alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
DENSUS 88 GEREBEK RUMAH DI GANDAPURA
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b345c4d31e2e66a6e8b4573/densus-88-gerebek-rumah-di-gandapura

DENSUS 88 GEREBEK RUMAH DI GANDAPURA

DENPASAR, BALIPOST.com – Tim gabungan Densus 88 Mabes Polri, Satgas CTOC dan Brimob Polda Bali, Selasa (26/6) pukul 20.30 Wita menggerebek salah satu rumah di Jalan Gandapura, Denpasar Timur. Rumah tersebut ditempati pria asal Jawa Timur berinisial BE (45).

Informasi diperoleh Rabu (27/6), saat dilaksanakan penggeledahan di rumah tersebut, ditemukan barang berupa puluhan magazen berisi peluru aktif, beberapa buku dan senjata laras panjang. Penggeledahan tersebut disaksikan aparat dusun dan tokoh masyarakat setempat.

“Informasinya diduga terkait kelompok radikalisme. Yang bersangkutan (BE) sudah dibawa ke Polda Bali,” ujar sumber.

“Belum waktunya,” jawaban singkat Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, saat dimintai konfirmasi terkait penggerebekan itu.

Sedangkan Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo dan Kapolsek Dentim AKP Karang A. Putra sama-sama mengaku belum monitor hal itu. (Kerta Negara/balipost)

sumur

====

Kalo baru terduga densus ga boleh sewenang-wenang katanya

Tunggu mledugh dulu baru tangkep emoticon-Leh Uga

Anyway Bali lagi kena, orang anteng-anteng diajak ribut

Tapi ditantangin perang puputan t1tidnya langsung pada mengkeret emoticon-Om Telolet Om!
Diubah oleh: lexarrio
berani2 nya thogut laknat menangkap salah satu bakal calon member tetap kapleng sorga buatan nabi rijik emoticon-Marah
ayo generasi cepirit emas 212 kita jihaaaaaatttt emoticon-Marah
Quote:


he?
di bali gimana kejadian nya om gan?
Mau-maunya jadi korban doktrin laknat.

Sementara si pemberi doktrin ongkang-ongkang kaki di rumah.
Si pengecut yang bunuh diri aja pakai ngedoktrin orang.

emoticon-Wkwkwk

Tiap kali ana baca berita densus 88 kenapa jantung ana deg degan ya
Kapolda Bali Tegaskan Tidak Ada Tangkapan Teroris

BALI EXPRESS, DENPASAR – Kemarin (27/6), isu penangkapan teroris merebak di masyarakat. Namun, hal ini tegas dibantah Kapolda Bali, Irjenpol Petrus Reinhard Golose. Memang, seorang pria asal Jawa Timur Bayu Eko, 45, ditangkap oleh Tim Subdit I Ditreskrimum Polda Bali bersama Satgas CTOC (Counter Transnational and Organized Crime) dan Sat Brimob Polda Bali di Jalan Gandapura III E nomor 43, Banjar Kertalangu, Denpasar timur pada Selasa (26/6) sekitar pukul 20.30.

Namun, Golose menegaskan, penangkapan Bayu tidak terkait terorisme. Dia diciduk karena mempunyai senjata dan amunisi. Pelaku diketahui memiliki senjata dan amunisi dari dunia maya (cyberspace), sehingga dari Satgas CTOC melakukan penangkapan.

“Tidak ada terduga, apalagi teroris yang ada di Pulau Bali ini. Tidak ada menemukan buku jihad. Saat ini pelaku sedang didalami dan diperiksa,” terang Golose di Kantor KPU Provinsi Bali pada Rabu (27/6).


Adapun barang bukti yang berhasil diamankan polisi, yaitu 103 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, 9 butir amunisi kaliber 40 milimeter, 9 butir amunisi kaliber 7,62 milimeter, 104 butir amunisi kaliber 9 milimeter, 1 pucuk airsoft gun slug, 1 butir amunisi kaliber 45 milimeter, 1 butir amunisi kaliber 38 milimeter dan 20 butir peluru hampa.

Tidak hanya itu, polisi juga menemukan 8 butir proyektil, 135 butir selongsong peluru, 1 buah invinite powder anti huru - hara, 5 buah sangkur, 1 buah pisau serta 2 pucuk airsoft gun laras panjang dan 2 pucuk laras pendek.

Bayu Eko kemudian dibawa ke Mapolda Bali untuk diperiksa lebih lanjut dan masih dilakukan pengembangan. Karena telah melakukan tindak pidana menyimpan dan memiliki amunisi berupa peluru tajam sebagaimana dimaksud Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun1951. "Pelaku lagi dilakukan pemeriksaan," tegasnya singkat.

Sumber di kepolisian mengatakan bahwa Bayu Eko memang sedang menjalani pemeriksaan secara intensif terkait asal usul amunisi sebanyak itu. Hingga motif dari penyimpanan amunisi tersebut. Namun dugaan kuat tersangka adalah mantan anggota TNI atau Polri. "Dia tidak terlibat jaringan teroris. Tidak ada senjata asli, tidak ada granat, tidak ada buku jihad dan senjata laras panjang itu adalah air soft gun. Dan yang nangkap juga bukan Densus. Kemungkinan besar dia mantan anggota sehingga punya amunisi sebanyak itu tapi masih didalami terkait asal usul barang bukti itu," ujarnya.

Sementara itu lingkungan tempat tinggal Eko juga terlihat sepi. Beberapa tetangga memilih bungkam. Salah satu warga yang saat itu menyaksikan juga menyampaikan bahwa saat dilakukan penangkapan secara tertutup.

https://radar.jawapos.com/baliexpres...gkapan-teroris

===

bukan teroris, hanya airsofter yang punya amunisi...
Quote:


bukan tero nih

yg pntg bali, juga indonesia semua aman
Quote:


gosah deg-degan atuh bray... emoticon-Malu
kalo ada perlawanan dari orang yang diduga, baru ada tindakan...
Quote:


Segera hubungi dokter spesialis jantung
Quote:


Menjaga iklim pariwisata bali?
Quote:


emg kyknya engga, keterengan adik ipar, terus kepala kampung juga ga ngasih indikasi mirip mirip teroris yang biasanya tertutup. kyknya ersofter/costpalyer yang kebablasan emoticon-Big Grin emoticon-Big Grin
Quote:


Syukurlah kalo gitu, pariwisata bali bs goyang kalo ada teroris lg


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di