Huawei Technologies Co Ltd milik China dapat menimbulkan ancaman keamanan data. Janji penyediaan Internet Australia kepada Solomon langsung menutup tawaran serupa dari Huawei. (Reuters)

http://www.jurnas.com/artikel/36693/...engaruh-China/

===

tangkal breh emoticon-thumbsup
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
pasifik selatan siaga ancaman dari barat laut emoticon-Big Grin
mau ngepung nusantara ya? di utara bikin pangakalan di laut natuna utara, di barat bikin pangakalan di sri lanka, di selatan bikin pangkalan di timor leste, di timur mau bikin pangkalan di vanuatu??

edan, bikin strategi serangan dari 4 penjuru mata angin, segitu traumanya cungkok ditampolin orang nusantara sampe musti bikin pangkalan di sekililing emoticon-Cape d...
Quote:


anehnya kita adem ayem aja brayy
malah australia yang waspada
emoticon-Wkwkwk

Quote:


really? benar kah?
 Australia - Vanuatu Sepakati Keamanan Tangkal Pengaruh China Australia - Vanuatu Sepakati Keamanan Tangkal Pengaruh China Australia - Vanuatu Sepakati Keamanan Tangkal Pengaruh China Australia - Vanuatu Sepakati Keamanan Tangkal Pengaruh China Australia - Vanuatu Sepakati Keamanan Tangkal Pengaruh China

ternyata amerika lah musuh indon, malah amerika yang mengelilingi indon dgn pangkalan militer nya emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
mampus menglen gk berkutik di pasifik. negara ampas yg arogan. gk usah ngimpi jadi supolpowel lahh.. telima takdil jadi sickmen of asia forever emoticon-Ngakak
australia sepakat menangkal ancaman cyber cina

vanuatu sepakat menerima perangkat telekomunikasi gratis dari australiaemoticon-Wakaka
Quote:


gw kasih tau dek, itu peta bukan cuma pangkalan punya us, tp juga sekutunya macam australia dkk

cungkok sih pengecut ya, klo berani serang aja dari utara kek dulu, malah bangun kekuatan disekeliling saking takutnya emoticon-Najis (S)
Kalau gk ada untungnya jgn mo dikadalin mainland bre, kalau sudah parah "enemy of my enemy is my friend" bakal berlaku emoticon-Bata (S)
Quote:


Lahh ngapain serangan pakai militer ...
cukup kuasai ekonomi di Australia , habis sudah ...
Gak percaya ... Liat aja developer perumahan apartemen australia jualannya ke China .. promosi ke China ...
emoticon-Mewek
Quote:


oh itu? developnua aja punya cungkok, ya jelas mereka jualan ke cungkok. tp apa yg tinggal disana jadi permanent resident? NO!!

untung australia, cungkok yg keluar duit, australia yg nerima pajaknya. wong yg bikin dan yg beli orang menlen smua emoticon-Traveller
emang sanggup
Quote:


ngimpi nguasai australia, orang menglen aja susah jadi permanent resident emoticon-Ngakak

kacian menglen babik ngarep jadi warga aussie/amerika karena di negeri asal gk betah ditangkepin mulu sama komunis emoticon-Wkwkwk

kemaren bangsa menglen kontainer yg naik kapal ditangkepin sama AU di pulau rote emoticon-Leh Uga
Quote:


Bukan indo aja bro. Di asean jg gitu kek Laos, Kamboja. Maklum, kan mereka mau wilayah asean jadi cipiters keturunan kaisar kuning. Pgn naro penduduk nya yg "bego2" (yg pinternya malah ditaro di negara barat) ke laos kamboja myanmar dan indon buat ngejadiin laos kamboja myanmar penuh bangsa sipit. Dimasa depan bisa2 myanmar laos kamboja bakalan bahkan indon bakalan sama kek thai, singapore, vietnam yg jadi bangsa sipit.


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di